Pramono Ogah Berdebat Soal Pembagian Beban Dana Subsidi Transjabodetabek

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 2 jam, 8 menit lalu
Pramono Ogah Berdebat Soal Pembagian Beban Dana Subsidi Transjabodetabek

Bus TransJakarta. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, memilih menyudahi polemik panjang terkait pembagian beban dana subsidi Transjabodetabek dengan daerah penyangga Ibu Kota.

Dibandingkan meributkan kontribusi finasial wilayah tetangga, fokus utama Pramono kini tertuju sepenuhnya pada perbaikan kualitas layanan transportasi aglomerasi tersebut.

Saya tidak mau berdebat urusan ada atau tidak berkontribusi. Tapi jelas, bahwa persoalan transportasi Jakarta dan daerah pendukung atau penyangga ini kita tangani secara lebih baik,

Pramono Anung.

Beban Berat Perawatan Fasilitas Luar Daerah

Pramono Anung mengaku sangat bersyukur apabila para kepala daerah penyangga memiliki iktikad baik ikut mendanai operasional bus interkoneksi ini.

Baca juga:

Pengamat Nilai Harga Tiket Flat Transjakarta Sudah Tidak Masuk Akal

Selama ini, wilayah sekeliling menganggap fasilitas angkutan umum lintas batas sekadar pemenuh hajat hidup warga Jakarta semata. Padahal, mobilitas harian jutaan manusia urban merupakan kepentingan bersama dalam bingkai wilayah aglomerasi.

ilustrasi

Ketidakseimbangan pengelolaan operasional Transjabodetabek terlihat nyata melalui beberapa fakta lapangan berikut:

  • Perawatan Halte Fisik: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menanggung biaya pemeliharaan hampir seluruh halte bus meski letak bangunan berada luar wilayah administrasi Jakarta.

  • Kondisi Tarif Rute Bandara: Ongkos perjalanan koridor Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta saat ini mematok nominal Rp3.500 per penumpang.

  • Evaluasi Anggaran Utama: Pemerintah menilai tarif Rp3.500 terlampau rendah sekaligus memberatkan struktur pembiayaan subsidi daerah.

  • Komunikasi Antardaerah: Wali Kota Bekasi sempat mengadakan kontak langsung guna membahas keberlanjutan dukungan dana operasional armada.

Rencana Rasionalisasi Rute Gemuk

Pemerintah Jakarta memastikan tidak bakal menghapus total kucuran dana bantuan tiket bagi pengguna setia moda transportasi publik Transjabodetabek. Kebijakan penyelamatan anggaran daerah akan berbentuk penyesuaian nominal tarif secara rasional pada sejumlah jalur gemuk berjarak jauh.

Baca juga:

Gubernur Pramono Segera Umumkan Penaikan Tarif Transjabodetabek

“Nggak mungkin tidak disubsidi, pasti tetap akan disubsidi. Tetapi jelas, bahwa akan ada beberapa penyesuaian diperlukan,” tutur Pramono.

Langkah penyesuaian harga tiket dipandang menjadi opsi paling realistis demi menjamin kelangsungan hidup armada bus di masa depan. Keputusan ini diharapkan mampu memicu kesadaran wilayah penyangga agar lebih peduli terhadap pembiayaan sarana transportasi warga.

#TransJakarta #Bus Transjakarta #Rute TransJakarta #Halte Transjakarta #Tarif Transjakarta #Halte Bus Transjakarta #Pramono Anung
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Ogah Berdebat Soal Pembagian Beban Dana Subsidi Transjabodetabek
Selama ini, wilayah sekeliling menganggap fasilitas angkutan umum lintas batas sekadar pemenuh hajat hidup warga Jakarta semata
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 8 menit lalu
Pramono Ogah Berdebat Soal Pembagian Beban Dana Subsidi Transjabodetabek
Indonesia
Kabel Lift JPO Lenteng Agung Dipotong Orang, Gubernur Minta Pelaku Dihukum Seumur Hidup
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku aksi vandalisme pemotongan kabel lift JPO Lenteng Agung.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Kabel Lift JPO Lenteng Agung Dipotong Orang, Gubernur Minta Pelaku Dihukum Seumur Hidup
Indonesia
Pengamat Nilai Harga Tiket Flat Transjakarta Sudah Tidak Masuk Akal
Deddy menganggap perubahan biaya perjalanan bus komuter ini sewajarnya mengikuti kondisi pasar saat ini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Pengamat Nilai Harga Tiket Flat Transjakarta Sudah Tidak Masuk Akal
Indonesia
Shin Tae-yong Ditunjuk Jadi Pelatih Persija, Gubernur Pramono: Semoga Prestasinya Jauh Lebih Baik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku sudah mengetahui 'Macan Kemayoran' akan dilatih mantan pelatih timnas Indonesia itu.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Shin Tae-yong Ditunjuk Jadi Pelatih Persija, Gubernur Pramono: Semoga Prestasinya Jauh Lebih Baik
Indonesia
Gubernur Pramono Segera Umumkan Penaikan Tarif Transjabodetabek
Penyesuaian harga itu dilakukan karena subsidi yang diberikan Jakarta untuk transportasi umum ke wilayah penyangga Ibu Kota itu dinilai terlalu besar.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Gubernur Pramono Segera Umumkan Penaikan Tarif Transjabodetabek
Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
Tarif TransJakarta Bakal Naik, Pemprov Janji Tetap Masih Ramah di Kantong
Pemprov DKI Jakarta memastikan rencana penyesuaian tarif Transjabodetabek tetap mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Tarif TransJakarta Bakal Naik, Pemprov Janji Tetap Masih Ramah di Kantong
Indonesia
Harga Tiket Transjabodetabek Bakal Naik, Dijamin Masih Terjangkau
Penyesuaian itu perlu dilakukan karena jumlah subsidi yang terlalu besar. Untuk itu, Pramono memutuskan segera menyesuaikan tarif Transjabodetabek di beberapa rute.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Harga Tiket Transjabodetabek Bakal Naik, Dijamin Masih Terjangkau
Indonesia
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempertimbangkan menggratiskan Ancol, Ragunan, museum, dan perpustakaan saat HUT ke-499 Jakarta. Transportasi umum gratis juga sedang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 07 Juni 2026
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Indonesia
Pemprov Buka 2.843 Lowongan Program Padat Karya, Gajinya UMP DKI
Program ini akan dilaksanakan sebagai bantalan sosial untuk menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di Jakarta.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Pemprov Buka 2.843 Lowongan Program Padat Karya, Gajinya UMP DKI
Bagikan