Obat Penghambat Alzheimer Ditemukan
Ilustrasi Alzheimer. (Foto: stylish-family)
MerahPutih Kesehatan - Sebuah penelitian telah menemukan dasar dari obat untuk menghambat laju penurunan kemampuan kinerja otak pada pasien pengidap Alzheimer. Meski masih dalam tahap uji coba, ini merupakan kabar baik bagi dunia medis.
Data farmasi ini dirilis oleh perusahaan farmasi Eli Lilly, yang menunjukan obatsolanezumab dapat memotong laju perkembangan demensia, setidaknya memotong sepertiga laju perkembangan demensia.
Hasil penelitian ini, spperti dikutip dari BBC, telah disajikan dalam konferensi AS. Percobaannya baru akan dilaporkan pada tahun depan dan harus disajikan dalam bukti definitive.
Pada penyakit Alzheimer, kematian sel-sel otaktidak dapat terbendung, yang artinya seluruh sel otak akan mati secara bertahap. Solanezumab diperkirakan dapat menjaga sel otak pada penderita Alzherimer dapat tetap hidup.
Obat yang dapat ditemui sekarang ini untuk penderita Alzeimer hanya dapat mengatur gejala demensia dengan memperlambat sel-sel otak tidak mati fungsi. Namun solanezumab menyerang protein cacat yang disebut amiloid, memungkinkan sel otak dapat tetap bangun.
Baca juga:
Orang yang Sering Bicara Sendiri Ternyata Jenius!
5 Makanan yang Bisa Membakar Lemak
Cara Alami Mengatasi Sakit Perut Akibat Kekenyangan
Bagikan
Berita Terkait
Pasar Pramuka Tetap Ramai Jelang Revitalisasi Total di Tahun 2026
Kericuhan di Pasar Pramuka Hari Ini Saat Kios-kios Obat Ditutup Paksa Perumda, Pedagang Bingung Sampai Ada yang Menangis
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
TNI Masuk Bisnis Obat, Komisi I Anggap Bukan Pelanggaran Dwifungsi ABRI
BPOM Minta Bantuan Polri Melawan Mafia Obat dan Skincare Ilegal
Efek Samping Umum dan Jangka Panjang Penggunaan Omeprazole
31 Tahun Beroperasi, 'Niu An Cong' Kini Hadir di Indonesia
Apa itu Doping? ini Jenis dan Efek Sampingnya
Mudik, Jangan Lupa bawa 5 Obat ini
Obat Herbal Semakin Banyak Digunakan Pada Hewan