Obat Palsu Senilai Rp30 Miliar Berawal dari Temuan Obat di Kalimantan

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 06 Oktober 2016
Obat Palsu Senilai Rp30 Miliar Berawal dari Temuan Obat di Kalimantan

Tablet produk jadi obat, obat tradisional, dan produk ruah obat ilegal yang berhasil disita BPOM RI sebelum dimusnahkan, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/10). (Foto: MerahPutih/Widi Hatmoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapoiltian – Terungkapnya kasus pembuatan dan perdaran tablet produk jadi obat, obat tradisional, dan produk ruah obat ilegal, serta bahan baku obat senilai Rp 30 miliar yang dimusnahkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (B-POM RI), bermula dari penemuan tablet obat palsu di daerah Kalimantan pertengahan 2015 lalu.

Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan pada B-POM RI Hendri Siswadi, mengungkapkan, dari penemuan tersebut pihaknya melakukan invstigasi, yang megerucut pada Gudang Surya Balaraja, Kabupaten Tangerang.

“Beremula dari penemuan obat palsu di daerah Kalimantan. Kita memakan waktu sekitar delapan bulan, untuk mengungkapnya, hingga sampai penggerebekan gudang penyimpanannya di sini (Gudang Surya Balaraja-red) pada 2 September 2016 lalu,” ungkap Hendri Siswadi kepada merahputih.com, di sela-sela acara seremonial pemusnahan bahan dan obat ilegal senila Rp 30 miliar, di Kawasan Gudang Surya Balaraya, Kamis (06/10).

Ia juga mengklaim, ini adalah pengungkapan terbesar yang selama ini dilakukan oleh B-POM RI. Karena, dalam pengembangan satu kasus mampu menyita 42 tablet produk jadi obat, obat tradisional, dan produk ruah obat ilegal, serta 76 tong bahan baku obat dengan nilai Rp30 miliar, atau setara dengan 60 truk kecil, atau 24 truk besar. “Tiga puluh juta itu adalah harga produk jadi. Adalagi bahan baku, kemasan, alat-alatnya, semua total bisa tujuh pulah juta,” tandasnya. (Widi)

BACA JUGA:

  1. Komnas PA Pertemukan Orang Tua Korban Vaksin Palsu dengan Pihak RS
  2. Tetap Semangat, Orang Tua Korban Vaksin Palsu Mengadu Ke Komnas PA
  3. Kejaksaan Agung Belum Terima Berkas Tersangka Vaksin Palsu
  4. Tragedi Vaksin Palsu: Ada Apa dengan RS Harapan Bunda?
  5. RS Harapan Bunda, Soeharto: Terlalu Menyepelekan Masalah Vaksin Palsu
#BPOM #Obat Palsu
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
BPOM Temukan Makanan di Tangerang Pakai Formalin, Ciri Utama Tidak Dihinggapi Lalat
Makanan yang tidak dihinggapi oleh hewan lalat kemungkinan mengandung zat berbahaya seperti formalin.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
BPOM Temukan Makanan di Tangerang Pakai Formalin, Ciri Utama Tidak Dihinggapi Lalat
Indonesia
BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Toko kosmetik di Ciracas, Jakarta Timur, kedapatan menjual obat terlarang. BBPOM pun langsung turun tangan ke lokasi.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
  BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Indonesia
BPOM Sidak 5 SPPG di Jakarta, Pastikan MBG Aman bagi Masyarakat
BPOM menyidak lima SPPG di Jakarta. Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan program MBG untuk masyarakat
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
BPOM Sidak 5 SPPG di Jakarta, Pastikan MBG Aman bagi Masyarakat
Indonesia
Jakarta ‘Darurat’ Ikan Sapu-sapu, DPR Desak Kementerian Kesehatan dan BPOM Turun Tangan
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani menyoroti adanya potensi penyalahgunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku olahan pangan, seperti siomay atau cilok
Frengky Aruan - Minggu, 26 April 2026
Jakarta ‘Darurat’ Ikan Sapu-sapu, DPR Desak Kementerian Kesehatan dan BPOM Turun Tangan
Indonesia
BBPOM DKI Jakarta Ingatkan Warga Waspada Bahan Kimia Tekstil dalam Takjil
Evi juga memberikan panduan praktis bagi konsumen untuk mendeteksi zat boraks dan formalin secara mandiri melalui indra perasa dan peraba
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Maret 2026
BBPOM DKI Jakarta Ingatkan Warga Waspada Bahan Kimia Tekstil dalam Takjil
Berita Foto
Kampanye Gerakan Batasi GGL Jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam media brifieng jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Kampanye Gerakan Batasi GGL Jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Indonesia
Viral Kurma Mengandung Sirup Glukosa, Komisi IX DPR Desak BPOM Lakukan Razia
Kurma mengandung sirup glukosa kini beredar di pasaran. Komisi IX DPR RI meminta BPOM segera melakukan razia terhadap produk tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Viral Kurma Mengandung Sirup Glukosa, Komisi IX DPR Desak BPOM Lakukan Razia
Indonesia
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
BPOM memuji SPPG Polri yang menerapkan standar keamanan pangan berkualitas tinggi. Makanan anak diuji layaknya hidangan VIP.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
Indonesia
BPOM Tinjau SPPG Polri, Standar Keamanan Pangan Dinilai Unggul
BPOM mengapresiasi SPPG Polri saat melakukan kunjungan dan pengecekan. SPPG itu menerapkan standar keamanan pangan yang baik.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
BPOM Tinjau SPPG Polri, Standar Keamanan Pangan Dinilai Unggul
Indonesia
Diduga Mengandung Toksin, BPOM Minta Nestle Tarik Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
BPOM meminta Nestle untuk menarik susu formula bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 dari peredaran. Hal itu dikarenakan adanya dugaan pencemaran toksin.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Diduga Mengandung Toksin, BPOM Minta Nestle Tarik Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
Bagikan