Nyamuk tak Asal Gigit
Nyamuk memilih mangsanya secara spesifik. (Foto: Freepik)
NYAMUK bisa jadi amat menyebalkan. Mendengar suara nyamuk terbang saja sudah amat mengganggu, apalagi dihinggapi dan sampai digigit. Saat kamu merasa diganggu nyamuk, ketahuilah itu bukanlah tanpa alasan. Penelitian terbaru menemukan nyamuk tidak begitu saja menghinggapi manusia. Nyamuk memilih mangsanya sendiri.
Kita semua sudah tahu betapa bahayanya penyakit dari gigitan nyamuk. Penyakit yang ditularkan nyamuk seperti malaria, demam berdarah, dan virus West Nile diperkirakan membunuh 750 ribu jiwa setiap tahun. Dipicu fakta itu, pencegahan seperti pemasangan kelambu dan obat nyamuk telah lama digunakan dan terbukti mengurangi jumlah korban.
BACA JUGA:
Namun, kedua hal tersebut saja tidak cukup. Profesor ilmu saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins Christopher Potter mencari cara baru untuk menghindari gigitan nyamuk dengan memetakan reseptor nyamuk. “Memahami biologi molekuler penginderaan bau nyamuk menjadi kunci untuk mengembangkan cara baru menghindari gigitan dan penyakit berat yang ditimbulkannya,” kata Potter.
Nyamuk mendeteksi bau sebagian besar melalui antena. Reseptor adalah ujung saraf dari antena yang sangat peka dan memiliki tiga lapis, yaitu reseptor bau, gustatori, dan ionotropik. Melalui reseptor, nyamuk dapat membedakan mana hewan mana manusia. Melalui bagian itu juga nyamuk mengidentifikasi manusia mana yang menghadirkan sumber makanan darah yang menarik.
BACA JUGA:
Penelitian menemukan reseptor ionotropik merespons asam dan amina, senyawa yang ditemukan pada kulit manusia. Reseptor ionotropik memandu nyamuk untuk memilih satu jenis kulit manusia daripada yang lain melalui tingkat keasaman kulit manusia. Semakin asam kulitmu, semakin menarik pula kamu bagi nyamuk. Selain itu, seperti dilansir Healthline.com, memang terbukti beberapa senyawa teridentifikasi lebih menarik bagi nyamuk, yaitu asam laktat dan amonia.
Maka dari itu, selama masih penemuan baru untuk menghindari gigitan nyamuk dikembangkan, penggunaan obat nyamuk apalagi losion nyamuk penting saat musim panas. Obat nyamuk bakar atau elektrik bisa mengaburkan indra penciuman nyamuk. Sementara itu, losion yang dioleskan di kulitmu memiliki rasa pahit, membuatnya menutupi rasa asam kulitmu agar terhindar dari gigitan nyamuk.(kmp)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya