Novel Dipolisikan, Kuasa Hukum Duga Pengalihan Isu Penyiraman Air Keras
Novel Baswedan (kiri) bersama istri Rina Emilda (kanan) di Singapura, Selasa (15/8). (ANTARA/Monalisa)
MerahPutih.com - Kuasa hukum penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, Alghiffari Aqsa menyesalkan laporan-laporan terhadap kliennya ke kepolisian. Pelaporan tersebut dituding bertujuan untuk melemahkan KPK dan mendiskreditkan Novel.
"Tujuannya untuk melemahkan KPK dan menyingkirkan orang berintegritas seperti Novel di KPK," kata Aqsa saat dikonfirmasi Rabu, (6/9).
Selain itu, Aqsa juga menilai, laporan-laporan itu sebagai bentuk pengalihan isu yang lebih penting, yakni kekerasan terhadap Novel. Padahal, kasus penyiraman air keras ke Novel sampai saat ini pelakunya masih belum terungkap.
Apalagi, dalam beberapa kali keterangannya kepada media, Novel menyebut adanya keterlibatan jenderal-jenderal polisi dalam kasus penyiraman air keras yang menimpanya pada April lalu. Alih-alih menemui titik terang, kasus ini malah terbengkalai dan masih jadi misteri.
"Selain itu, target dari pelaporan bukan keadilan, tapi memang untuk mendiskreditkan Novel," tegasnya.
Tidak hanya itu, ia menilai laporan-laporan dari pihak kepolisian justru membuktikan jika polisi tidak berintegritas.
"Karena semakin menunjukan polisi antikritik dan tidak memahami demokrasi," pungkas Aqsa.
Seperti diketahui, Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman melaporkan Novel ke Polda Metro Jaya dengan dasar pencemaran nama baik. Aris mempermasalahkan surat elektronik (surel) yang dikirim Novel.
Dalam surel tersebut, Novel menyebut Aris tidak memiliki integritas dan direktur penyidikan terburuk sepanjang KPK berdiri. Hal ini yang memantik Aris melaporkan Novel.
Terbaru, Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Polri Kombes Erwanto ikut melaporkan Novel ke Polda Metro Jaya. Novel dituduh mencemarkan nama baik kepolisian. Laporan tersebut disampaikan pada Selasa, 5 September 2017 dengan nomor LP/4198/IX/2017/PMJ/Dit. Reskrimus.
Erwanto yang sempat menjadi penyidik KPK disebut tak terima dengan pernyataan Novel di salah satu media massa yang menganggap penyidik KPK dari Polri memiliki integritas rendah. Pernyataan kerabat Anies Baswedan itu muncul saat mempermasalahkan proses rekrutmen penyidik KPK. (Pon)
Baca juga berita terkait pelaporan Novel Baswedan di: Mantan Penyidik KPK Juga Laporkan Novel Baswedan
Bagikan
Berita Terkait
Novel Baswedan: TWK KPK Manipulatif, Pimpinan Baru Jangan Lanjutkan Kebijakan Firli
Novel Baswedan Ditunjuk Jadi Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara
Novel Baswedan Soroti Pencalonan Nurul Ghufron sebagai Hakim Agung: Harusnya Gagal Administrasi
MK Mulai Sidangkan Gugatan Novel Baswedan Terkait Syarat Usia Capim KPK
Saat Hasto PDIP Duduk Berdampingan dengan Rocky Gerung hingga Novel Baswedan
Novel Baswedan Harap Nawawi Pomolango Bisa Perbaiki KPK
Abraham Samad Cs Gunduli Rambut Bentuk Rasa Syukur Firli Tersangka
Novel Baswedan Sebut Firli Bahuri Berpotensi Melarikan Diri
Selain SYL, Ada Kepala Daerah Diduga Jadi Korban Pemerasan Oknum KPK
Penangkapan SYL Disebut Upaya Ketua KPK Tutupi Dugaan Pemerasan