New York Mulai Izinkan Makan Dalam Restoran

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 10 September 2020
New York Mulai Izinkan Makan Dalam Restoran

Metropolitan Museum of Art di New York pada hari pertama pembukaan kembali sejak ditutup akibat COVID-19).(REUTERS/CARLO ALLEGRI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Restoran di New York City mulai akhir September diizinkan melayani pengunjung makan di dalam ruangan dengan kapasitas 25 persen. Demikian disampaikan Gubernur New York Andrew Cuomo, Rabu (9/9).

Gubernur melonggarkan salah satu pembatasan ketat terakhir di kota terpadat di dunia itu dalam menangani COVID-19.

New York City menjadi satu-satunya wilayah di negara bagian itu yang melarang pelanggan makan di restoran dalam ruangan selama tahap tiga rencana pembukaan kembali.

Baca Juga:

Kasus COVID-19 di India Capai 4,3 Juta

Larangan diberlakukan ketika para pejabat kesehatan khawatir bahwa para pelanggan yang berada di dalam ruangan tanpa masker bisa menyebarkan virus corona.

Cuomo mengatakan keputusan, untuk memberikan izin makan di restoran dalam ruangan dalam kapasitas 25 persen, itu diambil setelah pihaknya melihat ada perbaikan menyangkut kepatuhan dan penegakan aturan.

Dikutip Antara, dia mengatakan tingkat positif virus corona di kota itu, yaitu proporsi tes harian --dengan hasil positif yang tetap stabil di bawah satu persen-- adalah faktor penting lainnya yang menjadi alasan pengambilan keputusan.

Hadirin menunggu konferensi pers oleh Presiden Donald Trump di resor golf miliknya di Bedminster. REUTERS/Joshua Roberts/HP/djo
Hadirin menunggu konferensi pers oleh Presiden Donald Trump di resor golf miliknya di Bedminster. REUTERS/Joshua Roberts/HP/djo

Otoritas kota itu pada Maret mengeluarkan larangan makan dalam ruangan karena pandemi memburuk. Banyak restoran kemudian menjual makanan untuk dibawa pulang dan melalui pengiriman agar roda bisnis tetap berputar.

Pada Juni, makan di luar ruangan diizinkan. Restoran-restoran menjadi kreatif dengan meletakkan meja di trotoar, atap bangunan, dan bahkan perahu. Pengelola menambah hiasan pada restorannya itu dengan lampu, payung, dan pernak-pernik pesta.

Rencana untuk membuka kembali tempat makan di dalam ruangan pada Juli ditunda karena kekhawatiran COVID-19.

Baca Juga:

Tembok Besar China Palsu Jadi Olok-olok Warganet

Negara bagian akan memperluas gugus tugasnya untuk memastikan penegakan kepatuhan di restoran. Dan, New York City akan menyediakan 400 inspektur tambahan untuk mendukung upaya itu, kata Cuomo.

Petugas restoran diwajibkan memeriksa suhu para pelanggan di pintu masuk dan meminta informasi kontak mereka untuk kebutuhan pelacakan kontak jika terjadi wabah.

Cuomo mengatakan pemerintah negara bagian juga akan membuat sistem yang mendorong para pelanggan untuk melaporkan restoran yang tidak mematuhi aturan. (*)

Baca Juga:

Arab Saudi Vonis Delapan Orang atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

#New York #Virus Corona #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Ketua Umum Perhimpunan Ojek Online Indonesia (O2) Cecep Saripudin menyebut pihaknya menentang aksi Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Greenland memiliki pemerintahan sendiri dan kewenangan luas dalam mengatur urusan domestik, meski kebijakan luar negeri dan pertahanan tetap berada di tangan Kopenhagen.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
AS Siapkan  Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Indonesia
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Dunia
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Trump mengatakan uang hasil penjualan akan berada di bawah kendalinya dan digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
 Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Dunia
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Trump mengatakan minyak itu akan dijual pada harga pasar, dan hasilnya akan dikontrol oleh dirinya sebagai Presiden Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Bagikan