Netizen Cemooh Website Revolusi Mental Rp140 Miliar

Fredy WansyahFredy Wansyah - Rabu, 26 Agustus 2015
Netizen Cemooh Website Revolusi Mental Rp140 Miliar

Netizen cemooh website revolusi mental (Foto: Capture Twitter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internet - Belum lama diluncurkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, website www.revolusimental.go.id mendapat cemooh dari netizen. Umumnya netizen menolak keberadaan website tersebut lantaran menelan biaya miliaran rupiah.

Berdasarkan penelusuran Merahputih.com di situs penyedia jasa pembuatan website, pembuatan situs mewah dengan grade terbaik rata-rata menelan biaya Rp15-Rp30 juta. Bahkan, sebuah website dapat dibuat secara gratis melalui hosting gratisan yang dipadukan basic wordpress maupun blog umumnya.

Seorang netizen mengungkapkan bahwa pembuatan website tersebut hanya menelan biaya total Rp200 juta. "kalo dr klarifikasi pengelolanya, situs revolusimental.go.id gak lebih dr 200jt (20jt pembuatan sisanya utk operasional)," papar akun @rofiqsetiawan, Rabu (26/8).

Salah seorang netizen mempertanyakan engine website yang resmi diluncurkan dua hari lalu itu. Ia mempertanyakan apakah website tersebut menggunakan wordpress. "Kira-kira website revolusimental.go.id pakai engine apa ya? jangan-jangan cuman pakai wordpress," kata akun @NananqQozim.

Akun tersebut bukan tanpa alasan mempertanyakan engine website. Pasalnya, hari ini, Rabu, website tidak dapat diakses. "website mahal biaya 140M, tapi hasil abal2. #revolusimental," tulis akun @dulkiman.

Senada dengan itu, netizen lainnya menimpali. "Website revolusi mental ibu puam kayaknya perlu direvolusi mental :D," tulis akun @luviku. (fre)

Baca Juga:

Dianggap Tidak Paham Ekonomi, Netizen Minta Yusril Ihza Mahendra Tutup Mulut

Gara-Gara Kritik Ahok, Ratna Sarumpaet dan NetizenTerlibat Twitwar

Video ‘Pocong’ Kesiangan Gegerkan Netizen

#Puan Maharani #Revolusi Mental #Netizen
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan
Penanganan tidak cukup hanya dengan memadamkan api, tetapi juga harus diikuti perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan
Indonesia
Gempa 7,7 SR Guncang NTT, Puan Tuntut Respons Kilat Pemerintah
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa NTT magnitudo 7,7. Pendataan korban, distribusi logistik, dan pengungsian ramah kelompok rentan jadi prioritas.
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
Gempa 7,7 SR Guncang NTT, Puan Tuntut Respons Kilat Pemerintah
Berita Foto
Ketua DPR Puan Maharani Sampaikan Pidato dalam Rapat Paripurna RUU APBN 2027
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua DPR Puan Maharani Sampaikan Pidato dalam Rapat Paripurna RUU APBN 2027
Indonesia
Puan Buka Masa Persidangan DPR, Kasus Hukum hingga BPJS yang Jadi Sorotan
Puan Maharani membuka Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027. Sejumlah isu disorot, mulai kasus hukum, lapangan kerja, pendidikan hingga BPJS Kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Puan Buka Masa Persidangan DPR, Kasus Hukum hingga BPJS yang Jadi Sorotan
Bagikan