Nelayan Lihat Benda Jatuh dan Dengar Dua Kali Ledakan di Dekat Pulau Lancang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 09 Januari 2021
Nelayan Lihat Benda Jatuh dan Dengar Dua Kali Ledakan di Dekat Pulau Lancang

Dugaan temuan bagian puing Sriwijaya Air. (Foto: Istimewa).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pencarian hilangnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 perlahan menemui titik terang. Tim gabungan pencarian yang melibatkan beberapa aparat dan masyarakat Kepulauan Seribu menemukan beberapa puing.

Puing itu diduga berkaitan dengan pesawat tersebut di sekitar perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1) sore.

Baca Juga:

Pesawat Sriwijaya Air yang Hilang Kontak Membawa 56 Penumpang

“Telah ditemukan beberapa puing seperti kabel, pecahan yang diduga bodi pesawat dan barang-barang lainnya,” ujar Kasi Pemerintahan Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan Surachman seperti diwawancara secara live di Kompas TV, Sabtu (9/1) sore.

Surachman jaga merupakan salah satu anggota tim gabungan pencarian Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu.

Menurut Surachman, pencarian tersebut langsung digelar setelah aparat berwenang mendapatkan informasi dari dua nelayan Pulau Lancang. Menurutnya, kedua nelayan itu melaporkan telah melihat pesawat jatuh tak jauh dari lokasi mereka berlayar.

Dugaan temuan bagian puing Sriwijaya Air. (Foto: Istimewa).

Bahkan saksi mata itu mengatakan sempat mendengar dua ledakan di dalam laut.

Mendapat laporan tersebut, beberapa pihak langsung bergerak ke perairan Pulau Lancang Kepulauan Seribu. Beberapa kapal melakukan pencarian di lokasi tersebut.

Baca Juga:

Ditemukan Puing-puing Diduga Terkait Hilangnya Sriwijaya Air SJ-182

Ada kapal tradisional milik nelayan dan kapal milik pemerintahan dikerahkan untuk mencari pesawat yang berangkat dari Jakarta pukul 14.14 itu.

Hingga kini redaksi MerahPutih.com masih terus mencari konfirmasi resmi terkait penemuan puing-puing perarian di sekitar Pulau Lancang. (Kuk)

#Sriwijaya Air #Pesawat Jatuh #Pesawat Hilang
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Setelah disalatkan keluarga, jenazah dibawa ke Masjid Istiqomah untuk disalatkan warga kampung.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Indonesia
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Tim Basarnas akhirnya menemukan jenazah terakhir korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Indonesia
Black Box Pesawat ATR 42-500, Segera Diserahkan ke KNKT Buat Dianalisis
Black box yang ditemukan terdiri dari Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Black Box Pesawat ATR 42-500, Segera Diserahkan ke KNKT Buat Dianalisis
Indonesia
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Bulusaraung, KNKT Siap Mulai Investigasi
Tim SAR menemukan black box pesawat ATR 42-500 di Tebing Bulusaraung. KNKT pun siap memulai investigasi.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Bulusaraung, KNKT Siap Mulai Investigasi
Indonesia
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Tak hanya soal navigasi, Lasarus juga menerima laporan mengenai riwayat teknis armada yang kurang prima
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Indonesia
DVI Ambil Sampel DNA Jenazah Laki-laki Pertama Korban Pesawat ATR 42-500
Jenazah pertama korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung berhasil dievakuasi. Tim DVI Polda Sulsel lakukan tes DNA untuk identifikasi.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
DVI Ambil Sampel DNA Jenazah Laki-laki Pertama Korban Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Tim SAR Kerahkan Helikopter Angkut Korban Pesawat ATR 42-500 dari Jurang Penggungan Lampeso
Proses pengangkatan jenazah dilakukan dengan metode hoist menggunakan teknik air landed pada pukul 07.59 WITA.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Kerahkan Helikopter Angkut Korban Pesawat ATR 42-500 dari Jurang Penggungan Lampeso
Indonesia
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi tersebut, personel sempat dihadapkan pada tantangan medan ekstrem dan cuaca yang sulit diprediksi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
Untuk proses pencarian, Adik Hariadi sudah berada di Makassar, Sulawesi Selatan untuk memantau langsung perkembangan selama proses pencarian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
Bagikan