Mengenal NRF, Pasukan yang Dikerahkan NATO untuk Hadapi Invasi Rusia ke Ukraina

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Minggu, 27 Februari 2022
Mengenal NRF, Pasukan yang Dikerahkan NATO untuk Hadapi Invasi Rusia ke Ukraina

Mengerahkan elemen NATO Response Force di darat, laut, dan udara. (Foto: NATO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEKRETARIS Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg mengerahkan pasukan khusus NATO Response Force (NRF), Jumat (25/2). Ini merupakan kali pertama dalam sejarah pengerahan pasukan tersebut guna memperkuat pertahanan di tengah berlangsungnya invasi Rusia ke Ukraina.

"Kami telah mengaktifkan rencana pertahanan NATO untuk mempersiapkan diri. Sebagai hasilnya, kami mengerahkan elemen NATO Response Force di darat, laut, dan udara untuk memperkuat postur kami," kata Stoltenberg, dikutip AFP, Sabtu (26/2).

Stoltenberg mengatakan menempatkan NRF untuk pertama kalinya dalam konteks pertahanan kolektif. "Kita membicarakan ribuan tentara. Kita membcarakan kemampuan udara dan laut," lanjutnya.

Baca juga:

Penjualan Mobil Global Rontok Gara-Gara Invasi Rusia

NATO Kerahkan Pasukan NRF untuk Hadapi Invasi Rusia-Ukraina, Apa Itu?
Logo NRF. (Foto: JFC Brunssum - NATO)

Seperti dilansir situs resmi NATO, pasukan NRF adalah pasukan multinasional yang berasal dari unit darat, laut, udara, dan pasukan operasi khusus (SOF) yang dapat ditempatkan NATO dengan cepat, sesuai kebutuhan mereka. Pasukan ini mampu merespons di berbagai konflik dengan waktu yang cepat untuk menghadapi berbagai tantangan, mulai dari krisis hingga pertahanan kolektif.

Inisiatif pembentukan NRF diumumkan NATO di KTT Praha pada November 2002. Konsepnya kemudian disetujui seluruh menteri pertahanan NATO pada Juni 2003 di Brussels. Pasukan NRF terbuka bagi negara yang bermitra dengan NATO. Meski demikian, penempatannya harus mendapatkan persetujuan dari Dewan Atlantik Utara. Pasukan ini terdiri lebih dari 40 ribu tentara.

Baca juga:

Demo Tolak Invasi Rusia ke Ukraina, Pensiunan TNI-AD Serukan Perdamaian


"Kami memiliki lebih dari 100 jet dalam siaga tinggi yang beroperasi di lebih dari 30 lokasi berbeda dan lebih dari 120 kapal dari utara hingga Mediterania," kata Stoltenberg.

Stoltenberg mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk persiapan menjaga perdamaian dan mencegah serangan meluas ke negara sekutu NATO mana pun. Sayangnya, ia tidak memberikan informasi lebih tentang ke mana pasukan tanggapan itu dikirim.

NRF dibagi menjadi beberapa unit, yakni Very High Readiness Joint Task Force (VJTF), Initial Follow on Forces Group (IFFG), Follow-on Forces Group (FFG), dan NATO Force Integration Units (NFIUs). Pada Oktober 2005-2006, NRF pernah digunakan untuk menanggulangi bencana gempa bumi di Pakistan yang terjadi pada 8 Oktober. Pesawat milik NRF digunakan untuk mengirimkan 3.500 tin pasokan yang dibutuhkan Pakistan. (and)

Baca juga:

Ukraina Minta Bantuan Indonesia soal Invasi Rusia

#Internasional #Berita Internasional #Nato
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Dunia
Pasal 5 NATO Bisa Jadi Penyelemat Greenland dari Obsesi Donald Trump
Pasal 5 menyatakan serangan terhadap satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh aliansi NATO.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pasal 5 NATO Bisa Jadi Penyelemat Greenland dari Obsesi Donald Trump
Dunia
NATO Hentikan Pasokan Info Intelijen ke AS Imbas Trump Ngotot Ambil Kendali Greenland
Kementerian Luar Negeri China meminta agar Presiden Amerika Serikat Donald Trump berhenti untuk menjadikan China sebagai alasan untuk mengakusisi Greenland.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
NATO Hentikan Pasokan Info Intelijen ke AS Imbas Trump Ngotot Ambil Kendali Greenland
Dunia
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Denmark memperingatkan obsesi Presiden Donald Trump mencaplok Greenland akan menjadi lonceng kematian bagi aliansi militer Atlantik Utara atau NATO.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Dunia
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Greenland memiliki pemerintahan sendiri dan kewenangan luas dalam mengatur urusan domestik, meski kebijakan luar negeri dan pertahanan tetap berada di tangan Kopenhagen.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
AS Siapkan  Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Persiapan Perang Lawan Indonesia dan Rusia, Israel Minta Bantuan ke NATO
Kedua negara tersebut memang selama ini menentang invansi Israel ke Wilayah Palestina.
Dwi Astarini - Senin, 29 September 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Persiapan Perang Lawan Indonesia dan Rusia, Israel Minta Bantuan ke NATO
Dunia
Aksi Protes di Nepal Menewaskan 20 Orang hingga Membuat Perdana Menteri Mundur, Militer Ambil Alih Kekuasaan
Nepal mengalami gejolak sejak Senin (8/9).
Frengky Aruan - Rabu, 10 September 2025
Aksi Protes di Nepal Menewaskan 20 Orang hingga Membuat Perdana Menteri Mundur, Militer Ambil Alih Kekuasaan
Lifestyle
Prestasi Gemilang TRUST di Panggung Musik Dunia: dari Golden Award hingga Johann Strauss Award
Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST), komunitas orkestra asal Indonesia, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional dengan meraih sejumlah penghargaan dalam ajang The 11th World Orchestra Festival 2025 yang digelar di Wina, Austria.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Agustus 2025
Prestasi Gemilang TRUST di Panggung Musik Dunia: dari Golden Award hingga Johann Strauss Award
Indonesia
India Balik Serang NATO Soal Rusia, Minta Jangan Standar Ganda
India akan terus berpegang pada penawaran pasar dan kondisi global yang berlaku
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Juli 2025
India Balik Serang NATO Soal Rusia, Minta Jangan Standar Ganda
Dunia
Inggris Siap Kerahkan Pasukan ke Ukraina, NATO Didesak Tingkatkan Belanja Pertahanan
Negara-negara Eropa diminta Inggris meningkatkan belanja pertahanan dan mengambil peran yang lebih besar dalam NATO.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 Februari 2025
Inggris Siap Kerahkan Pasukan ke Ukraina, NATO Didesak Tingkatkan Belanja Pertahanan
Dunia
Zelenskyy Yakin Jerman Mau Dukung Ukraina Masuk NATO Asalkan ada 'Restu' dari AS
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menaruh harapan terhadap Amerika Serikat.
Ikhsan Aryo Digdo - Kamis, 24 Oktober 2024
Zelenskyy Yakin Jerman Mau Dukung Ukraina Masuk NATO Asalkan ada 'Restu' dari AS
Bagikan