Nasdem Ungkap Alasan Surya Paloh Cibir Partai yang Ngaku Pancasilais

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 09 November 2019
Nasdem Ungkap Alasan Surya Paloh Cibir Partai yang Ngaku Pancasilais

Anggota DPR dari Fraksi Nasdem Irma Suryani Chaniago (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menyebut pidato Suya Paloh yang menyebut 'partai pancasilais yang tidak menanamkan Pancasila' dalam kongres NasDem bukan sindiran untuk partai tertentu.

Pidato Paloh adalah respons terhadap sindiran yang dialamatkan pada partainya. Isi pidato juga tidak ditujukan bagi salah satu partai yang berada dalam koalisi pendukung Jokowi, termasuk PDI Perjuangan. Tapi bagi setiap pihak yang memandang sinis terhadap NasDem.

Baca Juga

Nasdem Sebut Hubungan Jokowi-Surya Paloh Seperti Abang dan Adik

"Ayolah kita bangun kepercayaan satu dengan yang lainnya, jangan lagi saling curiga. Karena kami melihat ketika PDIP membawa Gerindra toh kami juga tidak protes," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (9/11)

"Jadi tidak tunjukan ke salah satu partai politiknya," ujarnya.

Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani memberikan pernyataannya di sela-sela Kongres Ke-2 Partai NasDem di JI Expo, Jakarta, Sabtu (9/11). (Antara/Imam B)

Menurut Irma, meski di luar pemerintah, partai seperti PKS, Demokrat dan PAN diperlukan untuk mengkritisi pemerintah.

"Nah kalau misalnya temen-teman di luar partai koalisi itu melakukan check and balance dengan konstruktif, solutif, dan elegan, tentu ini kan membantu presiden," ucap Irma.

Nasdem kini mengambil inisiatif untuk membantu presiden dengan mengkonsolidasikan partai-partai yang berada di luar.

Pidato Paloh di pembukaan Kongres ke-2 pada Jumat kemarin sempat menuai sorotan. Paloh saat itu meminta para kadernya agar selalu berbesar hati ketika dihujani kecurigaan oleh pihak lain. Dia menegaskan bahwa NasDem adalah partai baru sehingga mesti tahu diri.

Baca Juga

Pengamat Prediksi Surya Paloh Sedang Bangun Poros Baru Lawan Megawati

Paloh juga mengatakan belakangan ini partainya dicurigai dan dipandang sinis setelah melakukan sejumlah safari politik ke partai-partai, salah satunya ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Yang mencurigai NasDem ya kita enggak tahu, tapi pasti ada. Bagaikan angin yang terasa di tangan saya, enggak bisa tangkap dia, nggak terlihat tapi ada perasaan saja," demikian pidato Ketua Umum Partai Nasdem tersebut. (Knu)

#Partai Nasdem #Surya Paloh
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Ketua DPW NasDem DKI Wibi Andrino merespons isu Gibran ingin mengakuisisi NasDem. Ia menyebut hal itu berani, namun membuka peluang jika ingin bergabung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Bagikan