NasDem Ungkap Alasan Kenapa Posisi MPR Banyak Diincar Partai

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Sabtu, 27 Juli 2019
NasDem Ungkap Alasan Kenapa Posisi MPR Banyak Diincar Partai

Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate di Posko Cemara, Jakarta Pusat (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masa jabatan Ketua MPR sebentar lagi berganti. Banyak partai koalisi dari pendukung presiden terpilih Joko Widodo berebut untuk menguasai kursi tertinggi di MPR tersebut.

Salah satunya, Partai NaSdem mengajukan nama Lestari Moerdijat maju sebagai calon pimpinan MPR. Hal itu disampaikan oleh Sekjen Nasdem, Johnny G Plate yang mengatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan tokoh-tokoh mempuni untuk tugas itu.

Baca Juga: Zulhas Pasrah Hadapi Pertarungan Parpol Berebut Kursi Ketua MPR

"Termasuk memperhatikan secara serius keterwakilan gender di MPR," kata Johnny, Sabtu (27/7).

Sekjen Partai Nasional Demokrat (NasDem) Jhony G Plate. (Foto: MP/Fadhli)
Sekjen Partai Nasional Demokrat (NasDem) Jhony G Plate. (Foto: MP/Fadhli)

Meski ingin pihaknya menjadi pimpinan MPR, namun kata Johnny, NasDem tak terlalu ngotot. Ia dan pihaknya akan mendukung siapa saja nama yang diajukan dalam paket pimpinan MPR.

"Kami hanya akan membentuk formasi pimpinan, paket pimpinan MPR yang terdiri atas tokoh-tokoh partai koalisi bersama-sama dengan DPD. Kalau NasDem sendiri kami menyiapkan pimpinan, tidak selalu harus selalu ketua," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Johnny juga menjelaskan mengapa kursi pimpinan MPR begitu panas diperebutkan partai-partai. Menurutnya, MPR memiliki peran strategis bagi negara.

"MPR tidak hanya sebagai lembaga politik, tapi saat ini MPR akan memainkan peran-peran strategis. Ada kemungkinan misalnya kalau negara bangsa ini menginginkan ada satu Garis Besar Haluan Negaranya, maka tentu harus ada amendemen terbatas," jelas Johnny.

Baca Juga: Tak Etis Jika Posisi Ketua MPR Diberikan ke Oposisi

"Jadi kita membutuhkan paket pimpinan MPR yang betul-betul kuat, yang betul-betul dapat melindungi konstitusi ideologi, semua hal yang terkait dengan konstitusi bangsa," tambah dia.

Untuk diketahui, sejumlah partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja berambisi menjadikan wakilnya untuk mengisi kursi pimpinan MPR. Dua partai yang paling berminat adalah Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Belakangan ini, Partai Gerindra juga mengutarakan minatnya untuk mengisi posisi tersebut. Kursi pimpinan MPR dinilai pantas sebagai salah satu syarat dalam mewujudkan rekonsiliasi. (Knu)

Baca Juga: Arsul Sani Jadi Calon Kuat Ketua MPR dari PPP

#MPR RI #Ketua MPR #Partai Nasdem
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Keberadaan Sekolah Rakyat akan menjadi solusi konkret untuk menekan angka putus sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Januari 2026
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Indonesia
MPR Berikan Sinyal Setujui Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD
Terkait anggapan bahwa usulan tersebut tidak konstitusional, Eddy menegaskan telah tersedia mekanisme hukum untuk mengujinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
MPR Berikan Sinyal Setujui Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD
Berita Foto
Refleksi Akhir Tahun 2025 MPR Solusi Paradoks Energi: Mewujudkan Kedaulatan, Menyelamatkan Lingkungan
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyampaikan paparannya dalam diskusi Refleksi Akhir Tahun 2025, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/12/2025).
Didik Setiawan - Senin, 29 Desember 2025
Refleksi Akhir Tahun 2025 MPR Solusi Paradoks Energi: Mewujudkan Kedaulatan, Menyelamatkan Lingkungan
Indonesia
Pilkada Langsung Jadi Sarang 'Money Politic', Wakil Ketua MPR Tawarkan Solusi Sila Keempat
Pejabat yang terpilih melalui politik uang cenderung tidak menjalankan amanah rakyat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Pilkada Langsung Jadi Sarang 'Money Politic', Wakil Ketua MPR Tawarkan Solusi Sila Keempat
Indonesia
Ketua MPR Curiga Pembalakan Liar Jadi Biang Kerok Bencana di Sumatra, Desak Pengawasan Hutan Diperketat
Ia melihat bukti kayu hanyut tebangan lama dan mendesak pemerintah awasi hutan secara tegas dan konsisten
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Desember 2025
Ketua MPR Curiga Pembalakan Liar Jadi Biang Kerok Bencana di Sumatra, Desak Pengawasan Hutan Diperketat
Indonesia
Banjir dan Longsor di Sumatra, Wakil Ketua MPR RI: Alarm Krisis Lingkungan Indonesia
Eddy Soeparno menilai bencana di Sumatra sebagai bukti krisis iklim. BNPB mencatat 303 korban tewas. Ia minta pemerintah tegas terhadap perusakan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 30 November 2025
Banjir dan Longsor di Sumatra, Wakil Ketua MPR RI: Alarm Krisis Lingkungan Indonesia
Indonesia
Sekjen Liga Muslim Puji Keberhasilan Indonesia Jaga Toleransi dalam Keberagaman
Keberhasilan Indonesia menjaga harmoni kebangsaan dalam perbedaan agama, suku, dan bahasa menjadi contoh penting bagi negara-negara lain, termasuk Arab Saudi.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Sekjen Liga Muslim Puji Keberhasilan Indonesia Jaga Toleransi dalam Keberagaman
Indonesia
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Gelar Adat Melayu Dato Seri Diwangsa Wira Perdana di Kepri
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menerima gelar adat Melayu Dato Seri Diwangsa Wira Perdana di Kepri dan berikrar menjaga nilai-nilai budaya Melayu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Gelar Adat Melayu Dato Seri Diwangsa Wira Perdana di Kepri
Indonesia
MPR Rampungkan Draf Pokok-Pokok Haluan Negara, Segera Dibahas Dengan Presiden
Muzani belum dapat mengungkap pertemuan antara dirinya dengan Presiden Prabowo untuk membahas draf PPHN itu, tetapi dia telah meminta waktu untuk bertemu Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 November 2025
MPR Rampungkan Draf Pokok-Pokok Haluan Negara, Segera Dibahas Dengan Presiden
Indonesia
NasDem Setuju Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Surya Paloh Minta Rakyat Terima Konsekuensi Pro dan Kontra dengan Lapang Dada
Ia menanggapi polemik dengan menyerukan objektivitas, mengakui kontribusi pembangunan serta kekurangan era Orde Baru.
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
NasDem Setuju Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Surya Paloh Minta Rakyat Terima Konsekuensi Pro dan Kontra dengan Lapang Dada
Bagikan