Napak Tilas Ki Hajar Dewantara di Museum Dewantara Kirti Griya

Ana AmaliaAna Amalia - Minggu, 01 Mei 2016
Napak Tilas Ki Hajar Dewantara di Museum Dewantara Kirti Griya

Foto: Twitter

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Kota Yogyakarta disebut "Kota Pendidikan" karena di tempat inilah simbol pendidikan berdiri. Mulai dari simbul figur hingga bangunan dan peninggalannya.

Di kota ini menjadi tempat berkembangkan ide dan gagasan Bapak Pendidikan Bangsa, Ki Hajar Dewantara. Ia bersama istri, Nyi Hajar Dewantara, menumbuhkan seluruh gagasan pendidikannya. Gagasan itu terwujud melalui berdirinya Taman Siswa, lembaga pendidikan modern pasca kemerdekaan.

Pasca peninggalan Ki Hajar Dewantara, ide gagasan beserta barang peninggalannya masih tersimpan rapi. Mulai dari bentuk buku, bangunan, hingga lembaga pendidikan. Semua barang dan buku bersejarahnya kini masih tersimpan rapi di Museum Dewantara Kirti Griya.

Museum Kirti Griya merupakan museum cagar budaya yang menyimpan banyak koleksi Ki Hajar Dewantara. Koleksi yang tersimpan di sini kurang lebih 3.000 item. Mulai dari koleksi alat ketik, foto, koran, surat, tempat tidur, peralatan rumah tangga, hingga buku-buku bersejarah, baik yang ditulis sendiri maupun buku koleksi pribadinya.

 

Buku-buku itu tersimpan di rak kayu, yang mencapai ribuan koleksi judul buku. Beberapa karya Ki Hajar Dewantara yang terkenal di ruang penyimpanan di antaranya Aik Ik eens Nederlander was, yang berarti

"Andai Aku Orang Belanda", dan buku berjudul Een Voor Allen maar Ook Allen Voor een, yang berarti "satu untuk semua, semua untuk satu."

Museum Kirti Griya diresmikan bertepatan hari lahir Ki Hajar Dewantara, 2 Mei, tahun 1970. Museum yang juga dikenal dengan "museum taman siswa" ini dibuka untuk umum mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Letaknya berada di Jalan Taman Siswa No 31, Yogyakarta. (Fre)

BACA JUGA:

  1. 5 Situs Peninggalan Megalitikum di Banten
  2. Dewan Kesenian Banten Segera Luncurkan Buku Gelombang Puisi Maritim
  3. Situs Sibedug, "Piramida" Megalitikum di Banten
  4. Ekspedisi Pesisir Banten, Terbuka bagi Semua Petualang
  5. Relawan Sosial, Jurnalis dan Akademisi Menggagas Ekpedisi Pesisir Banten
#Yogyakarta #Hari Pendidikan Nasional #Makam Ki Hajar Dewantara
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Demo Hardiknas di Gedung MPR/DPR hingga Monas, Polisi: jangan Bikin Provokasi
Personel juga disiapkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, penjagaan objek, imbauan, hingga antisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Ribuan Aparat Jaga Demo Hardiknas di Gedung MPR/DPR hingga Monas, Polisi: jangan Bikin Provokasi
Indonesia
Hari Pendidikan Nasional 2026, Mendiktisaintek: Pendidikan Tak Cukup Hafalan, Harus Jadi Inovasi
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menegaskan pentingnya membangun pendidikan nasional sebagai ekosistem utuh dan berkelanjutan untuk mendorong inovasi di era teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026
Hari Pendidikan Nasional 2026, Mendiktisaintek: Pendidikan Tak Cukup Hafalan, Harus Jadi Inovasi
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Bagikan