Hari Pendidikan Nasional 2026, Mendiktisaintek: Pendidikan Tak Cukup Hafalan, Harus Jadi Inovasi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026
Hari Pendidikan Nasional 2026, Mendiktisaintek: Pendidikan Tak Cukup Hafalan, Harus Jadi Inovasi

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto/yotube Setpres

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menekankan pentingnya membangun sistem pendidikan nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan, agar ilmu pengetahuan dapat berkembang menjadi inovasi yang berdampak.

Pesan tersebut disampaikan dalam amanat upacara Hari Pendidikan Nasional yang digelar di Halaman Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5).

“Pendidikan nasional harus kita bangun sebagai satu ekosistem yang utuh dan berkelanjutan, dari rumah, sekolah, hingga perguruan tinggi, dari pembelajaran, menuju riset, dari pengetahuan, menuju inovasi,” kata Mendiktisaintek Brian.

Menurutnya, dunia saat ini berubah sangat cepat seiring pesatnya perkembangan teknologi. Oleh karena itu, sistem pendidikan tidak bisa lagi berjalan secara konvensional dan harus terus bertransformasi.

Baca juga:

Prabowo Target Tiap Kelas Punya Smartboard, Digitalisasi Sekolah Digenjot

Sebagai langkah konkret, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendorong penerapan metode pembelajaran mendalam (deep learning). Pendekatan ini bertujuan agar peserta didik tidak hanya menghafal, tetapi juga mampu memahami, menalar, merasakan, serta mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.

Transformasi pendidikan juga diperkuat melalui berbagai program strategis, termasuk pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran.

Salah satu implementasinya adalah pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) di sekolah sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden.

“Fondasi ini diperkuat melalui Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan serta Digitalisasi Pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden, termasuk pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) di satuan pendidikan,” imbuh Brian.

Baca juga:

Prabowo Janji Investasi Besar di Bidang Pendidikan, Bikin Studio Interaktif di Jakarta

Selain infrastruktur, pemerintah juga berfokus pada penguatan peran tenaga pendidik. Hal ini dilakukan melalui berbagai program seperti Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pelatihan pembelajaran mendalam, serta pengembangan keterampilan di bidang koding dan kecerdasan artifisial.

Upaya tersebut juga diiringi dengan peningkatan kesejahteraan melalui sertifikasi dan pemberian insentif.

Lebih lanjut, penguatan ini berlanjut hingga ke perguruan tinggi, di mana dosen dan peneliti berperan penting dalam membangun ekosistem akademik yang kuat dan berkelanjutan.

“Fondasi yang kuat harus dilanjutkan menjadi kekuatan yang menjawab tantangan masa depan. Di sinilah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi berperan sebagai akselerator kemajuan bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh kementerian, lembaga, serta pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun pendidikan yang inklusif, relevan, dan berdampak luas bagi masyarakat. (*)

#Brian Yuliarto #Mendiktisaintek #Hari Pendidikan Nasional
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

Indonesia
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Mendiktisaintek menjelaskan penutupan 122 program studi pada 2026 dilakukan atas usulan kampus. Mayoritas bertransformasi menjadi lebih relevan dengan industri dan teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Indonesia
Nama RI Tercoreng di Dunia Akademik, DPR Desak Investigasi Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Denmark
Komisi X DPR menyoroti dugaan pemalsuan riset WNI di konferensi ISPPD 2026 Denmark. Kronologi kasus menunjukkan sorotan publik sejak 21 Mei, DPR minta investigasi objektif.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Nama RI Tercoreng di Dunia Akademik, DPR Desak Investigasi Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Denmark
Indonesia
Progam Studi Kedokteran Paling Banyak Diminati dalam SNBT 2026, Ditemukan 38 Kasus Kecurangan
Sepanjang pelaksanaan SNBT 2026 ditemukan 38 kasus kecurangan, seluruhnya prodi kedokteran.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Progam Studi Kedokteran Paling Banyak Diminati dalam SNBT 2026, Ditemukan 38 Kasus Kecurangan
Indonesia
256.369 Orang Lulus SNBT 2026, Cuma 69 Difabel Diterima di Kampus Negeri Impian
Sebanyak 256.369 peserta lolos SNBT 2026 di 145 PTN. Hanya 69 peserta difabel yang diterima, sementara 86.118 pendaftar KIP Kuliah berhasil masuk.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
256.369 Orang Lulus SNBT 2026, Cuma 69 Difabel Diterima di Kampus Negeri Impian
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Demo Hardiknas di Gedung MPR/DPR hingga Monas, Polisi: jangan Bikin Provokasi
Personel juga disiapkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, penjagaan objek, imbauan, hingga antisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Ribuan Aparat Jaga Demo Hardiknas di Gedung MPR/DPR hingga Monas, Polisi: jangan Bikin Provokasi
Indonesia
Hari Pendidikan Nasional 2026, Mendiktisaintek: Pendidikan Tak Cukup Hafalan, Harus Jadi Inovasi
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menegaskan pentingnya membangun pendidikan nasional sebagai ekosistem utuh dan berkelanjutan untuk mendorong inovasi di era teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026
Hari Pendidikan Nasional 2026, Mendiktisaintek: Pendidikan Tak Cukup Hafalan, Harus Jadi Inovasi
Indonesia
Prabowo Minta Pembangunan PLTS Dipercepat, 10 Gigawatt Gantikan Pembangkit Diesel
Pemerintah percepat pembangunan PLTS. Target 10 GW gantikan diesel dan potensi 17 GW energi surya dalam waktu dekat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Prabowo Minta Pembangunan PLTS Dipercepat, 10 Gigawatt Gantikan Pembangkit Diesel
Indonesia
Kemendiktisaintek Diminta Rombak Total Aturan Kekerasan Seksual Kampus Buntut Dosen Garap Mahasiswa Hingga Pelecehan Verbal di UI
Habib Syarief menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan aksi asusila terus merusak marwah dunia pendidikan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Kemendiktisaintek Diminta Rombak Total Aturan Kekerasan Seksual Kampus Buntut Dosen Garap Mahasiswa Hingga Pelecehan Verbal di UI
Indonesia
Mendiktisaintek Dukung Pelaku Dugaan Pelecehan di FHUI Diproses jika Terbukti Lakukan Pelanggaran
Setiap tindakan yang merendahkan martabat manusia merupakan pelanggaran serius dan harus ditangani sungguh-sungguh, adil, serta berpihak pada perlindungan korban
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Mendiktisaintek Dukung Pelaku Dugaan Pelecehan di FHUI Diproses jika Terbukti Lakukan Pelanggaran
Indonesia
Suami Alami Cedera Kritis di AS, Wamendikti Stella Christie Langsung Terbang ke Amerika
Suami Wamendikti Stella Christie mengalami kecelakaan serius di Colorado, AS. Alami cedera kritis dan dirawat ICU, Stella langsung terbang ke Amerika.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Suami Alami Cedera Kritis di AS, Wamendikti Stella Christie Langsung Terbang ke Amerika
Bagikan