Naik KRL Solo-Yogyakarta Harus Menunjukkan Sertifikat Vaksin

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 13 September 2021
Naik KRL Solo-Yogyakarta Harus Menunjukkan Sertifikat Vaksin

Penumpang KRL Solo-Yogyakarta di Stasiun Solo Balapan menunjukkan sertifikat vaksin sebelum naik kereta lokal, Minggu (12/9). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku operator Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo membuat kebijakan baru bagi penumpang KRL. Syarat baru tersebut berupa menunjukkan sertifikat bukti vaksin menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto mengatakan, untuk naik KRL sekarang sudah tidak lagi memberlakukan penggunaan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP). Penumpang KRL sekarang hanya cukup menunjukkan sertifikat vaksin yang dimiliki baik dalam bentuk fisik maupun melalui aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga:

Pengelola Kafe dan Restoran Keluhkan Sulitnya Bikin QR Code PeduliLindungi

"Naik KRL Solo-Yogyakarta sekarang mudah. Cukup menunjukkan syarat vaksin saja," kata Supriyanto, Minggu (12/9).

Ia mengatakan, syarat sertifikat vaksin untuk naik KRL berlaku mulai Sabtu (11/9). Kebijakan baru ini sudah disosialisasikan di semua stasiun yang dilewati KRL.

"Kita sudah pasang spanduk di akses masuk KRL terkait aturan syarat vaksin ini. Biar masyarakat tahu," ungkap dia.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, penggunaan sertifikat vaksin sebagai syarat naik kereta lokal, termasuk KRL Jabodetabek, KRL Yogyakarta-Solo, maupun KA Prambanan Ekspres sudah dimulai sejak 8 September lalu. Khusus KRL Solo-Yogyakarta berlaku 11 September.

"Calon penumpang dapat menunjukan sertifikat vaksin kepada petugas melalui aplikasi PeduliLindungi, secara fisik (dicetak), maupun secara digital," tutur dia.

Petugas stasiun, kata dia, juga akan meminta pengguna untuk menunjukkan KTP atau identitas lainnya guna dicocokkan dengan sertifikat vaksin. Sertifikat vaksin yang diterima sekurang-kurangnya adalah vaksin dosis pertama.

Pihaknya menegaskan, meski tak lagi menggunakan STRP, tetapi pembatasan jumlah pengguna yang dapat naik KRL masih berlaku. Dimana petugas akan melakukan penyekatan dan antrean di stasiun guna mencegah kepadatan di dalam KRL.

Penumpang KRL Solo-Yogyakarta di Stasiun Solo Balapan menunjukkan sertifikat vaksin sebelum naik kereta lokal, Minggu (12/9). (MP/Ismail)
Penumpang KRL Solo-Yogyakarta di Stasiun Solo Balapan menunjukkan sertifikat vaksin sebelum naik kereta lokal, Minggu (12/9). (MP/Ismail)

"Protokol kesehatan secara ketat juga masih berjalan di stasiun. Pengguna harus melalui pengukuran suhu tubuh saat memasuki stasiun, pakai dobel masker, dan menjaga jarak," katanya.

Seorang penumpang KRL Solo-Yogyakarta di Stasiun Solo Balapan, Mariyana (32) mengaku tidak keberatan dengan syarat baru naik KRL Solo-Jogja tersebut. Pasalnya, hal tersebut dinilainya lebih praktis ketimbang harus menunjukkan STRP.

"Dengan syarat sertifikat vaksinasi jadi syarat naik kereta api lokal membuat lebih nyaman. Kita jadi tahu semua yang naik kereta dalam kondisi sehat," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Waspada Situs Palsu Menyerupai PeduliLindungi

#Vaksinasi #PeduliLindungi #Penumpang KRL #Vaksin Covid-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Berita Foto
Melihat Uji Coba Gedung Baru Stasiun Rangkasbitung Ultimate
Penumpang berjalan di peron saat uji coba Stasiun Rangkasbitung Ultimate di Lebak, Banten, Selasa (25/11/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 25 November 2025
Melihat Uji Coba Gedung Baru Stasiun Rangkasbitung Ultimate
Berita Foto
Subsidi Tiket KRL Commuter Line Jabodetabek Tembus Rp 1,7 Triliun
Suasana penumpang KRL Commuter Line Jabodetabek di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jum'at (14/11/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 14 November 2025
Subsidi Tiket KRL Commuter Line Jabodetabek Tembus Rp 1,7 Triliun
Indonesia
Prabowo Mau Borong 30 Rangkaian KRL, Jumlah Penumpang Diprediksi Tembus 400 Juta Orang
Prabowo mau borong 30 rangkaian KRL, jumlah penumpang diprediksi bisa menembus 400 juta orang.
Soffi Amira - Kamis, 06 November 2025
Prabowo Mau Borong 30 Rangkaian KRL, Jumlah Penumpang Diprediksi Tembus 400 Juta Orang
Indonesia
Kapasitas Terus Penuh, PT KAI Pesan 23 KRL Anyar dari China dan PT INKA
Bobby mendapat pesan dari Presiden Prabowo Subianto agar layanan KRL commuter line Jabodetabek diperbaiki dan ditingkatkan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 November 2025
Kapasitas Terus Penuh, PT KAI Pesan 23 KRL Anyar dari China dan PT INKA
Indonesia
Gerbong KRL Akan Segera Bertambah, Perintah Tegas Prabowo Agar Penumpang Tak Lagi Merasakan Sensasi 'Ikan Pindang' Saat Jam Sibuk
Dirut KAI Bobby Rasyidin ungkap fokus Prabowo pada kenyamanan, kebersihan, dan keselamatan transportasi massal, termasuk LRT.
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 November 2025
Gerbong KRL Akan Segera Bertambah, Perintah Tegas Prabowo Agar Penumpang Tak Lagi Merasakan Sensasi 'Ikan Pindang' Saat Jam Sibuk
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penumpang KRL Commuterline Solo Makin Naik, Simbol Mobilitas Berkelanjutan
Penumpang KRL Commuter Line puncaknya terjadi pada bulan April dengan 90.314 penumpang naik, dan untuk KA Lokal BIAS tertinggi pada bulan Juni sebanyak 19.693 penumpang naik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Oktober 2025
Penumpang KRL Commuterline Solo Makin Naik, Simbol Mobilitas Berkelanjutan
Bagikan