Waspada Situs Palsu Menyerupai PeduliLindungi
Kominfo imbau masyarakat waspada situs dan aplikasi palsu menyerupai PeduliLindungi (Foto: pixabay/b_a)
BARU-BARU ini Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kominfo) meminta masyarakat agar waspada dengan merebaknya situs palsu pecalakan kontak COVID-19 milik pemerintah, PeduliLindungi.
Imbauan waspada akan situs serta aplikasi palsu tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi.
Baca Juga:
"Kementerian Kominfo mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap segala disinformasi terkait situs dan aplikasi palsu yang mengatasnamakan PeduliLindungi dalam bentuk apapun," jelas Dedy, seperti yang dikutip dari laman Antara.
Imbauan tersebut menyeruak paska beredar di jagat maya soal situs pedulilindungia.com, yang mempunyai tampilan mirip situs resmi PeduliLindungi.
Parahnya, situs tersebut tak hanya mirip dari segi tampilan, tapi juga menggunakan logo dan gambar PeduliLindungi.
Kominfo dengan tegas menyatakan bahwa situs pedulilindungia.com adalah palsu. Karena, pemerintah tidak menggunakan situs tersebut untuk menangani COVID-19. Karena, situs resmi PeduliLindungi yakni pedulilindungi.id.
"Seluruh isi dan informasi dalam situs pedulilindungia.com tidak terkait dengan situs PeduliLindungi.id dan tidak berhubungan dengan upaya Pemerintah melakukan penanganan COVID-19 dalam bentuk apapun," tegas Dedy.
Melihat aksi 'oknum' tak bertanggung jawab yang membuat situs tersebut, Kementerian Kominfo bertindak tegas, dengan memutus akses terhadap situs palsu tersebut.
"Kementerian Kominfo telah memutus akses terhadap situs pedulindungia.com yang menggunakan atribut logo, gambar, dan tampilan menyerupai situs pedulilindungi.id," lanjutnya .
Baca Juga:
Demi menghindari sesuatu yang tidak diinginkan, Kominfo meminta masyarakat hanya mengakses situs resmi pedulilindungi.id dan aplikasi PeduliLindungi yang resmi.
Pada Google Play Store, saat akan mengunduh aplikasi, pastikan terdapat nama Kementerian Kominfo di bagian bawah tulisan PeduliLindungi.
Selain itu pada aplikasi resmi PeduliLindungi, Kominfo pun tercatat sebagai kontak pengembang aplikasi tersebut.
Penting diketahui, Pemerintah menggunakan PeduliLindungi sebagai sistem pelacakan kontak atau contact tracing, guna mengatasi penyebaran virus COVID-19 di Tanah Air.
Tak hanya itu, sistem PeduliLindungi pun dimanfaatkan dalam program vaksinasi. Masyarakat bisa mendaftar untuk ikut vaksinasi lewat aplikasi maupun situs. Paska vaksinasi, sertifikat digital akan diberikan lewat PeduliLindungi.
Kemudian, penggunaan PeduliLindungi mulai bulan ini diperluas untuk protokol kesehatan baru, yakni wajib vaksin. Nantinya, masyarakat akan diminta mengakses kode QR sebelum menggunakan tempat umum, seperti pusat perbelanjaan. (Ryn)
Baca Juga:
Terdapat 'Celah' Pada Tiktok yang Bisa dimanfaatkan oleh Peretas
Bagikan
Berita Terkait
OPPO Find X9s Siapkan Inovasi Gila, Ada 2 Kamera 200MP dalam 1 HP!
Desain Samsung Galaxy A57 Terungkap di TENAA, Lebih Ramping dengan Kamera Baru
OPPO Find N6 Kantongi Sejumlah Sertifikasi, Peluncuran Global Makin Dekat
POCO X8 Pro Iron Man Edition Muncul di NBTC Thailand, Peluncuran Semakin Dekat
Samsung Galaxy S26 Disebut tak Lagi Punya Memori 128GB, Bocoran Retailer Ungkap Detailnya
OPPO Reno15 Series Resmi Meluncur, Hadirkan Pengalaman Kreatif Reno Land di M Bloc
Bocoran OPPO Find X10, Digadang-gadang Bakal Bawa Kamera Telefoto Periskop 200MP
Tampilan OPPO Find X9 Ultra Terungkap, Andalkan Kamera Super 200MP
Kamera OPPO Reno 15 Pro Max Jadi Andalan, Pakai Sensor 200 MP dan Ultra-wide 50 MP
Samsung Galaxy S26 Plus Muncul di Geekbench, Gunakan Chip Exynos 2600