Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Naga Emas Penjaga Kawasan Titik Kumpul Waliullah di Banten

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 15 Desember 2016
Naga Emas Penjaga Kawasan Titik Kumpul Waliullah di Banten

Deskripsi : Ilustrasi Naga Emas (Foto: Google).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Pancuran Emas, sebuah tempat di Kampung Pancuran Desa Lebakwana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten. Tempat tersebut yang merupakan kawasan Cagar Budaya diyakini masyarakat sebagai tempat para wali Allah berkumpul ketika berkunjung ke Banten untuk bertarekat pada zaman dahulu kala.

Didalam kawasan tersebut terdapat lubang-lubang menyerupai sumur dengan diameter sekitar 0,5 -1 meter yang letaknya berdekatan dan dinaungi oleh sebuah pohon beringin besar.

Selain disebut dengan Pancuran Emas, tempat itu juga disebut dengan Sumur Tujuh. Menariknya, meski disebut sumur tujuh ternyata jumlah sumur yang ada di lokasi sesungguhnya terdapat 26 sumur. Dan berdasarkan cerita rakyat, jumlah sumur yang terlihat diyakini tergantung kepada kemampuan manusia yang berziarah dan menjejak lingkungan tersebut.

http://server10.merahpoetih.com/gallery/public/2016/12/15/rFM9HB1tpn1481799092.JPG

Ada dua narasumber warga Kabupaten Serang yang mengatakan kepada merahputih.com, bahwa tempat tersebut selain dijaga oleh seorang juru kunci, juga dijaga makhluk banyak makhluk ghaib yang dipimpin oleh Naga Emas.

Menurut salah satu narasumber Roni Faslah, ia pernah menyaksikan sendiri naga tersebut muncul di salah satu titik di lingkungan Pancuran Emas, tepatnya di kolam pemandian yang bersumber air tawar.

Ketika ditanya, mungkinkah merahputih.com dapat melihat langsung makhluk tersebut, ia menjawab mungkin, bahkan melontarkan pertanyaan yang bernada tantangan jika memang kita memiliki keberanian yang cukup.

"Kapan mau lihat? Kebetulan malam ini malam jum'at," katanya Kamis (15/12/2016) sambil menyeringai.

Ia juga menerangkan, Naga Emas bisa muncul sekehendaknya atau dipanggil dengan bacaan surat Al Ikhlas dan Sholawat untuk nabi Muhammad SAW.

Sementara ketika ditanya, apa sesungguhnya yang dicari orang ketika ingin bertemu Naga Emas, ia mengaku tidak tahu apa yang diinginkan orang-orang.

"Sampeyan niatnya apa," tanyanya.(Ctr)

BACA JUGA:

  1. Puluhan Mesin Jahit Lama dalam Pameran Bentara Budaya
  2. Pendidikan Seni dan Budaya Masih Termarginalkan
  3. Kompetensi Guru Seni dan Budaya Sangat Minim
  4. Karnaval 'KitaIndonesia' Tampilkan Ragam Atraksi Seni Budaya Nusantara
  5. Bangun Kerukunan Antar Sesama Lewat Seni dan Budaya
#Budaya #Kota Banten #Pancuran Emas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Tradisi
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Indonesia
Hadiri Gelar Budaya Lebaran Betawi di Lapangan Banteng 10-12 April 2026
Lebaran Betawi 2026 digelar di Lapangan Banteng juga mempertimbangkan aspek historis lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Hadiri Gelar Budaya Lebaran Betawi di Lapangan Banteng 10-12 April 2026
Fun
Ireland’s Eye 2026 Hadir di Jakarta, Eksplorasi Lanskap dan Budaya Irlandia
Ireland’s Eye 2026 digelar di Jakarta, menampilkan seni kontemporer Irlandia dengan tema lanskap, budaya, dan memori lintas generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Ireland’s Eye 2026 Hadir di Jakarta, Eksplorasi Lanskap dan Budaya Irlandia
Indonesia
Cerita Ketika 15 Ribu Jenang Gratis Dibagikan Saat Harmoni HUT ke-281 Solo
Festival Jenang Solo ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus doa keselamatan bagi masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Februari 2026
Cerita Ketika 15 Ribu Jenang Gratis Dibagikan Saat Harmoni HUT ke-281 Solo
Tradisi
Warga Berebut 5.000 Kue Keranjang Grebeg Sudiro Imlek di Solo
Perhelatan tahunan Grebeg Sudiro kembali digelar di kawasan Pasar Gede, Solo, Minggu (16/2)
Wisnu Cipto - Senin, 16 Februari 2026
Warga Berebut 5.000 Kue Keranjang Grebeg Sudiro Imlek di Solo
Lifestyle
7 Tradisi Imlek yang Masih Lestari di Indonesia, Jadi Simbol Harapan dan Kebersamaan
Tradisi Imlek di Indonesia ini masih biasa dilakukan oleh masyarakat Tionghoa. Tradisi itu menjadi simbol harapan dan kebersamaan.
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
7 Tradisi Imlek yang Masih Lestari di Indonesia, Jadi Simbol Harapan dan Kebersamaan
Tradisi
Warna Merah dan Imlek, Simbol Perayaan dan Harapan Keberuntungan
Warna merah dalam kebudayaan Tionghoa merupakan salah satu budaya yang paling kaya akan simbol.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
 Warna Merah dan Imlek, Simbol Perayaan dan Harapan Keberuntungan
Bagikan