Mungkinkah Asma Sembuh?
Asma adalah kondisi dimana saluran nafas mengalami peradangan atau penyempitan. (Foto: Pixabay/mohamed_hassan)
YANG dimaksudkan dengan asma adalah kondisi paru-paru kronis. Menurut MedlinePlus, bersumber dari US National Library of Medicine, tubes (saluran udara) mengalami peradangan dan menyempit. Padahal saluran ini berfungsi membawa udara masuk dan keluar dari paru-paru.
Saluran udara yang meradang dan menyempit ini dapat menyebabkan gejala seperti mengi, batuk, sesak dada, hingga sesak napas.
Baca Juga:
Tingkat keparahan gejala tersebut dan seberapa sering terjadi juga dapat menandakan jenis asma yang diderita seseorang, menurut AAFA. Itu termasuk Asma Intermiten, Persisten, asma persisten sedang, hingga asma persisten parah.
Karena asma adalah penyakit kronis, dunia medis mengatakan tidak ada obat untuk menyembuhkannya. Meskipun ada perawatan untuk mengatasi gejalanya. Perawatan yang paling sering diresepkan adalah penggunaan inhaler atau obat-obatan seperti steroid hingga tindakan operasi tertentu jika terdapat kasus asma yang sudah sangat parah.
Namun jangan khawatir, meskipun asma belum memiliki obat pasti yang bisa menyembuhkan total. Namun asma ternyata masih bisa hilang sepenuhnya.
Robert Giusti, MD, ahli paru anak di NYU Langone, kepada Health menjelaskan bahwa beberapa anak berhenti mengalami gejala asma seiring bertambahnya usia. Ini terutama berlaku untuk anak-anak yang mulai mengi di usia muda. Dalam beberapa waktu, mengi bisa hilang, dan mereka melanjutkan hidup dengan terbebas dari asma.
Seperti dilansir dari Health, sayangnya sejauh ini para dokter tidak tahu persis mengapa asma bisa sembuh untuk beberapa anak tetapi ada kemungkinan asma tidak akan hilang total pada anak-anak lainnya.
Baca Juga:
Masih Sering Keliru, Simak Fakta tentang Mandi Sebelum Tidur Malam
Gejala Asma juga dapat menjadi semakin jarang dirasakan oleh orang-orang dewasa, seperti yang dijelaskan oleh Marilyn Li, MD, ahli alergi di Los Angeles County University of Southern California Medical Center.
“Tentang persistensi asma, itu benar-benar masalah yang beragam. Pada beberapa orang dewasa, asma bisa berubah dari persisten menjadi intermiten," kata Li.
Hilangnya gejala asma tersebut disebut Total remission. Artinya pasien tidak lagi mengalami gejala asma sama sekali. Menurut informasi dari uji klinis tentang remisi asma, yang diterbitkan oleh National Institutes of Health (NIH), hanya sekitar 15 hingga 25% orang yang mengalami remisi asma lengkap.
"Pada sebagian kecil pasien, asma mereka sembuh secara spontan. Fenomena ini disebut remisi asma, namun Sayangnya remisi asma hanya terjadi pada sebagian kecil pasien asma," demikian menurut studi dari NIH. (Ref)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit