Kesehatan

Bayam dan Segudang Manfaatnya untuk Kesehatan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juni 2022
Bayam dan Segudang Manfaatnya untuk Kesehatan

Bayam mudah diolah serta memiliki banyak khasiat. (Foto: Unsplash/Louishansel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAYAM merupakan salah satu sayuran yang paling serbaguna dan memiliki banyak khasiat. Sayuran yang umumnya berwarna hijau ini bisa dimasukan ke berbagai jenis makanan, mulai dari smoothie, salad bayam, makanan yang dikukus, menambahkannya ke tumisan, bahkan memadukannya ke dalam makanan panggang seperti brownies.

Selain olahannya banyak disukai, bayam juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Melansir laman Health, Berikut empat keuntungan yang bisa didapat dari makan lebih banyak bayam.

Baca juga:

Bau Mulut, Warna Gusi, dan Lidah Tunjukkan Kondisi Kesehatanmu

Melengkapi nutrisi harian

Bayam dan Segudang Manfaatnya untuk Kesehatan
Bayam mengandung banyak nutrisi di dalamnya. (Foto: Pexels/Jacqueline Howell)

Meskipun memiliki sedikit kalori, bayam dikemas dengan nutrisi. Porsi tiga cangkir bayam menyediakan lebih dari 300 persen kebutuhan harian akan vitamin K yang baik untuk Kesehatan tulang.

Bayam juga menyediakan lebih dari 160 persen kebutuhan harian untuk vitamin A, dan sekitar 40 persen untuk vitamin C. Keduanya mendukung fungsi kekebalan dan meningkatkan kesehatan kulit.

Bayam juga mengandung 45 persen kebutuhan harian folat, vitamin B yang membantu pembentukan sel darah merah dan DNA. Selain itu, bayam memasok 15 persen dari kebutuhan harian untuk zat besi dan magnesium, 10 persen untuk potasium, dan 6 persen untuk kalsium, bersama dengan sejumlah kecil vitamin B lainnya.

Asupan antioksidan

Bayam dan Segudang Manfaatnya untuk Kesehatan
Bayam menjadi salah satu sumber antioksidan terbaik. (Foto: Unspalsh/Louishansel)

Selain mengandung banyak vitamin dan mineral, bayam menyediakan antioksidan yang terkait dengan anti-peradangan dan perlindungan penyakit.

Antioksidan pada bayam meliputi kaempferol, flavonoid yang terbukti mengurangi risiko kanker, serta memperlambat pertumbuhan dan penyebarannya.

Selain itu, bayam juga memiliki antioksidan quercetin yang telah dikaitkan dengan kemungkinan efek perlindungan pada memori serta penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Baca juga:

Bayam, Rahasia Rambut Sehat dan Tebal

Menyehatkan Mata

Bayam dan Segudang Manfaatnya untuk Kesehatan
Menjaga mata tetap sehat dengan banyam. (Foto: Unsplash/Alexandruz)

Salah satu antioksidan dalam bayam, yang disebut lutein, telah terbukti mengurangi risiko age-related macular degeneration (AMD), atau penyakit mata yang dapat mengaburkan penglihatan sentral yang tajam.

Bayam yang kaya akan lutein meningkatkan kadar lutein dalam darah dan meningkatkan ukuran macular pigment optical density (MPOD). Itu penting, karena pigmen macular bertindak seperti kacamata hitam internal untuk melindungi mata, dan MPOD yang rendah atau menurun merupakan faktor risiko AMD.

Menutrisi otak

Bayam dan Segudang Manfaatnya untuk Kesehatan
Bayam terbukti bisa menjaga kemampuan kognitif di usia senja. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Data menunjukkan bahwa orang yang makan satu hingga dua porsi sayuran berdaun hijau setiap hari, memiliki kemampuan kognitif yang sama dengan seseorang yang 11 tahun lebih muda daripada mereka yang tidak mengonsumsi sayuran hijau.

Bayam juga merupakan sumber nitrat alami, senyawa yang membuka pembuluh darah untuk meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, dan pada gilirannya akan meringankan beban kerja jantung. (Ref)

Baca juga:

Obat Diabetes Ini Bisa Mengatasi Obesitas

#Sayur Bayam #Kesehatan #Makanan Sehat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan