Mulai 30 Oktober, PLTSa Putri Cempo Mulai Memproduksi Listrik

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 27 Oktober 2023
Mulai 30 Oktober, PLTSa Putri Cempo Mulai Memproduksi Listrik

PLTSa Putri Cempo Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Putri Cempo bakal mulai memproduksi listrik secara konsisten mulai 30 Oktober mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta, Kristiana Hariyati mengungkapkan, Sertifikat Layak Operasional (SLO) dari Kementerian ESDM telah diterbitkan. Dengan adanya syarat itu operasional PLTSa bisa segera dilakukan.

Baca Juga

Kebakaran TPA Putri Cempo Mengancam Bangunan PLTSa

"Kami pastikan untuk tanggal 30 Agustus PLTSa Putri Cempo bakal mulai memproduksi listrik secara konsisten," ujar Kristiana, Kamis (26/10).

Dia menjelaskan meski sudah bisa memproduksi listrik, kerja sama jual beli listrik dengan PLN baru akan dilakukan pada Januari 2024. Hal itu terjadi karena harus penyiapan sejumlah dokumen pendukung jual beli listrik hingga kesiapan lahan untuk biodrying yang baru akan rampung pada akhir Desember mendatang.

"Kami bakal melakukan Launching Kesiapan Pengoperasian PSEL tersebut pada 30 Oktober. Dengan demikian PSEL akan mulai memproduksi listrik secara normal dan diterima oleh Gardu Induk PLN," katanya.

Baca Juga

Proses Jual Beli Tenaga Listrik PLTSa Putri Cempo Solo ke PLN Tertunda

Dia mengatakan untuk jual beli listriknya menunggu berita acara Commercial Operation Date (COD) dari PLN. Dengan demikian, ke-8 mesin gasifier yang akan dioperasikan oleh PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) mulai bisa menghasilkan listrik sekitar 5 megawatt.

"Guna mendukung kinerja mesin gasifier itu, sedikitnya harus ada 545 ton sampah yang harus diolah," kata dia.

Ia menambahkan sampai dari Bali siap didatangkan untuk operasional PLTsa. Mendatangkan sampah siap pakai dari Bali itu juga berfungsi menggantikan sampah-sampah baru di TPA Putri Cempo yang terbakar beberapa waktu lalu. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

PLTSa Putri Cempo Solo Belum Lolos Uji Sertifikasi, Moeldoko: Lahannya Masih Kurang

#Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa)
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Total nilai pengembangan proyek PSEL yang tengah disiapkan pemerintah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 87 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Indonesia
Kerja Sama dengan Danantara, Gubernur Pramono Malah Takut Kekurangan Sampah untuk PLTS
Kerja sama dengan Danantara bisa menuntaskan persoalan sampah di Jakarta yang mencapai 8.000-9.000 ton/hari.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Kerja Sama dengan Danantara, Gubernur Pramono Malah Takut Kekurangan Sampah untuk PLTS
Indonesia
Pramono Ingin Jakarta Jadi Contoh Penanganan Sampah Lewat PLTSa, Bangun 2 Pembangkit
Pihaknya akan menandatangani kerja sama dengan Danantara untuk pembangunan dua Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Pramono Ingin Jakarta Jadi Contoh Penanganan Sampah Lewat PLTSa, Bangun 2 Pembangkit
Indonesia
Pramono Klaim Jakarta Lebih Siap Bangun PLTSa Ketimbang Daerah Lain, Setuju Gandeng Danantara
Pemerintah DKI Jakarta menggandeng Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk merealisasikan pembangkit listrik tenaga sampah.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Oktober 2025
Pramono Klaim Jakarta Lebih Siap Bangun PLTSa Ketimbang Daerah Lain, Setuju Gandeng Danantara
Indonesia
Jakarta Bangun PLTSa Tanpa 'Tipping Fee', Bakal Sulap 55 Juta Ton Sampah Jadi Listrik
Pramono optimis masalah sampah Jakarta akan segera teratasi dan berharap pembangunan PLTSa dapat berjalan lancar
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 Oktober 2025
Jakarta Bangun PLTSa Tanpa 'Tipping Fee', Bakal Sulap 55 Juta Ton Sampah Jadi Listrik
Indonesia
Pemprov DKI dan BP Danantara Bersinergi Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
CEO Danantara sebut pengembangan proyek PLTSA akan mulai dilakukan pada awal November 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Oktober 2025
Pemprov DKI dan BP Danantara Bersinergi Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
Indonesia
Pemprov DKI Akan Bangun 4 Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Sudah Disetujui Presiden Prabowo
Gubernur Pramono menuturkan, potensi sampah di Jakarta sangat besar untuk diolah menjadi energi.
Frengky Aruan - Rabu, 23 Juli 2025
Pemprov DKI Akan Bangun 4 Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Sudah Disetujui Presiden Prabowo
Indonesia
Berkat Teknologi, Sampah Kini Bak Harta Karun Bagi Jakarta
Pemprov DKI Jakarta akan membangun empat hingga lima Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
Frengky Aruan - Selasa, 17 Juni 2025
Berkat Teknologi, Sampah Kini Bak Harta Karun Bagi Jakarta
Indonesia
Pramono Bakal Bangun 5 PLTSa Sekaligus Mengatasi Persoalan Sampah di Jakarta
Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres).
Frengky Aruan - Selasa, 17 Juni 2025
Pramono Bakal Bangun 5 PLTSa Sekaligus Mengatasi Persoalan Sampah di Jakarta
Indonesia
Teken Petisi Terkait Sampah Baliho, Pramono: PLTSa Harus Diwujudkan
Pramono Anung mengatakan akan bertanggung jawab atas sampah baliho kampanyenya
Frengky Aruan - Senin, 04 November 2024
Teken Petisi Terkait Sampah Baliho, Pramono: PLTSa Harus Diwujudkan
Bagikan