Muhammadiyah: Mustofa Nahrawardaya Lebih Aktif Dukung Prabowo-Sandi

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 29 Mei 2019
Muhammadiyah: Mustofa Nahrawardaya Lebih Aktif Dukung Prabowo-Sandi

Mustofa Nahra. (Foto: Twitter/ @netizentofa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengurus Pusat Muhammadiyah menyebut tersangka kasus hoaks Mustofa Nahrawardaya memang anggotanya. Namun, kini ia sudah tak aktif kembali.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan, Mustofa tercatat sebagai anggota Majelis Pustaka dan Informasi.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Abdul Mu'ti, M.Ed
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Abdul Mu'ti, M.Ed

"Tetapi sejak dua tahun yangbersangkutan tak pernah aktif baik dalam rapat maupun kegiatan di majelis pustaka dan informasi," kata Abul di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/5).

BACA JUGA: Beda Pemilu 1955 dan 2019: Kultur Siap Menang dan Kalah

Menurut Abdul, Mustofa lebih aktif di partai politik dan di tim sukses Prabowo-Sandi.

"Sehingga karena itu sebernya secara de facto yang bersangkutan sudah tidak aktif lagi walaupun namanya ada di dalam SK itu yang bisa saya sampaikan," ungkap Abdul.

Mustofa juga tak tersaftar sebagai anggota muhammdiyah secara resmi dalam pengertian memiliki nomor baku Muhammdiyah. Mu'ti hanya berharap, Mustofa mendapatkan perlindungan hukum dan haknya dipenuhi.

"Kalau misalnya sudah ada pendamping hukum itu saya kira suatu langkah hukum yang sangat bagus walaupun sebenrnya kalau diperlukan ini ada Pak Trisno ketua majelis hukum PP Muhamadiyah," ucapnya.

Mustofa Nahrawardaya
Mustofa Nahrawardaya

BACA JUGA: Moeldoko Tegaskan Otak di Balik Kerusuhan 22 Mei Segera Terungkap

"Tapi ini tidak khusus intuk sodara Mustofa itu juga kepada berlaku untuk siapapun," pungkas Mu'ti

Sebelumnya, Koordinator Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mustofa Nahra kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan berita bohong melalui akun Twitternya. (Knu)

#Muhammadiyah
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Presiden RI, Prabowo Subianto, menemui perwakilan ormas Islam di Istana Kepresidenan, Selasa (3/2).
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Indonesia
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
Muhammadiyah berharap masyarakat tidak terjebak dalam kesalahpahaman
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
Indonesia
PP Muhammadiyah Bantah Terlibat Laporan Pemidanaan Komika Pandji Pragiwaksono
Tindakan dan pernyataan yang mengatasnamakan Aliansi Muda Muhammadiyah bukan merupakan sikap resmi, maupun mandat dari Persyarikatan Muhammadiyah
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
PP Muhammadiyah Bantah Terlibat Laporan Pemidanaan Komika Pandji Pragiwaksono
Indonesia
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
elapor atas nama Rizki Abdul Rahman Wahid, yang menyatakan dirinya sebagai Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU).
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
Indonesia
Lupakan Dulu Sisi Kontroversialnya! PP Muhammadiyah Minta Masyarakat Fokus pada Jasa-Jasa Soeharto Demi Kepentingan Bangsa dan Negara
Kemensos juga mengusulkan 40 nama lain, termasuk Gus Dur dan Marsinah.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 November 2025
Lupakan Dulu Sisi Kontroversialnya! PP Muhammadiyah Minta Masyarakat Fokus pada Jasa-Jasa Soeharto Demi Kepentingan Bangsa dan Negara
Indonesia
Muhammadiyah Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Nilai Penting untuk Selamatkan Jakarta dari Penurunan Tanah
Perubahan status Pam Jaya bukan sekadar urusan tata kelola, melainkan langkah strategis untuk menyelamatkan Jakarta dari penurunan tanah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Oktober 2025
Muhammadiyah Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Nilai Penting untuk Selamatkan Jakarta dari Penurunan Tanah
Indonesia
Muhammadiyah DKI Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Dinilai Jadi Strategi yang Tepat
Muhammadiyah DKI mendukung transformasi PAM Jaya menjadi Perseroda. Langkah ini dinilai menjadi strategi yang tepat.
Soffi Amira - Selasa, 07 Oktober 2025
Muhammadiyah DKI Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Dinilai Jadi Strategi yang Tepat
Indonesia
Didukung Muhammadiyah DKI, Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda Dinilai Perkuat Layanan Air dan Kepentingan Publik
Perubahan ini membuat perusahaan harus tumbuh lebih sehat secara kelembagaan dan finansial
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Oktober 2025
Didukung Muhammadiyah DKI, Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda Dinilai Perkuat Layanan Air dan Kepentingan Publik
Indonesia
Isu Dugaan Minyak Babi di Wadah Program MBG, BGN Minta Tinjauan Muhammadiyah
Sebagian besar wadah makanan masih dipasok dari luar negeri karena dianggap memiliki kualitas lebih baik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 September 2025
Isu Dugaan Minyak Babi di Wadah Program MBG, BGN Minta Tinjauan Muhammadiyah
Indonesia
PAM Jaya Berubah Jadi Perseroda, Muhammadiyah DKI Sebut Buka Ruang Tingkatkan Modal
Pelayanan publik harus tetap menjadi fokus utama PAM Jaya dalam perubahan statusnya menjadi perseroda.
Dwi Astarini - Selasa, 23 September 2025
PAM Jaya Berubah Jadi Perseroda, Muhammadiyah DKI Sebut Buka Ruang Tingkatkan Modal
Bagikan