Muhammadiyah Masuk 4 Besar Ormas Terkaya di Dunia, Ini Deretan Asetnya yang Mencapai Rp 460 Triliun

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 25 Maret 2025
Muhammadiyah Masuk 4 Besar Ormas Terkaya di Dunia, Ini Deretan Asetnya yang Mencapai Rp 460 Triliun

Logo Muhammadiyah (ANTARA/HO-Muhammadiyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Organisasi masyarakat (Ormas) Muhammadiyah masuk dalam jajaran keempat di dunia yang memiliki aset besar. Sumber data seasia.stat menunjukan aset total Muhammadiyah mencapai Rp 460 triliun.

Muhammadiyah merupakan salah sayu ormas keagamaan tertua yang ada di Indonesia. Muhammadiyah dibentuk oleh K.H. Ahmad Dahlan di Kampung Kauman di Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912 (8 Dzulhijjah 1330 H).

Hingga kino, Muhammadiyah eksis mencapai usia 112 tahun. Sepanjang perjalanannya Muhammdiyah, ormas ini banyak bergerak untuk kepentingan keumatan. Konsen terhadap peradaban, Muhammadiyah memiliki Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di berbagai bidang bergerak di banyak lini mulai dari pembangunan kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat.

Baca juga:

1 Ramadan 2025 Jatuh pada 1 Maret, Bersamaan dengan Muhammadiyah

Publikasi yang disampaikam laman Muhammadiyah.or.id, pada milad Muhammadiyah yang ke 111, telah memiliki ribuan AUM. Detailnya, 35 AUM di level Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) punya 475, dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) ada sebanyak 3.947.

Adapun AUM di tingkat Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) ada 14.670, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) sebanyak 30, serta 31 di Unsur Pembantu Pimpinan (UPP)

Untuk aset sektor pendidikan, Muhammadiyah memiliki 172 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA), yang terdiri dari 83 Universitas, 53 Sekolah Tinggi, dan 36 bentuk lainnya. Sedangkan, sekolah alias madrasah sebanyak 5.345 bangunan.

Baca juga:

Muhammadiyah Ucapkan Selamat ke Brian Yuliarto, Minta Perhatikan Perguruan Tinggi Swasta

Ada juga 1.012 aset Amal Usaha Muhammadiyah Sosial (AUMSos). Tak hanya itu, Muhammadiyah tercatat memiliki aset Pesantren Muhammadiyah (PesantrenMu) tersebar di 440 seluruh Indonesia.

Muhammadiyah juga memiliki Rumah Sakit (RS) sebanyak 122 unut, ditambah dengan 20 RS dalam proses pembangunan, serta 231 klinik sebanyak 231. Aset Wakaf Muhammadiyah tersebar di 20.465 lokasi. Kepemilikan luas tanah Muhammadiyah sebanyak 214.742.677 meter persegi (data Simam 09/2023). (Tka)

#Muhammadiyah #Ormas #Islam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Dunia
Tidak ada Korban WNI, KJRI Beberkan Kronologis Aksi Penembakan di Islamic Center of San Diego
Motif penembakan masih diselidiki, namun Kepolisian San Diego menduga insiden ini berkaitan dengan serangan kebencian terhadap komunitas Muslim.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Tidak ada Korban WNI, KJRI Beberkan Kronologis Aksi Penembakan di Islamic Center of San Diego
Indonesia
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Kementerian Agama justru terus mendorong pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel oleh DKM atau pengurus masjid, tanpa intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Indonesia
Gubernur Pramono Sebut Konsep Halalbihalal dari Muhammadiyah Relevan dengan Pembangunan Ibu Kota
Pramono berharap sinergi antara Pemprov DKI Jakarta dan Muhammadiyah terus diperkuat menjadi kemitraan yang kokoh dan berkelanjutan.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Gubernur Pramono Sebut Konsep Halalbihalal dari Muhammadiyah Relevan dengan Pembangunan Ibu Kota
Indonesia
Rayakan Hari Raya Lebaran Hari Jumat ini, PP Muhammadiyah: Tak Perlu Pertajam Perbedaan dan Mencari Kebenaran
Muhammadiyah sendiri melangsungkan perayaan Idul Fitri 1447 H pada Jumat (20/3) ini.
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Rayakan Hari Raya Lebaran Hari Jumat ini, PP Muhammadiyah: Tak Perlu Pertajam Perbedaan dan Mencari Kebenaran
Berita Foto
Ribuan Umat Muslim Muhammadiyah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Lapangan Sepak Bola Rempoa
Ribuan umat Muslim menunaikan ibadah Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H secara berjamaah di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (20/3/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 20 Maret 2026
Ribuan Umat Muslim Muhammadiyah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Lapangan Sepak Bola Rempoa
Indonesia
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan UU Organisasi Profesi Bakal Tertibkan Ormas Gadungan
Boleh saja membuat perkumpulan, nggak ada yang marah. Tapi tidak bisa memberi sanksi misalnya kepada dokter yang melakukan malapraktik. Nah, ini yang belum ada sampai sekarang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan UU Organisasi Profesi Bakal Tertibkan Ormas Gadungan
Indonesia
Muhammadiyah Sikapi Ketegangan di Timur Tengah, Minta Sanksi Tegas dari PBB dan Imbau Organisasi Islam Solid
Muhammadiyah mengatakan pentingnya kepedulian internasional untuk meredam ketegangan yang dapat memicu kejahatan perang lebih besar di masa depan.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Muhammadiyah Sikapi Ketegangan di Timur Tengah, Minta Sanksi Tegas dari PBB dan Imbau Organisasi Islam Solid
Indonesia
Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Langgar HAM dan Hukum Internasional
Muhammadiyah mengecam serangan AS-Israel ke Iran. Muhammadiyah menyebut hal tersebut telah melanggar HAM dan hukum internasional.
Soffi Amira - Selasa, 03 Maret 2026
Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Langgar HAM dan Hukum Internasional
Indonesia
Polda Metro Jaya Ingatkan Sweeping Rumah Makan Bukan Tugas Ormas, Ada Polisi dan Pemerintah
Polda Metro Jaya menegaskan larangan bagi organisasi masyarakat (Ormas) untuk melakukan sweeping rumah makan selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Polda Metro Jaya Ingatkan Sweeping Rumah Makan Bukan Tugas Ormas, Ada Polisi dan Pemerintah
Bagikan