Ramadan 2018

Muhammadiyah Antara Melebur Atau Mengalur Bersama Waktu

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 18 Mei 2018
Muhammadiyah Antara Melebur Atau Mengalur Bersama Waktu

Peneliti LIPI Yang juga kader Muhammadiyah Ahmad Najib Burhani (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Perkembangan zaman dewasa ini, turut membawa perubahan wajah bagi Ormas Islam Awal Muhammadiyah.

Sebagai salah satu ormas Islam besar di tanah air, Muhammadiyah juga turut andil dalam membangun infrastruktur fisik maupun psikologis bangsa ini.

Tercatat, banyak infrastruktur fisik yang sudah dibangun Muhammadiyah, terutama aspek pendidikan dan kesehatan.

Tak heran, jika Muhammadiyah disebut salah satu ormas yang memiliki aset besar dan kaya raya. Pasalnya, infrastruktur milik Muhammadiyah tersebar di seluruh tanah air bahkan hingga ke luar negeri.

Logo Muhammadiyah
Logo Muhammadiyah (Foto: Istimewa)

Dengan kesuksesan membangun berbagai infrastruktur tersebut, serta dibarengi dengan cara pandangan berdakwah yang tidak kaku dan cenderung mengikuti zaman, tak heran jika Muhammadiyah kerap disebut Islam modernis dan berkemajuan.

1. Kompetitor Muhammadiyah Adalah "Waktu"

Peneliti LIPI Yang juga kader Muhammadiyah Ahmad Najib Burhani menyebut kesuksesan Muhammadiyah merupakan dampak dari perjalanan sejarah panjang ormas ini.

Berawal dari kegelisahan rakyat yang minim mendapatkan pendidikan dan kesehatan, Muhamadiyah mulai bergerak menggalang itu.

Seiring perkembangan zaman, pergerakan Muhammadiyah samakin berkembang dan menyebar. Hingga pada waktunya, banyak ormas yang terinspirasi dari gerakan sosial Muhammadiyah tersebut.

Pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan
Pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan. (Merahputih.com)

Namun, bagi Muhammadiyah dalam berbuat baik tidak ada yang namanya lawan, semuanya bergerak atas dasar layanan sosial atau melayani masyarakat.

"Landasan teologis dari Islam Berkemajuan Muhammadiyah adalah ajaran KH Ahmad Dahlan tentang Surah al-Ashr (Waktu). Etos dari Surah al-Ashr bukan sekadar berbicara tentang kewajiban menyantuni orang-orang miskin, tetapi juga kewajiban berproses untuk membentuk peradaban utama, ini kompetitor Muhammadiyah dan tantangannya," kata Ahmad Najib Burhani saat mengisi diskusi tentang Pergerakan Muhammadiyah di LIPI Jakarta Selatan, Kamis (17/5).

Menurutnya, Dimensi waktu ini yang dibutuhkan ketika manusia hidup di suatu era di mana waktu menjadi sangat nisbi, terutama karena percepatan teknologi komunikasi dan transportasi.

"Perkembangan zaman itu yang menjadi tantangan, untuk terus melakukan pembaharuan," ujarnya.

Pimpinan Muhammadiyah
Ketum PP Muhamamdiyah Haedar Nashir (tengah) di Kantor Muhammadiyah Yogyakarta. (MP/Teresa Ika)

2. Muhammadiyah dan Politik

Muhammadiyah adalah salah satu ormas Islam yang turut mengambil jarak dengan politik, meskipun secara doktrin mengakui politik.

Hanya saja, Muhammadiyah tidak mau terlalu jauh dan tidak juga terlalu dekat dengan politik. Alhasil, kader Muhammadiyah pun banyak tersebar di berbagai parpol.

"Ibaratnya, seperti ada di mana-mana tapi tidak ada di mana-mana," kata Peneliti LIPI Ahmad Najib Burhani.

Tokoh Muhammadiyah Buya Syafii
Tokoh Muhammadiyah Buya Syafii Maarif (tengah) menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan konsultasi dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta,. (Foto: Antara)

Seperti ormas besar lainnya, Muhammadiyah juga banyak terdapat perbedaan pandangan, baik teologis, politik, hingga budaya. Akan tetapi perbedaan itu tidak mencabut kader dari akar kepedulian sosial yang ditanamkan Muhammadiyah.

"Banyak perbedaannya juga, sebut saja perbedaan pandangan Buya Syafii dengan Pak Amien Rais, tapi di satu sisi dalam hal kesalehan atau layanan sosial mereka pasti ketemu," kata dia.

Itulah Muhammadiyah, bisa berbeda pandangan terkait teologis dan politik tapi dalam hal layanan sosial bisa menemukan kesamaan.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: KH Ahmad Dahlan, Ulama dan Cahaya Muhammadiyah

#Muhammadiyah #Ormas Islam #KH Ahmad Dahlan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Meminta seluruh peserta Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah menjaga komitmen terhadap nilai-nilai dasar Muhammadiyah.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Lifestyle
1 Agustus Memperingati Hari Apa? Ledakan Bom Plaza Atrium hingga Kelahiran Kyai Haji Ahmad Dahlan
1 Agustus memperingati hari apa? Simak daftar peringatan penting pada 1 Agustus di Indonesia dan dunia, mulai dari Hari ASI Sedunia hingga Bulan Kemerdekaan.
ImanK - Selasa, 28 Juli 2026
1 Agustus Memperingati Hari Apa? Ledakan Bom Plaza Atrium hingga Kelahiran  Kyai Haji Ahmad Dahlan
Indonesia
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
: Muhammadiyah DIY meluncurkan Komunitas KucingMu sebagai wadah dakwah pecinta hewan. Uniknya, ada KTAM khusus kucing yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
Indonesia
Ketum PBNU dan PP Muhammadiyah Ikut ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Delegasi Indonesia ke Iran tersebut merupakan perwakilan bangsa Indonesia yang diutus Presiden Prabowo Subianto untuk mengunjungi Iran, sebagai negara sahabat bagi Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Ketum PBNU dan PP Muhammadiyah Ikut ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Indonesia
Gubernur Pramono Sebut Konsep Halalbihalal dari Muhammadiyah Relevan dengan Pembangunan Ibu Kota
Pramono berharap sinergi antara Pemprov DKI Jakarta dan Muhammadiyah terus diperkuat menjadi kemitraan yang kokoh dan berkelanjutan.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Gubernur Pramono Sebut Konsep Halalbihalal dari Muhammadiyah Relevan dengan Pembangunan Ibu Kota
Indonesia
Rayakan Hari Raya Lebaran Hari Jumat ini, PP Muhammadiyah: Tak Perlu Pertajam Perbedaan dan Mencari Kebenaran
Muhammadiyah sendiri melangsungkan perayaan Idul Fitri 1447 H pada Jumat (20/3) ini.
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Rayakan Hari Raya Lebaran Hari Jumat ini, PP Muhammadiyah: Tak Perlu Pertajam Perbedaan dan Mencari Kebenaran
Berita Foto
Ribuan Umat Muslim Muhammadiyah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Lapangan Sepak Bola Rempoa
Ribuan umat Muslim menunaikan ibadah Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H secara berjamaah di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (20/3/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 20 Maret 2026
Ribuan Umat Muslim Muhammadiyah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Lapangan Sepak Bola Rempoa
Indonesia
Muhammadiyah Sikapi Ketegangan di Timur Tengah, Minta Sanksi Tegas dari PBB dan Imbau Organisasi Islam Solid
Muhammadiyah mengatakan pentingnya kepedulian internasional untuk meredam ketegangan yang dapat memicu kejahatan perang lebih besar di masa depan.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Muhammadiyah Sikapi Ketegangan di Timur Tengah, Minta Sanksi Tegas dari PBB dan Imbau Organisasi Islam Solid
Indonesia
Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Langgar HAM dan Hukum Internasional
Muhammadiyah mengecam serangan AS-Israel ke Iran. Muhammadiyah menyebut hal tersebut telah melanggar HAM dan hukum internasional.
Soffi Amira - Selasa, 03 Maret 2026
Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Langgar HAM dan Hukum Internasional
Bagikan