MPR Ingatkan Kemenlu Jangan Ada WNI Tertinggal di Ukraina

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 05 Maret 2022
MPR Ingatkan Kemenlu Jangan Ada WNI Tertinggal di Ukraina

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Ukraina tiba di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (3/3/2022). Sebanyak 80 WNI dan tiga WNA tiba di In

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah harus memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Ukraina dapat dievakuasi dari negara tersebut, sebagai bentuk untuk memberikan perlindungan dan keamanan.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, meminta pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bukares untuk tetap melakukan komunikasi dan memantau serta memberikan perlindungan kepada WNI yang tidak bisa dievakuasi akibat terpapar COVID-19 ataupun karena sejumlah kondisi lainnya.

Baca Juga:

Keputusan Indonesia Terkait Perang Rusia-Ukraina Disebut Sesuai Politik Bebas Aktif

Ia mengatakan, pemerintah Indonesia juga perlu memastikan para WNI yang masih di Ukraina dapat terpenuhi kebutuhan hidupnya seperti makanan, jaminan keamanan, dan kebutuhan lainnya.

"Saya juga meminta agar WNI yang sudah atau sedang dievakuasi ke Indonesia untuk tidak buru-buru kembali ke Ukraina sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan, yaitu sampai konflik dan perang antara Rusia dan Ukraina benar-benar selesai," ujarnya.

Ketua MPR Bambang Soesatyo.  (Foto: Antara)
Ketua MPR Bambang Soesatyo. (Foto: Antara)

Bamsoet meminta pemerintah Indonesia tetap melaksanakan politik luar negeri bebas aktif, dan mendorong, proses penyelesaian konflik dengan mengedepankan prinsip-prinsip humaniter dikarenakan belum ada tanda-tanda yang menunjukkan perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

MPR, kata ia, mendorong agar perang antara Rusia dan Ukraina dihentikan serta konflik dapat diselesaikan secara damai melalui jalur diplomasi.

Sebelumnya, sebanyak 80 orang WNI yang dievakuasi dari Ukraina telah tiba di Indonesia pada Kamis (3/3) pukul 17.10 WIB melalui penerbangan dengan pesawat Garuda Indonesia. Kedatangan para WNI tersebut disambut Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Bandara Soekarno-Hatta.

Menlu Retno mengatakan terdapat 80 orang WNI dan tiga orang warga negara asing (WNA) yang merupakan anggota keluarga WNI yang berada dalam rombongan tersebut. Mereka dijemput dari Bukares, Rumania usai sebelumnya dievakuasi dari Ukraina. (Asp)

Baca Juga:

Rusia Telah Kuasai PLTN Zaporizhzhia Ukraina

#Ukraina #Rusia #Konflik Ukraina
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Dunia
China dan Rusia Perkuat Kerja Sama Hadapi Hukum Rimba Global
China dan Rusia menghadapi berbagai tuduhan, sanksi dan tantangan dari Amerika Serikat dan sekutunya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
China dan Rusia Perkuat Kerja Sama Hadapi Hukum Rimba Global
Indonesia
Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Dunia III, Indonesia Tetap Terkena Dampaknya
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta semua pihak tak memandang enteng Perang Dunia III. Sebab, Indonesia tetap terkena dampaknya.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Dunia III, Indonesia Tetap Terkena Dampaknya
Dunia
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Greenland merupakan wilayah otonom Denmark yang telah lama menarik minat Amerika Serikat karena lokasinya yang strategis dan sumber daya mineral melimpah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Indonesia
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda MR bergabung menjadi tentara bayaran Rusia dalam konflik dengan Ukraina, serta kini bertugas di wilayah Donbass
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Indonesia
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Bripda Muhammad Rio telah diberhentikan tidak dengan hormat setelah melakukan pelanggaran disersi dan diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Indonesia
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Anggota Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio dilaporkan desersi membelot bergabung dengan tentara bayaran Angkatan Bersenjata Rusia dalam konflik di Ukraina.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Dunia
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Negara anggota UE akan berbagi risiko secara kolektif terkait eskalasi konflik Rusia-Ukraina
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Olahraga
Mengejutkan! Tes Kebohongan Mudryk Lolos, Masa Depan di Chelsea Terbuka?
Mykhailo Mudryk masih menunggu putusan kasus doping. Ia lulus tes poligraf, tetap berlatih, dan mendapat dukungan Chelsea. Begini fakta terbarunya.
ImanK - Sabtu, 29 November 2025
Mengejutkan! Tes Kebohongan Mudryk Lolos, Masa Depan di Chelsea Terbuka?
Dunia
Rancangan Donald Trump Perjanjian Damai Konflik Ukraina: AS Akui Krimea dan Donbas Sah Milik Rusia
“Rencana ini tidak memaksa Ukraina mengakui Krimea dan Donbas sebagai wilayah Rusia.”
Wisnu Cipto - Kamis, 20 November 2025
Rancangan Donald Trump Perjanjian Damai Konflik Ukraina: AS Akui Krimea dan Donbas Sah Milik Rusia
Dunia
Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang
Pabrik Elektromekanis Kizlyar dijatuhi sanksi Uni Eropa pada 2024 karena memproduksi peralatan pesawat untuk militer Rusia dalam konflik dengan Ukraina.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 November 2025
 Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang
Bagikan