tematik

Moms! Penting Mendamaikan Diri Sebelum Mengasuh Anak

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Sabtu, 05 Maret 2022
Moms! Penting Mendamaikan Diri Sebelum Mengasuh Anak

Berjuang berdamai dengan sendiri saat si kecil lahir (Sumber: Pexels/Kristina Paukshtite)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP orang tua tentu berharap anaknya tumbuh menjadi sosok ceria, menyenangkan, dan mencerahkan hari. Moms, tentu ingin anak selalu tertawa dan tidak pernah rewel. Namun, bagaimana mungkin itu semua terwujud jika moms tak selesai dengan dirinya sendiri? Tak bisa berdamai dengan diri sendiri lalu membesarkan anaknya dengan mental kurang stabil?

Baca Juga:

Mengenal Dampak Anak yang Sering Melihat Konten 'Spirit Doll'

Bayangkan jika energi ketakstabilan akibat banyak di dalam diri terpancar kepada anak. Setiap teriakan dan emosi keluar tak hanya membuat anak trauma tetapi juga menimbulkan luka batin. Bahkan, lebih buruk tentu saja jika itu terekam di alam bawah sadar si anak dan ditiru di kemudian hari. Saat hari itu tiba, hanya penyesalan tersisa.

Jauh sebelum kelahiran sang jabang bayi, ibu harus belajar untuk berdamai dengan diri sendiri. Meregulasi emosi dengan baik jadi kunci. Jika tidak, segala hal-hal tak tuntas pada sang ibu dapat terefleksi pada janin. Kondisi psikologis ibu selama mengandung rupanya bisa memengaruhi bayi.

Laura
Anak menangis (Sumber: Pexels/Laura Garcia)

Menurut informasi dilansir dari Alodokter, ibu hamil mengalami stres berat atau sering marah terutama di trimester pertama berpotensi melahirkan anak rewel, lekas marah, dan rentan depresi saat dewasa.

Jika setelah melahirkan ibu masih belum bisa berdamai dengan diri sendiri, bukan tidak mungkin segala energi negatif akan terserap pada anal. "Bayi bisa reaktif jika ada suara keras. Misalnya ada benda jatuh atau ada orang teriak-teriak, bayi bisa merasa takut atau cemas lalu akhirnya menangis," ujar Psikolog Anak, Rena Masri.

Baca Juga:

Ini Dampak yang Bisa Terjadi Jika Ibu Hamil Mudik Naik Sepeda Motor

Sebaliknya, saat ibu tersenyum dan tertawa, bayi pun bisa turut bahagia. Kebahagiaan si kecil timbul karena ia tahu, suasana saat itu merupakan situasi nyaman dan aman bagi mereka.

"Makanya emosi ibu stabil sangat diperlukan dalam pengasuhan anak sehingga emosi anak juga dapat berkembang secara baik," kata Rena memberi sarannya. Jika dari lahir bayi sudah sangat sering mendengar ibunya marah marah, bisa jadi nanti anak juga akan cepat marah atau cepat tantrum.

pelukan
Pelukan miliki manfaat luar biasa (Sumber: Pexels/Keira Burton)

Tantrum (tantrum temper) merupakan ledakan emosi. Biasanya dikaitkan dengan anak-anak atau orang-orang dalam kesulitan emosional. Tantrum biasanya ditandai dengan sikap keras kepala, menangis, menjerit, berteriak, pembangkangan, mengomel marah, resistensi terhadap upaya untuk menenangkan, dan dalam beberapa kasus merujuk pada tindak kekerasan.

Semua itu bisa diantisipasi salah satunya jika ibu bisa berdamai dengan diri sendiri. Dengan jiwa damai, ibu lantas memiliki cinta utuh untuk anaknya. Ekspresi cinta seperti pelukan sang ibu membuat bayi merasa aman, nyaman, dan dilindungi. Pelukan, meski terlihat sederhana dan mudah dilakukan, memiliki manfaat dahsyat bagi si kecil.

Pelukan bisa menenangkan bayi, mengurangi rasa cemas, serta membuat si bayi merasa nyaman. Pelukan juga menciptakan bonding antara ibu dan si buah hati. Tidak hanya bagus untuk mental, pelukan dari ibu begitu damai juga membawa manfaat bagi fisik si bayi. "Dari sisi kesehatan diyakini pelukan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh bagi anak," tuturnya.

detak jantung
Detak jantung ibu adalah hal pertama yang dikenali bayi (Sumber: Pexels/Jonathan Borba)

Lewat pelukan juga anak bisa mendengarkan detak jantung ibunya. "Suara detak jantung ibu merupakan suara sudah sangat dikenal bayi karena selama hamil bayi selalu mendengar detak jantung ibunya," urai Rena. Jika ibunya emosi, galau, atau panik, anak tentu bisa mendeteksinya dari perubahan ritme detak jantung ibunya.

Sebaliknya, ritme detak jantung lebih tenang dan terkontrol juga bisa ditangkap bayi. Bayi akan lebih nyaman saat didekap ibunya dalam nuansa damai. Hal tersebut terjadi karena bayi mendengar suara sudah tidak asing lagi selalu menemaninya saat di dalam kandungan. (Avia)

Baca Juga:

Kenali Sejumlah Persiapan Penting Sebelum Punya Anak

#Maret +62 Bicara Damai Ajalah #World Mental Health Day #Anak Kecil #Anak #Ibu Hamil
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Berita Foto
Keceriaan Anak-Anak Warnai Shalat Idul Fitri 1447 H di Lapangan Sepak Bola Rempoa
Seorang anak menunaikan ibadah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H secara berjamaah di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (20/3/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 20 Maret 2026
Keceriaan Anak-Anak Warnai Shalat Idul Fitri 1447 H di Lapangan Sepak Bola Rempoa
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Bagikan