Miss Earth Trenyuh Mengetahui Penyu Makan Plastik

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 04 Juli 2018
Miss Earth Trenyuh Mengetahui Penyu Makan Plastik

Miss Earth 2018 peduli Laut Bersih. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENJAGA lingkungan itu tidaklah susah. Sebenarnya kamu cukup menimbulkan rasa peduli dalam diri mengenai pentingnya kebersihan lingkungan. Karena, pencemaran lingkungan sebenarnya murni karena ulah manusia.

Nah, yang rugi sebenarnya bukan kamu saja. Hewan dan tumbuhan bisa terkena imbasnya. Terlebih lagi kalau masalah utamanya kamu suka membuang sampah sembarangan. Lingkungan laut bisa menjadi korban. Sebab, sampah yang tidak dibuang pada tempatnya akan mengalir ke lautan.

Adinda Putri
Adinda Putri. Menyukai hewan dan menjaga lingkungan. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Bukan masalah laut menjadi kotor. Akan tetapi, tidak jarang sampah-sampah tersebut menjadi makanan 'salah' biota laut. Hal tersebut disampaikan Shabrina Andrawini, Education Officer Jakarta Aquarium. "Yang kasihan penyu. Makanan penyu kan ubur-ubur. Penyu gak bisa membedakan plastik dan ubur-ubur," tuturnya kepada merahputih.com, Selasa (3/7).

Menurut Shabrina, plastik saja sulit didaur ulang. Apalagi jika dikonsumsi oleh mahluk hidup. Tidak mungkin plastik dapat dicerna. "Di Bumi saja enggak bisa didaur ulang apalagi di perut penyu," sambungnya. Intinya plastik amat tidak bersahabat baik untuk lingkungan maupun mahluk hidup.

Risya Monika
Risya Monika. Ingin terjun membersihkan sampah. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Terkait hal ini, finalis Miss Earth Indonesia pun memberikan tips singkat bagaimana menjaga lingkungan hidup. Contohnya bagi finalis asal Surabaya ini, Adinda Putri. Menurutnya, untuk menjaga kelestrian lingkungan perlu dimulai dengan membangun rasa peduli terhadap hewan. Sebab lingkungan juga merupakan habitat hewan. "Saya pribadi menyukai hewan. Dengan rasa tersebut akan timbul menjaga lingkungan," imbuhnya.

Selain Adinda, finalis asal Palembang, Risya Monika, menghimbau agar tidak membuang sampah sembarangan. Pasalnya, tempat akhir sampah tersebut adalah lautan. Sehingga sampah yang dibuang sembarangan diperkotaan saja akan menuju lautan. "Sampah itu ujung-ujungnya ke laut," ujarnya.

Risya pribadi tidak hanya berangan-angan atau berwacana saja. Ia memiliki keinginan di masa depan untuk terlibat dalam aktivitas pembersihan sampah. Apalagi jika ia nanti terpilih sebagai Miss Earth Indonesia. "Tapi jujur aku bermimpi banget bisa bersihin sampah di laut," kata Risya.

bella martha
Bella Martha. Sudah seharusnya semua orang peduli pada sampah. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Yang terpenting, adalah saran yang disampaikan oleh Bella Martha. Meskipun ia adalah kontestan asal Jakarta, wanita berkulit sawo matang ini memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Ia sependapat agar masyarakat membangun rasa peduli untuk membuang sampah pada tempatnya.

Ditambah, pentingnya setiap orang merubah gaya hidup pemakaian plastik. Dalam hal ini adalah pemakaian sedotan plastik. Sebaiknya kata Bella, penggunaan sedotan plastik diganti dengan sedotan bambu dan alumunium. "Ini small act, tapi big impact," tukas Bella.

Nah, sahabat Merah Putih, yuk bersama-sama jaga lingkungan hidup. Kasihan lo, gara-gara manusia, hewan maupun tumbuhan bisa terkena imbasnya. (ikh)

#Laut Indonesia #Peduli Lingkungan #Kerusakan Lingkungan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Pemkot Jakpus Tangkapi Ikan Sapu-Sapu di Kali Cideng, Pencemarannya Melebihi Ambang Batas
Permasalahan ikan sapu-sapu ini bukan hal yang baru. Sebelumnya, permasalahan ini juga sudah pernah terselesaikan di kali Ciliwung.
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
Pemkot Jakpus Tangkapi Ikan Sapu-Sapu di Kali Cideng, Pencemarannya Melebihi Ambang Batas
Indonesia
28 Perusahaan Diduga Pelanggar Lingkungan Dicabut Izin, Pemerintah Masih Buka Ruang Dialog
Pemerintah masih membuka ruang keberatan bagi 28 perusahaan yang izinnya dicabut terkait pelanggaran lingkungan, dengan menekankan kehati-hatian agar penegakan hukum tidak menimbulkan ketidakadilan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
28 Perusahaan Diduga Pelanggar Lingkungan Dicabut Izin, Pemerintah Masih Buka Ruang Dialog
Indonesia
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Namun, keberanian itu harus dibarengi dengan transparansi alokasi dana denda agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Indonesia
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
28 perusahaan perusak hutan diminta bertanggung jawab. Pencabutan izin yang dilakukan Presiden RI, Prabowo Subianto, dinilai belum cukup.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Indonesia
Tambang Ilegal Marak di Kawasan Hutan, DPR Minta Sanksi Pidana hingga Pemulihan Ekologis
Anggota Komisi IV DPR RI menegaskan tambang ilegal di kawasan hutan tak bisa ditoleransi. Data Kementerian Kehutanan mencatat 191.790 hektare tambang ilegal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Tambang Ilegal Marak di Kawasan Hutan, DPR Minta Sanksi Pidana hingga Pemulihan Ekologis
Indonesia
Prabowo dan Raja Charles Bahas Konservasi, Inggris Siap Bantu Pelestarian Ekosistem Indonesia
Inggris berkomitmen membantu Indonesia melestarikan ekosistem di 57 taman nasional. Komitmen ini disampaikan saat Presiden Prabowo bertemu Raja Charles III di London.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Prabowo dan Raja Charles Bahas Konservasi, Inggris Siap Bantu Pelestarian Ekosistem Indonesia
Indonesia
Dinilai Tegas Lindungi Lingkungan, DPR Dukung Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan
Anggota Komisi IV DPR RI mengapresiasi langkah Presiden Prabowo mencabut izin 28 perusahaan perusak lingkungan penyebab banjir di Aceh, Sumbar, dan Sumut.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Dinilai Tegas Lindungi Lingkungan, DPR Dukung Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan
Indonesia
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Presiden RI, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan penyebab banjir di Sumatra. Berikut adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Indonesia
Prabowo Perintahkan Menhut Cabut Izin Perusahaan Perusak Hutan
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, agar mencabut izin perusahaan perusak hutan.
Soffi Amira - Selasa, 16 Desember 2025
Prabowo Perintahkan Menhut Cabut Izin Perusahaan Perusak Hutan
Indonesia
Prabowo Angkat Suara soal Bencana Sumatra: Jangan Tebang Pohon Sembarangan dan Jaga Alam Sebaik-baiknya
Presiden RI, Prabowo Subianto, angkat bicara soal bencana Sumatra. Ia meminta jangan menebang pohon sembarangan dan menjaga alam sebaik-baiknya.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Prabowo Angkat Suara soal Bencana Sumatra: Jangan Tebang Pohon Sembarangan dan Jaga Alam Sebaik-baiknya
Bagikan