Misi Lintas Samudra Pertama KRI dr. Radjiman Tunggu Izin Mesir

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 15 Januari 2024
Misi Lintas Samudra Pertama KRI dr. Radjiman Tunggu Izin Mesir

KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992 menjalani penggantian cat dan perawatan sekunder, di Graving Dock Irian, PT PAL, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/11/2023) (ANTARA FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Keterisian bantuan logistik yang diangkut Kapal Bantu Rumah Sakit (KBRS) TNI AL KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 untuk warga Gaza sudah penuh, kini tinggal menunggu konfirmasi pemerintah Mesir terkait dengan proses penyaluran bantuan.

"KRI Radjiman sudah dipersiapkan. Kami tidak menerima lagi bantuan berupa bahan kontak atau logistik untuk Palestina karena sudah penuh," kata Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali usai menghadiri upacara tabur bunga Hari Dharma Samudera di Jakarta, Senin (15/1).

Menanggapi posko kemanusiaan yang sudah tidak tampak lagi di sekitar Dermaga Markas Komando Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) TNI Angkatan Laut, Jakarta, Ali mengatakan daya tampung KRI Radjiman sudah terisi penuh bantuan logistik berupa obat-obatan, makanan hingga kebutuhan pribadi warga Gaza, Palestina.

Baca Juga:

KRI dr Radjiman Bersandar di Jakarta Sebelum Kirim Bantuan untuk Gaza

Kapasitas yang sudah terisi penuh tersebut menyebabkan TNI AL menutup sementara penerimaan bantuan yang ada. Dilansir dari Antara, prioritas TNI saat ini mengirim bantuan kemanusiaan itu sesegera mungkin setelah mendapatkan izin dari pemerintah Mesir selaku negara yang berbatasan langsung dengan Gaza.

Menurut Ali, TNI AL yang dibantu Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan terus melakukan komunikasi dengan pihak Mesir secara intens agar izin tersebut segera dikeluarkan dalam waktu dekat.

"Kami sedang komunikasikan dengan pihak Mesir juga. Kami dibantu Kementerian Luar Negeri juga dan Kementerian Pertahanan untuk mengirimkan bahan kontak oleh KRI Rajiman ke Mesir. Dalam waktu dekat mudah-mudahan bisa dikirimkan," kata KSAL.

KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 tidak hanya dalam keadaan siap untuk menjalankan misi kemanusiaan di perairan dekat Gaza, tetapi mengangkut sejumlah bantuan logistik.

Baca Juga:

KRI dr Radjiman Dicek Kesiapan dan Dicat Ulang Sebelum Berlayar ke Palestina

Bantuan itu berupa 80 truk, di antaranya pampers (532 karung), pakaian anak-anak (600 karung), pakaian dewasa (700 karung dan 500 boks), susu (800 kardus), biskuit (650 dus), air mineral galon (1.254 galon), dan air mineral kardus (1.700 kardus),

Selanjutnya obat-obatan (460 kardus), selimut (450 karung), jaket (450 karung), serta mi instan (470 kardus). Adapun, jumlahnya jika dikelompokkan sesuai dengan wadah ada 4.080 kardus, 2.732 karung, 500 boks, dan 1.254 galon.

Jika pemerintah Mesir mengizinkan Indonesia mengirimkan KRI dr. Radjiman sebagai kapal rumah sakit bantu ke perairan aman dekat Gaza, pelayaran itu menjadi misi pertama KRI dr. Radjiman melintasi samudra dan keluar dari perairan Indonesia. (*)

Baca Juga:

Tentara Israel Bombardir Ruang Operasi RS Indonesia di Gaza

#Konflik Palestina
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Dunia
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata
Israel kembali menyerang Gaza, Palestina. Serangan tersebut membuat Israel telah melanggar perjanjian gencatan senjata.
Soffi Amira - Minggu, 23 November 2025
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata
Dunia
Bertemu Paus Leo XIV, Presiden Palestina Minta Dukungan Akhiri Konflik dengan Israel
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, bertemu dengan pemimpin Vatikan dan Gereja Katolik, Paus Leo XIV. Ia meminta dukungan untuk mengakhiri konflik dengan Israel.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
Bertemu Paus Leo XIV, Presiden Palestina Minta Dukungan Akhiri Konflik dengan Israel
Indonesia
Israel Langgar Gencatan Senjata, DPR Minta Pemerintah Indonesia Lantang Bersuara
Israel kini melanggar gencatan senjata di Gaza, Palestina. DPR pun meminta pemerintah Indonesia lantang bersuara.
Soffi Amira - Jumat, 17 Oktober 2025
Israel Langgar Gencatan Senjata, DPR Minta Pemerintah Indonesia Lantang Bersuara
Indonesia
Presiden Prabowo Sudah Bilang Siap! Gaza Tunggu Kedatangan Pasukan Garuda
Instruksi untuk menyiapkan pasukan perdamaian ini telah disampaikan Presiden Prabowo kepada TNI
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Oktober 2025
Presiden Prabowo Sudah Bilang Siap! Gaza Tunggu Kedatangan Pasukan Garuda
Indonesia
Prabowo Subianto Tegaskan Gencatan Senjata KTT Gaza Awal Perdamaian Menyeluruh di Palestina
Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina adalah komitmen moral dan politik yang sudah mengakar dalam jati diri bangsa Indonesia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Oktober 2025
Prabowo Subianto Tegaskan Gencatan Senjata KTT Gaza Awal Perdamaian Menyeluruh di Palestina
Dunia
Gencatan Senjata Mulai Berlaku, Ribuan Pengungsi Palestina Kembali ke Gaza
Gencatan senjata kini sudah berlaku. Ribuan pengungsi Palestina pun sudah kembali pulang ke Gaza.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Oktober 2025
Gencatan Senjata Mulai Berlaku, Ribuan Pengungsi Palestina Kembali ke Gaza
Dunia
20 Poin Proposal Gencatan Senjata Gaza dari Trump Hanya Wakili Kepentingan AS dan Israel
Proposal gencatan senjata dibuat Amerika Serikat dan Israel tanpa melibatkan negara-negara anggota PBB.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Oktober 2025
20 Poin Proposal Gencatan Senjata Gaza dari Trump Hanya Wakili Kepentingan AS dan Israel
Indonesia
Presiden Prabowo Siap Kirim 20 Ribu Pasukan ke Gaza, DPR: Wujud Nyata Amanat Konstitusi
Wakil Ketua Komisi I DPR menilai rencana tersebut tepat dan sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia, khususnya Pembukaan UUD 1945.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 September 2025
Presiden Prabowo Siap Kirim 20 Ribu Pasukan ke Gaza, DPR: Wujud Nyata Amanat Konstitusi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Israel Ajak Indonesia Perang karena Sering ‘Berisik’ soal Invasi Palestina
Israel dikabarkan mengajak Indonesia berperang, karena sering bersuara soal invasi di Palestina. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 25 September 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Israel Ajak Indonesia Perang karena Sering ‘Berisik’ soal Invasi Palestina
Dunia
Israel Mau Relokasi Paksa Warga Gaza Utara, Komisi I DPR: Bertentangan dengan Prinsip Kemanusiaan
Israel mau merelokasi paksa warga Gaza Utara ke Selatan. Komisi I DPR pun menilai, bahwa itu bertentangan dengan prinsip kemanusiaan. Lalu, menjadi sebuah pelanggaran serius.
Soffi Amira - Selasa, 19 Agustus 2025
Israel Mau Relokasi Paksa Warga Gaza Utara, Komisi I DPR: Bertentangan dengan Prinsip Kemanusiaan
Bagikan