Minyak Kelapa Aman Jadi Pelumas? Ini Faktanya
Ilustrasi minyak kelapa. (Foto: Unsplash/Tijana Drndarski)
MerahPutih.com - Penggunaan pelumas dapat meningkatkan pengalaman seksual. Beredar banyak pelumas di pasaran, sementara beberapa pasangan boleh jadi mengandalkan pemakaian minyak kelapa sebagai alternatifnya.
Pelumas dijual di pasaran sebetulnya dapat mengganggu keseimbangan Ph Miss V. Hal ini membuat Miss V rentan terkena infeksi.
Baca juga:
Lantas bagaimana dengan minyak kelapa, apakah aman untuk dijadikan sebagai pelumas?
Dilansir Health, Dokter Kesehatan Wanita Sherry Ross, MD mengatakan minyak kelapa aman untuk dijadikan sebagai pelumas.
"Minyak kelapa adalah pelumas alami, bebas pengawet, dan hemat biaya,” ujarnya.
Senada dengan Ross, Dokter Obgyn Nita Landry, MD, mengatakan minyak kelapa memiliki kandungan yang baik apabila dimanfaatkan sebagai pelumas.
Baca juga:
Tak ada Salahnya Sesekali Pakai Pelumas agar Bisa Meraih Orgasme
“Minyak kelapa adalah minyak nabati yang diekstrak dari daging kelapa matang dan memiliki banyak kualitas baik,”
Landry menegaskan bahwa minyak kelapa memilik efek melembapkan. Minyak kelapa juga memilki sifat antimikroba dan sifat antijamur.
Minyak kelapa memilki kelebihan sebagai pelumas. Minyak ini lebih licin dibandingkan pelumas nan dijual, sehingga membuat penetrasi seks jadi lebih baik.
Minyak kelapa dapat melumasi organ intim lebih baik, tidak menggumpal seperti produk pelumas di luar sana. Namun, masih diperlukan penelitian untuk membuktikan bahwa minyak kelapa memang dianjurkan untuk digunakan sebagai pelumas. (ikh)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya