Minimnya Informasi Rumah Sakit Kosong Jadi Tantangan Kota Bandung

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 01 September 2021
Minimnya Informasi Rumah Sakit Kosong Jadi Tantangan Kota Bandung

Sosialisasi Sistem Informasi dan Manajemen Rumah Sakit Kota Bandung di Jalan Cikutra Baru Raya, Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Salah satu tantangan berat yang dihadapi Pemkot Bandung ketika meledaknya kasus COVID-19 adalah minimnya informasi terkait rumah sakit kosong. Hal ini berdampak pada keterlambatan pelayanan pada pasien COVID-19 dan menimbulkan kasus kematian.

"Kemarin kita tidak mengetahui RS yang kosong dan masyarakat tidak mengetahui harus datang ke mana," tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara, saat membuka Sosialisasi Sistem Informasi dan Manajemen Rumah Sakit Kota Bandung di Jalan Cikutra Baru Raya, Rabu (1/9).

Untuk menjawab kebutuhan informasi tentang rumah sakit, Pemkot Bandung bekerja sama dengan PT Jasamedika Sarana akan mengembangkan sebuah aplikasi perangkat lunak (sofware application) yang mampu menampung semua informasi dari seluruh rumah sakit (RS) di Kota Bandung.

Baca Juga:

Stok Plasma Konvalesen di PMI Kota Bandung Kini Tersedia, meski Terbatas

Hadirnya sistem yang nantinya terintegrasi dengan 37 rumah sakit, 80 puskesmas, dan klinik utama di Kota Bandung, diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mengurangi fatalitas.

"Diharapkan nanti ada terintegrasi antara seluruh RS untuk data-data tertentu yang dibutuhkan, baik oleh pemkot sebagai dasar kebijakan dan juga bagi masyarakat," tutur Ahyani.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, nantinya aplikasi tersebut dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Hanya dalam satu genggaman, semua informasi pelayanan kesehatan tersedia dalam satu aplikasi.

Pengecekan vaksinasi COVID-19 sebagai syarat masuk mal di Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)
Pengecekan vaksinasi COVID-19 sebagai syarat masuk mal di Bandung. (Foto: MP/Humas Pemkot Bandung)


Misalnya, seperti data ketersediaan jumlah kamar tidur yang kosong, ruangan ICU, oksigen, dan lain sebagainya.

"Jadi begitu ada masyarakat yang terkena persoalan kesehatan mereka akan tahu harus ke mana, itu kepentingan ideal," tutur Ema Sumarna.

Sehingga nantinya, terang Ema, masyarakat bisa mengetahui situasi dan kondisi di RS. Harapannya, tak ada lagi masyarakat yang kesulitan mencari RS yang kosong.

"Saya ingin masyarakat itu nanti segala sesuatunya lebih mudah, semua informasi itu hanya dalam satu genggaman," tuturnya.

"Insyaallah Oktober bisa mulai diakses oleh masyarakat, tinggal nanti publikasinya," imbuhnya.

Baca Juga:

Laju Penularan COVID-19 di Bandung Terus Menurun

Di samping itu, Ema mengingatkan, hadirnya aplikasi ini merupakan bagian dari komitmen yang kuat. Bahwa dalam menangani masalah apa pun terutama kesehatan, perlu adanya dorongan dan komitmen yang kuat dari siapa pun.

"Tanpa komitmen, pergerakan mencapai tujuan organisasi itu tak akan tercapai. Untuk itu mari kita berkomitmen," serunya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Kasus COVID-19 Kota Bandung Bertambah 43 Orang

#Kota Bandung #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Saat ini tiga level pemerintahan masih intensif mendiskusikan arah kebijakan terbaik bagi Kebun Binatang Bandung, termasuk konsep pengelolaan dan fungsi kawasan ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Olahraga
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
"Kita tunjukkan bahwa Bobotoh bisa tetap tertib, baik dalam kondisi senang maupun sedih, tanpa menyusahkan orang lain,” kata Farhan.
Frengky Aruan - Jumat, 09 Januari 2026
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Bagikan