Miliki Ratusan Ekstasi, Diki Dituntut 17 Tahun Penjara

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 09 Februari 2018
Miliki Ratusan Ekstasi, Diki Dituntut 17 Tahun Penjara

Ilustrasi (Pixalbay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jaksa penuntut umum menuntut Diki Agustina (22) dengan hukuman pidana 17 tahun penjara. Ia dituntut dalam kasus kepemilikan ekstasi sebanyak 550 butir atau setara dengan 149,78 gram dan 466 butir pil ketamine.

Terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 114 dan 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika sebagaimana dakwaan kesatu primair.

"Memohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan menangani perkara ini menjatuhkan hukuman pidana selama 17 tahun," kata jaksa Tedi Setiawan di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LL RE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (8/2).

Menurut Tedi, perbuatan terdakwa terbukti melawan hukum karena menawarkan atau menjual, menyimpan, atau menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman berupa ekstasi sebanyak 550 gram atau setara dengan 149,78 gram, dan 466 tablet pil ketamin.

Tuntutan tersebut sudah berdasarkan pertimbangan. Hal yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak membantu upaya pemerintah dalam hal pemberantasan narkotika, dan pernah dihukum sebelumnya dalam kasus serupa. Sementara hal meringankan, terdakwa sopan di persidangan.

Tedi menjelaskan, kasus tersebut berawal saat terdakwa ditangkap oleh Ditres Narkoba Polda Jabar 17 Juni 2017, dalam bus Wanayasa jurusan Jakarta-Garut di rest area KM 57 Kabupaten Kawarang karena memiliki sabu seberat 199,2 gram dari Ato (DPO) dan sudah diputus dalam perkara terpisah.

Kemudian sekitar pukul 19.30 WIB, dilakukan penggeledahan di rumah terdakwa di kawasan Cicaheum, dan ditemukan barang bukti ekstasi sebanyak 550 butir warna hijau gambar omega dalam plastik bening yang disimpan di kantong plastik hitam.

Selain itu, ditemukan juga 466 butir ketamin warna pink gambar CK dalam plastik klip bening dibungkus kantong plastik oranye, serta timbangan digital, sebuah sendok modifikasi. Semua barang bukti ditemukan dalam rak lemari TV di kamar tidur terdakwa.

Sidang yang dipimpin majelis hakim Lince Anapurba itu ditunda pekan depan. Pihak terdakwa akan mengajukan pembelaan atau eksepsi. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Bos Pemilik Ekstasi Diburu, Satnarkoba Polrestro Bekasi Sambagi Kota Depok

#Ekstasi #Narkoba
Bagikan
Ditulis Oleh

Yugi Prasetyo

Berita Terkait

Indonesia
BNN Tangkap 2 Turis Rusia di Bali, Selundupkan 7,8 Kilogram Hashish dari Thailand
BNN menangkap dua turis Rusia di Bali terkait penyelundupan hashish seberat 7,8 kilogram dari Thailand. Terungkap melalui operasi controlled delivery bersama Bea Cukai.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
BNN Tangkap 2 Turis Rusia di Bali, Selundupkan 7,8 Kilogram Hashish dari Thailand
Indonesia
Pakai Narkoba Sabu, Anggota Brimob Polda Kaltim Dipecat Kesatuannya
Bripka Dedy Wiratama yang bertugas sebagai Bintara Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim terbukti melanggar Kode Etik Profesi Polri berupa penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Pakai Narkoba Sabu, Anggota Brimob Polda Kaltim Dipecat Kesatuannya
Indonesia
BNN Ungkap Ratusan Liquid Vape Mengandung Narkotika, Wamenkes: Bahaya bagi Generasi Muda
Wamenkes Benjamin Paulus mengaku terkejut setelah mendapat laporan BNN soal penyalahgunaan vape untuk narkoba. Usai temuan 298 liquid vape mengandung narkotika.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
BNN Ungkap Ratusan Liquid Vape Mengandung Narkotika, Wamenkes: Bahaya bagi Generasi Muda
Olahraga
Raheem Sterling Berurusan dengan Polisi Usai Tabrak Pembatas Jalan Tol Pakai Lamborghini
Polisi melepaskan Sterling dengan status jaminan setelah menjalani pemeriksaan awal guna menunggu proses penyelidikan lanjutan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Raheem Sterling Berurusan dengan Polisi Usai Tabrak Pembatas Jalan Tol Pakai Lamborghini
Indonesia
Petugas LP Sragen Gagalkan Penyelundupan 10,9 Gram Sabu, Disembunyikan di Alat Vital
Narkoba diduga akan diberikan kepada suaminya yang menjadi warga binaan LP tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Petugas LP Sragen Gagalkan Penyelundupan 10,9 Gram Sabu, Disembunyikan di Alat Vital
Indonesia
Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Ganja di Cipondoh Tangerang, Bermula dari Laporan Informan
Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat adanya aktivitas transaksi narkotika di kawasan Jalan Almamur Kebalen, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Ganja di Cipondoh Tangerang, Bermula dari Laporan Informan
Indonesia
DPR Apresiasi Bareskrim Polri Bongkar TPPU Narkoba, Minta Bandar Dimiskinkan
Komisi III DPR mengapresiasi Bareskrim Polri dalam membongkar kasus narkoba. Bandar narkoba minta dimiskinkan.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
DPR Apresiasi Bareskrim Polri Bongkar TPPU Narkoba, Minta Bandar Dimiskinkan
Dunia
3 Tewas Terpapar Zat tak Dikenal di New Mexico, AS, Belasan Petugas Penyelamat Masuk Karantina
Pejabat di University of New Mexico Hospital mengonfirmasi 23 pasien yang terpapar telah diperiksa dan didekontaminasi setelah dibawa ke rumah sakit.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
3 Tewas Terpapar Zat tak Dikenal di New Mexico, AS, Belasan Petugas Penyelamat Masuk Karantina
Indonesia
Kampung Narkoba di Samarinda Digerebek, DPR Desak Penindakan Tanpa Tebang Pilih
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Polri membongkar bandar besar dan dugaan beking aparat usai penggerebekan kampung narkoba di Samarinda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Kampung Narkoba di Samarinda Digerebek, DPR Desak Penindakan Tanpa Tebang Pilih
Indonesia
Polisi Terlibat Kasus Narkoba, Bareskrim: tak ada Kompromi, Sanksi Dipecat
Menjadi bukti keseriusan Polri dalam melakukan penegakan hukum secara profesional dan tanpa kompromi.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Polisi Terlibat Kasus Narkoba, Bareskrim: tak ada Kompromi, Sanksi Dipecat
Bagikan