Mesra Anies-RK Makan Bubur Diaduk Biar Rasa Merata

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 Februari 2022
Mesra Anies-RK Makan Bubur Diaduk Biar Rasa Merata

Anies dan Ridwan Kamil. (Foto: Medsos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Momen mesra kembali diperlihatkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Gubernur Jawa, Barat Ridwan Kamil atau RK. Kebersamaan ini ditunjukan ketika keduanya menyantap bubur ayam di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Keduanya bertemu untuk menghadiri kegiatan Urban 20 Talks dengan tema Kota, Desa dan Pemuda di Era Digital yang digelar di Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga:

9 Capres Jagoan PSI: Jenderal Andika Sampai Sri Mulyani, Minus Anies

Sebelum menikmati bubur ayam, Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil lebih dulu menawarkan Anies makanan yang lain yang ada di Jalan Asia Afrika tersebut.

"Bisa nasi goreng kalau mau dan lain-lain," tanya Kang Emil kepada Anies.

"Wih mantap" balas Anies langsung.

Hingga akhirnya keduanya memilih bubur ayam pinggir jalan bernama PR Thea Bandung.

Terlihat dalam video Story Instagramnya, Anies melakukan jejak pendapat atau polling tim bubur ayam diaduk atau tidak.

"Sekarang ada tim baru lagi ngecapinnya muter muter atau ngecapinnya zig-zag," ucap Kang Emil.

Hal itu, sontak membuat Anies tertawa. Kang Emil kembali menyebut bahwa bubur ayam diaduk itu biar rasanya merata.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Antara)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Antara)

"Diaduk itu biar rasanya merata," ucap Kang Emil.

Tak hanya itu, ketika makan bubur ayam Anies Baswedan dan Ridwan Kamil diiringi dengan pemusik jalanan untuk meramaikan suasana malam di Jalan Asia Afrika Bandung.

"Bikin ketagihan," kata Anies.

Terakhir ketiganya, Kang Emil-Anies Baswedan beserta musisi jalanan tersebut melakukan sesi foto bersama. (Asp)

Baca Juga:

Prabowo, Ganjar dan Anies Dominasi Elektabilitas Survei Pilpres

#Anies Baswedan #Ridwan Kamil #Pilpres #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Dunia
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Seusai menang besar dalam pemilu di negara bagian Sachsen-Anhalt, Jerman bagian timur, partai kanan ekstrem Alternatif untuk Jerman (Alternative Fur Deutschland/AfD) kini mengincar kemenangan dalam pemilu federal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Bank BJB, KPK Buka Peluang Kembali Periksa Ridwan Kamil
Taufik menjelaskan peluang tersebut terbuka, terutama untuk melengkapi berkas perkara para tersangka yang sudah ditahan KPK.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Bank BJB, KPK Buka Peluang Kembali Periksa Ridwan Kamil
Bagikan