Kesehatan

Menurunkan Tekanan Darah Secara Alami Cukup dengan Gaya Hidup Sehat

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 17 Oktober 2022
Menurunkan Tekanan Darah Secara Alami Cukup dengan Gaya Hidup Sehat

Jaga tekanan darah tetap stabil dengan gaya hidup sehat. (Foto: Unsplash/Mockup Graphics)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENGATASI darah tinggi tak melulu harus dengan mengonsumsi obat. Menerapkan gaya hidup sehat menjadi solusinya. Gaya hidup sehat efektif untuk menjaga tekanan darah. Kamu hanya perlu niat dan rutin melakukannya.

Mengutip laman Alodokter, tekanan darah tinggi terjadi apabila pengukuran mencapai angka 140/90mmHg atau lebih. Kamu harus waspada saat tekanan darah tidak normal, sebab organ tubuh seperti saraf, jantung, mata, ginjal, dan otak bisa rusak.

Baca Juga:

Turunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Minuman Ini

Empat gaya hidup sehat ini ampuh untuk menurunkan tekanan darah secara alami, antara lain:

1. Olahraga

Jangan malas gerak. Segera memulai olahraga jika biasanya kamu hanya bermalas-malasan di sofa atau tempat tidur. Olahraga 30 menit tiap hari mampu menurunkan darah tinggi. Tak hanya itu, aktivitas fisik ini juga cara tepat untuk menurunkan berat badan, mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan jantung.

Berenang bisa menjadi olahraga pilihan. (Foto: Unsplash/Brian Matangelo)

Joging, bersepeda, dan berenang bisa menjadi pilihan olahraga terbaik untuk kamu. Jika ini menjadi pertama kalinya berolahraga, melakukan jalan santai juga tidak menjadi masalah.

2. Pola makan sehat

Apa yang kamu konsumsi memengaruhi kondisi tekanan darah. Penting untuk memasukkan makanan sehat dalam menu harian kamu. Asupan tinggi serat semisal buah, sayur, dan biji-bijian wajib menjadi makanan favorit kamu karena terbukti mampu menurunkan tekanan darah.

Baca Juga:

5 Cara Efektif Turunkan Tekanan Darah

Selain itu, batasi mengonsumsi garam untuk mempertahankan tekanan darah stabil. Makanan cepat saji, sosis, hingga kornet perlu kamu batasi, bahkan dihindari lantaran mengandung garam tinggi. Alkohol juga pantang dikonsumsi karena selain membuat tekanan darah meningkat, juga membuat kamu berpotensi mengalami penyakit kronis.

Jangan stres agar tidak darah tinggi. (Foto: Unsplash/Luis Villasmil)

3. Kelola stres

Banyak pikiran sampai bikin stres tidak baik untuk kesehatan. Stres membuat tubuh memproduksi hormon yang akan meningkatkan tekanan darah. Buang pemikiran-pemikiran negatif dalam pikiran kamu. Istirahat sejenak dari kesibukan. Ganti dengan melakukan olahraga dan meditasi.

4. Tidur cukup

Hentikan kebiasaan begadang. Pastikan kamu memiliki waktu tidur malam tujuh sampai sembilan jam dalam sehari. Kurang waktu tidur membuat hormon tidak seimbang. Jika ini terjadi pada tubuh kamu, tekanan darah otomatis akan meningkat. (ikh)

Baca Juga:

Bahaya Hipertensi Bagi Pasien COVID-19

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Bagikan