Menteri Rini Khawatirkan Cara Bareskrim Geledah Pelindo
Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi (dari kiri-kanan), Dirut Garuda Indonesia Arif Wibowo, Dirut BTN MaryonoANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/ed/ama/15
MerahPutih Nasional - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno lagi-lagi membela R J Lino ihwal penggeledahan yang dilakukan Badan
Reserse Kriminal (Bareskrim), Jumat (29/8), di kantor Pelindo II, Jakarta Utara. Pasalnya, penggeledahan tersebut dapat mengkhawatirkan CEO dan karyawan.
"BUMN ini pada dasarnya profesional. Marilah kita cari jalan keluarnya agar tidak membuat kekhawatiran bagi CEO dan karyawannya," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (3/9).
Bahkan, lanjut Rini, jika Bareskrim ingin melakukan penggeledahan, alangkah baiknya terlebih dahulu memberitahu ke pihak yang bersangkutan. Aparat mengenakan pakaian bersenjata seperti orang bersiaga perang. Menurutnya, hal itu sangat mengerikan. "Karena kalau kemarin saya melihat di TV. Penggeledahan yang dilakukan di Pelindo cukup mengagetkan orang banyak, mereka (aparat) pakai senjata, itu yang kami lihat," pungkas Rini.
Rini juga mengklaim bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah memberikan konfirmasi terkait transaksi pengadaan 10 alat bongkar muat (crane). Menurutnya. pengadaan itu tidak bermasalah. (rfd)
Baca Juga:
Dirut Pelindo Murka Ruangannya Digeledah, Kapolri Jend Badrodin Haiti Cuek
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Bareskrim Polri Rilis Kasus Akses Ilegal dan Pencucian Uang Judi Online di Jakarta
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Modus Operandi Sistem Tempel dalam Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali, seperti Apa?
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Polisi Naikkan Temuan Kayu Gelondongan Saat Banjir Sumatera ke Penyidikan
Bareskrim Fokus Usut Sumber Kayu Ilegal Logging yang Terseret Banjir di Sungai Tamiang
Bareskrim Usut Tidak Pidana Dari Temuan Gelondongan Kayu Ditemukan Saat Bencana Banjir Sumatra
207 Ribu Ekstasi 'Tak Bertuan' Ditemukan di Tol Bakauheni, Polisi Duga Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terlibat
Polisi Bongkar Penyelundupan Narkoba Lintas Provinsi, Nilainya Capai Rp 207 Miliar