Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Menteri PUPR Tinjau Pembangunan RS Darurat COVID-19 di Yogyakarta

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 29 April 2020
Menteri PUPR Tinjau Pembangunan RS Darurat COVID-19 di Yogyakarta

Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono (depan-kiri) di RSA UGM. (Foto: MP/Humas UGM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun dua gedung baru di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM Yogyakarta. Dua gedung baru akan dijadikan tempat isolasi para pasien positif corona serta PDP.

Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan dua gedung baru tersebut pada Rabu (29/4). Ia datang didampingi oleh Rektor UGM dan Direktur RSA UGM.

Baca Juga:

MPR Kritik Pemerintah karena Maraknya Pembagian Bansos Tak Tepat Sasaran

"Dua gedung ini ditargetkan akan selesai pada 27 Mei mendatang. Gedung berkapasitas 107 kamar isolasi ICU dan ruang rawat inap," ujar Basuki di RSA UGM.

Ia menjelaskan, Yogyakarta adalah daerah ketiga yang dibangun rumah sakit darurat corona setelah Lamongan dan Kepulauan Riau.

Menurutnya, pembangunan gedung darurat covid di RSA UGM tidak memerlukan waktu lama karena sudah ada kontruksi bangunan yang dibangun sejak 2010 lalu.

“Sudah uji teknis, beberapa struktur perlu penguatan strukturnya. Sementara panel sudah ada dan perlatan medis sudah siap semua sesuai rekomendasi Kemenkes,” kata Basuki.

Menteri PUPR RI Basuki Hadimulyono di RSA UGM. (Foto: MP/Humas UGM)
Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono di RSA UGM. (Foto: MP/Humas UGM)

Pembangunan dua gedung baru ini dimulai sejak 20 April lalu. Dalam 9 hari pengerjaan, tingkat kemajuan penyelesaian pembangunan mencapai 28 persen.

Pembangunan gedung darurat penangnan pasien COVID-19 ini tidak berbeda jauh dengan pembangunan rumah sakit darurat di pulau Galang, Kepulauan Riau.

“Di Pulau Galang ada 340 bed, sekarang terisi 150-an. Namun, kita harus siap jika yang masuk lebih banyak, kalau sedikit justru alhamdulillah. Mudah-mudahan bisa terlayani,” katanya.

Pembangunan gedung dalam kondisi darurat ini menurut mengharuskan penyedia jasa dan kontraktor melaksanakan pembangunan lebih cepat, namun tidak mengurangi kualitas dari bangunan yang dihasilkan.

“Semua sesuai standardisasi dan metodologi kerja lebih cepat. Sudah sesuai dengan kontrak kerjanya,” katanya.

Rektor UGM Panut Mulyana mengatakan, dua gedung baru yang digunakan untuk penanganan pasien corona ini merupakan bekas gedung yang tertunda pengerjaannya sejak 10 tahun lalu.

“Sudah tertunda sepuluh tahun belum terselesaikan dan kami berharap gedung ini segera dimanfatakan untuk penaganan dan penangulangan covid-19,” kata Panut.

Baca Juga:

May Day 2020, Kapolda Jateng Tidak Berikan Izin Demo di Tengah Pandemi COVID-19

Apabila pandemic COVID-19 telah selesai, kata Rektor, gedung baru ini akan dimanfaatkan sesuai perencanaan semula untuk penanganan penyakit menular di RSA UGM.

Direktur RSA dr Arief Budiyanto mengatakan, pembangunan dua gedung darurat COVID-19 ini akan diselesaikan dalam waktu kurang lebih satu bulan ini dikerjakan dalam masa pandemic virus corona. Namun demikian, gedung tersebut nantinya diharapkan bisa membantu penanganan pasien corona di DIY dan sekitarnya.

“Pembangunan gedung ini berlangsung cepat. Apalagi RSA ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan COVID-19. Sejak 17 Maret lalu, sudah ada 1.197 pasien yang kita periksa,” katanya.

Ia menyebutkan, selama masa pandemik, RSA UGM merawat empat pasien positif COVID -19. Tiga di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan satu pasien dalam masa perawatan. Namun adanya keterbatasan ruang isolasi, sekitar 15 orang WNA asal India dan 9 di antaranya dinyatakan positif terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Sardjito. “Kapasitas ruang isolasi terbatas,” katanya.

Seperti diketahui, dua gedung baru yang dibangun yakni Gedung Arjuna dan Yudhistira berupa struktur beton bertulang yang sudah dibangun sejak 2010 lalu. Bangunan seluas 7.120 meter persegi ini akan menyediakan 107 kamar pasien. Gedung yang masing-masing terdiri dari lima lantai ini akan diperuntukan sebagai ruang isolasi kritis, ruang perawatan PDP, ruang ganti medis, ruang istirahat tenaga kesehatan, dan ruang poliklinik COVID-19. (Teresa Ika)

Baca Juga:

Pemerintah Soroti Tenggang Rasa di Lingkungan Rumah selama Pandemi COVID-19

#Yogyakarta #Basuki Hadimuljono #UGM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Pengacara Ferdinand Hutahaean yang mendampingi Garda Prabowo, mengatakan bahwa pernyataan Tiyo yang diadukan adalah terkait membandingkan Presiden Prabowo dengan hewan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Indonesia
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Politisi PDI-P Deddy Sitorus menilai kericuhan dalam diskusi di UGM tidak lepas dari akumulasi kemarahan mahasiswa. Singgung posisi Budiman Sudjatmiko saat ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Indonesia
Penolakan Pejabat Negara di UGM, Qodari: Demokrasi Harus Mengedepankan Dialog
Kabakom Ri, Muhammad Qodari, menanggapi penolakan sebagian mahasiswa UGM terhadap kehadiran pejabat pemerintah dalam forum diskusi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Penolakan Pejabat Negara di UGM, Qodari: Demokrasi Harus Mengedepankan Dialog
Indonesia
Budiman Sudjatmiko Buka Suara soal Penggerudukan Diskusi di UGM: Kami Datang untuk Berdialog
Budiman Sudjatmiko mengungkap kronologi penggerudukan diskusi di UGM yang juga dihadiri Nusron Wahid dan Sudaryono. Sebut forum berakhir setelah situasi memanas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Budiman Sudjatmiko Buka Suara soal Penggerudukan Diskusi di UGM: Kami Datang untuk Berdialog
Indonesia
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Fenomena api misterius lebih dari 90 kali muncul di Sleman. Pemkab tunggu hasil kajian tim UGM, BRIN, dan BPPTKG untuk tentukan langkah darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Bagikan