Menteri Pertahanan Israel Tebar Kebencian, Sebut Pemimpin Tertinggi Iran tidak Bisa Dibiarkan Terus Hidup

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 20 Juni 2025
 Menteri Pertahanan Israel Tebar Kebencian, Sebut Pemimpin Tertinggi Iran tidak Bisa Dibiarkan Terus Hidup

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — MENTERI Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tdak bisa lagi dibiarkan terus hidup di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Iran. Hal itu ia ungkapkan pada Kamis (19/6).

“Khamenei secara terbuka menyatakan ia ingin Israel dihancurkan. Dia sendiri yang memberi perintah untuk menembakkan rudal ke rumah sakit,” kata Katz kepada wartawan setelah sebuah rumah sakit di Beersheba terkena serangan rudal, dikutip Mediaite.

“Ia menganggap penghancuran negara Israel sebagai sebuah tujuan. Orang seperti ini tidak bisa dibiarkan hidup,” tegasnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyiratkan bahwa Khamenei bisa menjadi target pasukan Israel saat berkunjung ke Beersheba pada Kamis. “Saya sudah tegaskan tidak ada yang kebal. Dalam perang, saya percaya bahwa seseorang harus memilih kata-kata dengan hati-hati dan mengeksekusi tindakan dengan presisi,” katanya saat ditanya tentang pemimpin tertinggi Iran.

Baca juga:

Tutup Ruang Dialog dengan AS selama Serangan Israel ke Iran Berlanjut, Menlu Iran: Mereka Mitra dalam Kejahatan Ini

Seorang pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada AFP pada Minggu bahwa pemerintahan Donald Trump telah memperingatkan Israel setelah mengetahui bahwa Israel berencana menyerang pemimpin tertinggi Iran.

“Presiden Trump menentangnya dan kami memberi tahu Israel untuk tidak melakukannya,” kata pejabat tersebut.

Meski demikian, Presiden Donald Trump sendiri tampak mengancam Khamenei dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Selasa. “Kami tahu persis lokasi ‘Pemimpin Tertinggi’ itu bersembunyi. Dia target yang mudah, tapi aman di sana. Kami tidak akan membunuhnya (setidaknya untuk saat ini). Namun, kami tidak ingin rudal ditembakkan ke warga sipil, atau tentara Amerika. Kesabaran kami hampir habis. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap hal ini,” kata Trump.

Trump juga menuntut penyerahan tanpa syarat dari Iran saat pemerintahannya masih terus memperdebatkan apakah akan ikut bergabung dalam konflik Israel melawan negara tersebut.(dwi)

Baca juga:

Donald Trump Tetapkan Tenggat 2 Minggu untuk Putuskan Posisi AS dalam Konflik Israel-Iran

#Israel #Iran #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
AS mengklaim mendukung para pengunjuk rasa damai di seluruh dunia, termasuk di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Indonesia
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Dunia
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Trump mengatakan uang hasil penjualan akan berada di bawah kendalinya dan digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
 Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Dunia
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Trump mengatakan minyak itu akan dijual pada harga pasar, dan hasilnya akan dikontrol oleh dirinya sebagai Presiden Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Dunia
Niat Caplok Greenland, AS Bahas Opsi Gunakan Kekuatan Militer
Berbagai opsi dipertimbangkan pihak AS untuk Greenland, mulai dari pembelian hingga penggunaan militer.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Niat Caplok Greenland, AS Bahas Opsi Gunakan Kekuatan Militer
Dunia
Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat
Pemerintah Kuba menyampaikan bahwa 32 pejuang yang menjalankan tugas keamanan dan pertahanan di Caracas
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat
Bagikan