Menteri Khofifah Targetkan Pencairan BPNT Selesai November
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (MP/Dery Ridwansah)
MerahPutih.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menargetkan seluruh tahapan pencairan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di berbagai daerah bisa diselesaikan hingga akhir November 2017.
"Sudah ada kesepakatan antara Kemensos dan Himbara (himpunan bank milik negara) bahwa untuk pencairan BPNT dan PKH hingga November sudah tuntas," kata Menteri Khofifah dalam acara Rakor dan Evaluasi Pelaksanaan BPNT 2017 di Yogyakarta, Rabu.
Selama ini, kata Khofifah, BPNT dicairkan dalam enam tahap dan PKH dalam empat tahap setiap tahun.
"Jika di daerah masih ada (BPNT) yang baru dua tahap atau tiga tahap tolong pastikan November ini enam tahap harus sudah tuntas," katanya.
Menurutnya, apabaila seluruh tahap pencairan BPNT dan PKH bisa diselesaikan November, maka pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk penerima BPNT baru sudah bisa dimulai pada Desember 2017.
Pendistribusian KKS baru perlu segera diperluas karena menurut Khofifah hingga akhir 2017 penyaluran BPNT baru menyasar 44 kota dengan total 1,28 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Pada 2018, kata Khofifah sasarannya akan diperluas menjadi 98 kota dan 118 kabupaten dengan total 10 juta KPM.
Oleh sebab itu, lanjut Khofifah, evaluasi pencairan BPNT selama 2017 penting dilakukan, apalagi mulai 2018 akan ada integrasi penyaluran bantuan sosial (bansos) nontunai baik PKH, BPNT, maupun subsidi elpiji tiga kilogram.
Dengan integrasi penyaluran bansos nontunai, katanya, diharapkan terwujud adanya perlindungan sosial yang komprehensif sehingga efektif menekan angka kemiskinan sesuai target pemerintah saat ini.
Ia menyebutkan, saat ini dari keseluruhan penerima PKH, 11 persen di antaranya merupakan masyarakat dengan status ekonomi terendah dan BPNT 25 persen merupakan masyarakat dengan status ekonomi terendah. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Maidi Resmi Tersangka OTT KPK, Khofifah Tunjuk F Bagus Jadi Plt Walkot Madiun
Kabar Gembira! Dana Tunggu Korban Banjir Sumatera Rp 600 Ribu Per Bulan Segera Cair
Mendagri Tito Ungkap Bantuan 30 Ton di Medan Ternyata Bukan dari Pemerintah UEA
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bagikan Bansos Rp 50 Juta Akhir Tahun ini untuk Biaya Sekolah dan Bayar Utang
Posyandu Bakal Jadi Tempat Aduan Bantuan Sosial
Bermain Judol, Ribuan Penerima Bantuan di Yogyakarta Dihentikan
Strategi Jitu Khofifah dan Serikat Buruh Dukung Marsinah Dapatkan Gelar Pahlawan Nasional, Turun Gunung Cari Data Anti Hoaks ke Sumber Asli
Peringatan Hari Pahlawan 10 November, Seluruh Rakyat Indonesia Diminta Mengheningkan Cipta Serentak Pukul 08.15
Program Bantuan Pangan Dihentikan, Setengah dari Negara Bagian AS Gugat Pemerintahan Donald Trump
Penyaluran Bantuan Rp 900 Ribu Melalui PT Pos Masih Terkendala, Kemensos Janji Percepat Validasi