Menteri Khofifah Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Lombok

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 23 November 2017
Menteri Khofifah Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Lombok

Menteri Sosial Kofifah Indar Parawansa (kanan) meninjau lokasi banjir bandang di Desa Sepit, Kecamatan Keruak, Selong, Lombok Timur, NTB, Kamis (23/11). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi banjir bandang di Desa Sepit, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, sekaligus menyerahkan bantuan untuk para korban.

Total nilai bantuan yang diberikan senilai Rp 236 juta, terdiri atas bantuan logistik senilai Rp 203 juta, santunan bagi ahli waris dua korban meninggal dunia masing-masing sebesar Rp 15 juta, santunan bagi satu korban luka ringan Rp 2,5 juta, dan bantuan kebutuhan pokok untuk beberapa korban terdampak.

Bantuan diterima oleh pejabat yang mewakili Bupati Lombok Timur H Mohammad Ali Bin Dachlan, dan ahli waris dari dua korban banjir bandang yang meninggal dunia, yakni Weisila Cantika Bilian (9), akibat tertimpa bangunan rumah dan Rozi Gazali (15), akibat hanyut terbawa banjir.

Pada kesempatan itu, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sejumlah pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), di antaranya semua pihak terkait agar menyegerakan bantuan pangan bagi korban terdampak.

Selain itu, para orang tua mendorong dan memberikan semangat kepada anak-anak agar segera kembali ke sekolah serta memastikan kondisi layanan kesehatan dan fasilitas rumah ibadah.

"Tadi selesai membuka acara Musyawarah Nasional Nahdlatul Ulama (NU), Presiden Jokowi menitip salam kepada warga, beliau tidak bisa datang karena padatnya acara. Tapi, beliau menitip tiga pesan utama, yakni cek sekolah-sekolah, tempat ibadah, dan layanan kesehatan," kata Khofifah seperti dikutip dari Antara di Lombok, Kamis (23/11)

Perempuan yang akan maju para Pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada 2018 itu juga mengimbau warga mewaspadai kondisi cuaca saat ini yang memasuki fase ekstrem.

Kondisi tersebut terjadi hampir di seluruh Indonesia, termasuk di Pulau Jawa. Selain itu, ada juga bencana alam meletusnya Gunung Agung, di Bali, beberapa waktu lalu.

"Semoga kita semua bisa menjalani dan menerima ujian ini," kata Khofifah sambil mengajak seluruh warga yang menyambutnya untuk melantunkan salawat Nabi Muhammad SAW.

Data Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, tercatat banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (18/11) sekitar pukul 18.00 WITA, merendam 11 desa di empat kecamatan, yakni Kecamatan Sakra, Sakra Barat, Keruak, dan Jerowaru.

Bencana tersebut disebabkan oleh meluapnya air dari lima anak sungai. Empat kecamatan terendam air setinggi tiga meter pada malam hari, sehingga menyebabkan ratusan kepala keluarga mengungsi ke tempat lebih aman.

Banjir bandang tersebut menyebabkan sebanyak 197 rumah berat, 158 rusak sedang, dan 415 rusak ringan. Ada juga 15 jembatan di dalam pedesan yang rusak dan dua tempat ibadah berupa musala.

Bencana alam tersebut juga menyebabkan dua korban jiwa meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan. (*)

#Menteri Sosial #Khofifah Indar Parawansa #Bantuan Sosial
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Maidi Resmi Tersangka OTT KPK, Khofifah Tunjuk F Bagus Jadi Plt Walkot Madiun
Wali Kota Madiun Maidi resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang berlangsung Senin (19/1) lalu.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Maidi Resmi Tersangka OTT KPK, Khofifah Tunjuk F Bagus Jadi Plt Walkot Madiun
Indonesia
Kabar Gembira! Dana Tunggu Korban Banjir Sumatera Rp 600 Ribu Per Bulan Segera Cair
Dana tersebut diberikan untuk korban bencana yang tidak tinggal di hunian sementara (huntara) atau mengungsi di rumah kerabat atau saudaranya mulai dicairkan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Desember 2025
Kabar Gembira! Dana Tunggu Korban Banjir Sumatera Rp 600 Ribu Per Bulan Segera Cair
Indonesia
Mendagri Tito Ungkap Bantuan 30 Ton di Medan Ternyata Bukan dari Pemerintah UEA
Ketidakpastian ini mereda setelah diketahui bahwa pengirimnya adalah organisasi non-pemerintah
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Desember 2025
Mendagri Tito Ungkap Bantuan 30 Ton di Medan Ternyata Bukan dari Pemerintah UEA
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bagikan Bansos Rp 50 Juta Akhir Tahun ini untuk Biaya Sekolah dan Bayar Utang
Tidak ditemukan sumber resmi pemerintah maupun pernyataan kredibel yang memverifikasi klaim tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bagikan Bansos Rp 50 Juta Akhir Tahun ini untuk Biaya Sekolah dan Bayar Utang
Indonesia
Posyandu Bakal Jadi Tempat Aduan Bantuan Sosial
Posyandu selama ini dipersepsikan hanya sebagai tempat penimbangan balita, padahal secara fungsi merupakan pusat layanan terpadu bagi warga di tingkat desa
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 November 2025
Posyandu Bakal Jadi Tempat Aduan Bantuan Sosial
Indonesia
Bermain Judol, Ribuan Penerima Bantuan di Yogyakarta Dihentikan
Karena temuan PPATK hanya didasarkan pada data nomor induk kependudukan dan nomor rekening
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Bermain Judol, Ribuan Penerima Bantuan di Yogyakarta Dihentikan
Indonesia
Strategi Jitu Khofifah dan Serikat Buruh Dukung Marsinah Dapatkan Gelar Pahlawan Nasional, Turun Gunung Cari Data Anti Hoaks ke Sumber Asli
Khofifah memuji TP2GD dan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 November 2025
Strategi Jitu Khofifah dan Serikat Buruh Dukung Marsinah Dapatkan Gelar Pahlawan Nasional, Turun Gunung Cari Data Anti Hoaks ke Sumber Asli
Indonesia
Peringatan Hari Pahlawan 10 November, Seluruh Rakyat Indonesia Diminta Mengheningkan Cipta Serentak Pukul 08.15
Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema 'Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan'.
Dwi Astarini - Minggu, 09 November 2025
Peringatan Hari Pahlawan 10 November, Seluruh Rakyat Indonesia Diminta Mengheningkan Cipta Serentak Pukul 08.15
Dunia
Program Bantuan Pangan Dihentikan, Setengah dari Negara Bagian AS Gugat Pemerintahan Donald Trump
Pemerintahan Trump disebut kejam karena tak memperhatikan rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Oktober 2025
  Program Bantuan Pangan Dihentikan, Setengah dari Negara Bagian AS Gugat Pemerintahan Donald Trump
Indonesia
Penyaluran Bantuan Rp 900 Ribu Melalui PT Pos Masih Terkendala, Kemensos Janji Percepat Validasi
Saat ini dari 30,04 juta target penerima manfaat BLTS ada tujuh juta penerima manfaat yang belum memiliki rekening dan sekitar 11 juta rekening yang masih perlu dipastikan lagi validitasnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Oktober 2025
Penyaluran Bantuan Rp 900 Ribu Melalui PT Pos Masih Terkendala, Kemensos Janji Percepat Validasi
Bagikan