Mensesneg Pratikno Diisukan Jadi ‘Operator Politik’, Pengamat Duga Jokowi Sasaran Tembak 

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 06 Februari 2024
Mensesneg Pratikno Diisukan Jadi ‘Operator Politik’, Pengamat Duga Jokowi Sasaran Tembak 

Menteri Sekretaris Negara Pratikno. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno viral disebut di sejumlah konten media sosial. Ia menjadi pembahasan ketika dituding menjadi operator politik bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam berbagai situasi. Hal itu termasuk upaya memudahkan proses pencalonan Gibran Rakabuming Raka, anak sulung Jokowi, sebagai calon wakil presiden setelah keputusan dari Mahkamah Konstitusi.

Isu itu kemudian menjadi pembahasan oleh sejumlah pengamat poltik. Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin berpendapat serangan terhadap Pratikno merupakan strategi dari oposisi untuk menargetkan Jokowi. Ujang menyatakan oposisi memanfaatkan Pratikno, yang merupakan salah satu orang kepercayaan Jokowi dan telah menjabat Sekretaris Negara selama dua periode, sebagai cara untuk mendekati dan mengganggu Jokowi.

BACA JUGA:

Mensesneg Pratikno Tanggapi Isu Menteri PDIP Mundur dari Kabinet

"Ada upaya-upaya dari lawan-lawan politik Jokowi untuk menghajar, melumpuhkan, termasuk mengalahkan Jokowi," ujarnya kepada awak media di Jakarta, Selasa (4/2).

Ujang menilai salah ssatu sasaran tembaknya ialah Pratikno. “Karena pintu masuknya ke Jokowi lewat Pratiktno. Salah satu orang kepercayaan Jokowi,” papar Ujang.

Dia melihat saling serang dalam politik merupakan hal biasa. “Dalam politik, praktik saling serang dan upaya untuk saling mengalahkan merupakan hal yang lumrah terjadi,” tutur Ujang.

Sementara itu, dosen komunikasi politik Pascasarjana Universitas Paramadina Prabu Revolusi menyoroti pentingnya etika dan berita harus didasarkan pada data dan fakta yang dapat diverifikasi. Khususnya sumber yang kredibel.

“Kita tahu ini beberapa hari mendatang kita akan ada pencoblosan sehingga sangat memungkinkan motif pemberitaan seperti ini karena ada motif kepentingan politik. Namun, saya ingin membahas dari sisi etika jurnalistik terlebih dahulu,” kata Prabu kepada awak media di Jakarta, Selasa (6/2).

Prabu mempertanyakan motif di balik timing isu ini, mengingatkan bahwa pemberitaan tanpa dasar yang kuat bisa jadi hanya merupakan gosip atau upaya memengaruhi opini publik menjelang pemilihan. “Jika memang pemberitaan yang diangkat itu betul-betul memiliki kepentingan bagi publik, tapi narasumbernya terancam nyawa misalnya jika diungkapkan, bisa saja narasumbernya anonim,” tutur Prabu.

Dia mengajak publik untuk kritis dan mempertanyakan validitas serta timing dari pemberitaan tersebut. Termasuk berpikiran bahwa tindakan seperti ini mungkin bertujuan memengaruhi hasil pemilihan. “Etika jurnalistik perlu dipatuhi,” tutup Prabu.(knu)

Baca Juga

Pramono Bantah Keretakan Hubungan Jokowi-Megawati

#Pratikno #Jokowi #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Bagikan