Menpora Zainudin Amali Kirimkan Surat Pengunduran Diri ke Jokowi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Maret 2023
Menpora Zainudin Amali Kirimkan Surat Pengunduran Diri ke Jokowi

Zainudin Amali mengantarkan surat pengunduran diri sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) secara resmi kepada Menteri Sekretariat Negara Pratikno. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali akhirnya secara resmi mengajukan pengunduran diri dengan mengantarkan surat sebagai menpora kepada Menteri Sekretariat Negara Pratikno.

"Pagi ini saya baru saja ketemu dengan Pak Mensesneg, saya mengantarkan surat permohonan pengunduran diri saya dari posisi sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga," kata Zainudin Amali di Gedung Kemensesneg Jakarta, Kamis (9/3).

Baca Juga:

Ramai Penolakan Timnas Israel Main di Piala Dunia U-20, Begini Respons Kemenpora

Pada 20 Februari 2023, Menpora Zainudin Amali menyebutkan, Presiden Jokowi telah mengizinkan dirinya untuk fokus dan konsentrasi mengurus sepak bola nasional setelah menteri dari Partai Golkar tersebut terpilih sebagai Wakil Ketua Umum I Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Namun, karena belum menerima surat pengunduran diri Amali secara resmi, Presiden Jokowi pun belum memutuskan nama penggantinya.

"Dan tentu itu masih berupa surat. Memang saya harus ketemu Bapak Presiden, beliau sekarang tidak ada (di Istana) maka kemungkinan saya dijadwalkan hari Senin (13/2) akan bertemu dengan Pak Presiden," ungkap Amali.

Presiden Jokowi diketahui melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah pada 9 dan 10 Maret 2023.

"Kan teman-teman menanyakan kapan akan mengantarkan suratnya, hari ini tanggal 9 (Maret), hari Kamis, saya sudah antarkan. Tinggal tunggu saja, kan keputusannya ada di Bapak Presiden, bukan di saya," tambah Amali.

Amali mengaku tidak mengusulkan nama tertentu untuk menggantikan posisinya sebagai Menpora.

"Ya enggaklah, penggantinya adalah hak prerogatif Bapak Presiden, sebagaimana yang pernah saya sampaikan beberapa waktu lalu secara informal, secara lisan saya sudah sampaikan ke Presiden saya akan fokus dan konsentrasi mengurus salah satu cabang olahraga," ungkap Amali.

Amali menegaskan, alasannya mengundurkan diri adalah demi mengurus sepak bola.

"Enggak etis bagi saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga yang mengurusi semua cabang olahraga kok hanya berfokus pada satu cabang? Akhirnya saya minta izin Pak Presiden dan beliau izinkan," katanya.

Amali mengaku punya tugas besar lainnya, yaitu melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.



"Yang sekarang sedang dalam proses disempurnakan, yaitu tentang percepatan pembangunan sepak bola nasional jadi masih tetap di lingkungan olahraga, tapi fokus ke salah satu cabang olahraga," ungkap Amali.


Sedangkan dari partai asalnya, yaitu Partai Golkar, Amali juga menyebut tidak menyodorkan nama tertentu.


Baca Juga:

NOC Indonesia akan Bawa Aspirasi Cabor di Rapat Anggota ke Kemenpora

#Reshuffle Kabinet #Jokowi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Teman KKN UGM Jokowi mengatakan, bahwa ia memiliki nama panggilan Jack. Hal itu terungkap saat sidang lanjutan gugatan ijazah di PN Solo, Selasa (3/2).
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Isu reshuffle kini makin menguat. PKB pun menyerahkan sepenuhnya ke Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
"Perombakan kabinet adalah kewenangan penuh Presiden. Presiden tentu memiliki pertimbangan yang sangat matang jika melakukan reshuffle kabinet,” ujar Daniel Johan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantung Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah
Terkait dengan waktu pelantikan Wamenkeu, Purbaya mengaku belum mengetahuinya secara pasti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantung Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah
Indonesia
Tentukan Posisi Wamenkeu yang Ditinggalkan Thomas Djiwandono, Presiden Prabowo akan Minta Masukan Purbaya
Proses terkait dengan penetapan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI masih belum rampung.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Tentukan Posisi Wamenkeu yang Ditinggalkan Thomas Djiwandono, Presiden Prabowo akan Minta Masukan Purbaya
Indonesia
Kursi Wamenkeu Kosong, KSP Qodari Akui Logis Bakal Ada Reshuffle Kabinet
Meski isu reshuffle menguat, Qodari menegaskan kepastian waktunya sepenuhnya berada di tangan Presiden.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Kursi Wamenkeu Kosong, KSP Qodari Akui Logis Bakal Ada Reshuffle Kabinet
Indonesia
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Menurut Prasetyo, Presiden akan terlebih dahulu melakukan kajian dan meminta masukan dari Menteri Keuangan sebelum mengambil keputusan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Bagikan