Menlu Qin Desak AS Tak Campuri Urusan Tiongkok Soal Taiwan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 15 Juni 2023
Menlu Qin Desak AS Tak Campuri Urusan Tiongkok Soal Taiwan

Arsip - Menteri Luar Negeri Tiongkok Qin Gang menyampaikan pandangan saat berjumpa dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di Jakarta, Rabu (22/2/2023). ANTARA/Shofi Ayudiana/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Tiongkok Qin Gang mengadakan percakapan melalui sambungan telepon dengan Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken pada Rabu (14/6).

Dalam percakapan itu, Qin menegaskan sikap Beijing terhadap Taiwan dan mendesak AS berhenti mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok.

Qin menyatakan bahwa sejak awal tahun ini, hubungan Tiongkok-AS menghadapi kesulitan dan tantangan baru.

Baca Juga:

Junta Myanmar Kembali Hambat Bantuan Kemanusiaan

"Tiongkok selalu melihat dan mengatasi hubungan Tiongkok-AS sesuai dengan prinsip-prinsip yang saling menghormati, konsisten terhadap perdamaian, dan kerja sama saling menguntungkan sebagaimana diusulkan oleh Presiden Xi Jinping," katanya, seperti dikutip Antara.

Mantan Duta Besar Tiongkok untuk AS itu berharap Washington mengambil tindakan konkret untuk mengimplementasikan konsensus penting yang dicapai oleh kedua kepala negara di sela-sela KTT G20 di Bali pada tahun lalu.

"AS harus berkomitmen terhadap Tiongkok dalam mengatasi perbedaan secara efektif, mendukung kerja sama, dan mengembalikan hubungan Tiongkok-AS ke arah yang benar dan stabil," kata Qin.

Baca Juga:

PM Malaysia Minta Oposisi Tidak Politisasi Hubungan dengan Indonesia

Blinken sempat hendak melakukan kunjungan ke Beijing pada Maret lalu, namun dibatalkan secara mendadak setelah terjadi insiden balon mata-mata Tiongkok terbang di atas wilayah AS.

Sampai saat ini, Beijing masih belum memberikan tanggapan terhadap usulan Blinken yang mengagendakan ulang kunjungannya ke Tiongkok. (*)

Baca Juga:

Bentrok Bersenjata Milisi dan Militer Sudan Kembali Pecah

#Taiwan #Tiongkok #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Dunia
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Melalui Selat Hormuz, sebagian besar dari 20 juta barel minyak dan produk minyak bumi diangkut setiap hari mencapai pasar Asia, terutama China.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Indonesia
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
Ia menyebut, di dalam kelompok yang digagas Presiden AS Donald Trump tersebut, ada keterlibatan Israel.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
Dunia
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Gambar yang ditampilkan menjadi peringatan langsung kepada Amerika Serikat agar tidak mencoba melakukan serangan militer terhadap negara tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Dunia
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal induk tersebut dan kapal-kapal pendampingnya diperintahkan ke wilayah tersebut ketika Iran menindak keras protes massal.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Dunia
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Komando Pusat AS menyebut kelompok kapal induk itu berada di Samudra Hindia, bukan di Laut Arab yang berbatasan langsung dengan Iran.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
 Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Beredar unggahan yang berisi informasi WNI bernama Kezia Syifa bergabung dengan Temtara AS karena gaji besar. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Dunia
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Badan Cuaca Nasional AS (NWS) menyebut situasi mengancam jiwa yang membentang dari Texas hingga New England.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
  7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Indonesia
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
“Dengan mengandalkan kemampuan dalam negeri serta pengalaman berharga di masa lalu, Iran lebih siap dari sebelumnya dan akan merespons secara komprehensif, tegas."
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
Dunia
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Trump memperingatkan Kanada tentang dampak buruk dari hubungan ekonomi yang lebih erat dengan China.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Indonesia
Isu Akuisisi Greenland oleh AS, Menlu: Indonesia Tegaskan Posisi Non-Align
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan Indonesia berada pada posisi non-align dan tidak berpihak dalam isu AS yang dikabarkan akan mengakuisisi Greenland.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Isu Akuisisi Greenland oleh AS, Menlu: Indonesia Tegaskan Posisi Non-Align
Bagikan