Waspada Virus Corona

Menkominfo Imbau Masyarakat Tak Sebar Hoaks Soal Virus Corona

Eddy FloEddy Flo - Senin, 03 Februari 2020
  Menkominfo Imbau Masyarakat Tak Sebar Hoaks Soal Virus Corona

Menkominfo Johnny G Plate imbau masyarakat tidak sebar hoaks soal virus corona (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengimbau kepada masyarakat agar tak menyebarkan hoaks di dunia maya berkaitan dengan wabah virus Corona.

"Kami lakukan imbauan kepada masyarakat, salah satu dengan menyampaikan keterangan kepada media seperti ini. Kami mengimbau masyarakat untuk jangan melakukan itu," kata Johnny di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (3/2).

Baca Juga:

Begini Suasana Natuna Pasca Kerusuhan Penolakan Karantina WNI dari Wuhan

Johnny mengatakan pihaknya belum melakukan upaya hukum kepada pihak-pihak yang menyebarkan hoaks terkait virus Corona. Saat ini, kata dia, pemerintah lebih mengedepankan upaya persuasif.

Sekjen Partai Nasdem ini melanjutkan, pihaknya hanya memberikan label dan cap terhadap informasi hoaks berkaitan dengan wabah virus Corona.

Menkominfo Johnny G Plate bicara soal hoaks virus corona
Menkominfo Johnny G Plate (Foto: antaranews)

Menurutnya akun yang teridentifikasi menyebar hoaks, tidak langsung dinonaktifkan. Akun tersebut hanya diberikan penjelasan bahwa informasi yang disebar menyebarkan hoaks.

"Tidak langsung takedown dahulu, tetapi kami langsung mengategorikan mana yang hoaks, mana yang disinformasi dan itu langsung diedarkan melalui media Komunikasi yang dimiliki," ujarnya.

Meski demikian, Johnny menegaskan hoaks tersebut tidak selamanya diladeni dengan langkah persuasif. Jika terus berlanjut, Johnny menyebut akan ada upaya hukum yang akan ditempuh.

"Kalo berulang-ulang terus, nanti aparat melalui pendekatan hukum, kita akan proses lebih lanjut," tandasnya.

Sebagai informasi, Kemenkominfo melakukan pendataan hoaks dan disinformasi berkaitan dengan wabah virus Corona. Dari pendataan ini hingga 23 Januari 2020, Kemenkominfo mencatat 54 hoaks dan disinformasi tersebar di dunia maya yang berkaitan virus Corona.

Baca Juga:

Bahaya Virus Corona Mengintai, Pemkot Solo Waspadai Penjualan Kelelawar

Dalam pendataan Kemenkominfo, terdapat hoaks yang sudah disebar pada 6 Mei 2019. Hoaks itu beredar di jejaring media sosial yang menyarankan publik untuk mencuci bersih kurma demi terhindar dari virus Corona.

Selain itu, coronavirus cenderung ditularkan melalui udara, khususnya dari orang-orang yang sudah terinfeksi virus ini melalui bersin dan batuk.(Pon)

Baca Juga:

Mulai Kewalahan, Tiongkok Gandeng Rusia Kembangkan Vaksin untuk Virus Corona

#Virus Corona #Penyebar Hoaks #Menkominfo #Johnny G Plate
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan kata kunci “Prabowo lunasi utang proyek Whoosh” ke mesin pencari Google.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
 [HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat
Indonesia
Pasbata Nilai Tuduhan Terhadap Seskab Tidak Masuk Akal, Hanya Fitnah Personal
David juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Pasbata Nilai Tuduhan Terhadap Seskab Tidak Masuk Akal, Hanya Fitnah Personal
Indonesia
Komdigi Sebut Video Fitnah terhadap Prabowo Hoaks, Peringatkan Ancaman Hukum
Komdigi menegaskan video berisi fitnah terhadap Prabowo Subianto adalah hoaks dan mengandung ujaran kebencian. Penyebarnya terancam UU ITE.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Komdigi Sebut Video Fitnah terhadap Prabowo Hoaks, Peringatkan Ancaman Hukum
Indonesia
Nama Uya Kuya Dicatut soal Dapur MBG, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan
Uya Kuya terserat dalam isu hoaks dapur MBG. Kabar itu mencuat usai beredarnya unggahan di media sosial.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Nama Uya Kuya Dicatut soal Dapur MBG, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Ingin Naikkan Harga Token Listrik Biar Warga Hemat
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim “Bahlil dorong PLN naikkan harga token listrik”.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Ingin Naikkan Harga Token Listrik Biar Warga Hemat
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Timor Leste Kirimkan 10 Ribu Pasukan Bantu Israel Lawan Iran
Negara tetangga Timor Leste dikabarkan mengirimkan 10 ribu pasukannya untuk membantu Israel berperang melawan Iran.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Timor Leste Kirimkan 10 Ribu Pasukan Bantu Israel Lawan Iran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: WNI Operator Rudal Iran Digaji Ratusan Juta Rupiah
Kali ini, beredar informasi yang menyebut, adanya warga negara Indonesia (WNI) yang ikut membantu Iran berperang melawan AS dan Israel.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: WNI Operator Rudal Iran Digaji Ratusan Juta Rupiah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: China Kembangkan Robot yang Bisa Hamil untuk Gantikan Peran Ibu
Penelitian serupa juga tengah dikembangkan oleh perusahaan rintisan AquaWomb di Aachen, Jerman, yang merancang wadah khusus berisi cairan ketuban buatan untuk membantu bayi prematur ekstrem
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: China Kembangkan Robot yang Bisa Hamil untuk Gantikan Peran Ibu
Bagikan