Menkes: Vaksin Itu Hak Anak untuk Sehat
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek (tengah) saat menghadiri Rakerkesda Provinsi Jambi Tahun 2017 di Kota Jambi, Kamis (10/8). (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
MerahPutih.com - Menteri Kesehatan Nila Moeloek meminta kesadaran akan pentingnya imunisasi kepada kelompok masyarakat yang masih menolak imunisasi atau antivaksin.
Hal tersebut, Nila ungkapkan menyusul adanya kejadian luar biasa (KLB) difteri di Indonesia.
Nila mengingatkan, program imunisasi bermanfaat dan jika tidak dilaksanakan bisa membahayakan orang lain.
"Saya kira mereka harus sadar. Jangan merusak (kekebalan kelompok) untuk masyarakat yang lain," kata Nila kepada awak media di Jakarta, Senin (11/12).
Nila menegaskan, imunisasi dengan menggunakan vaksin yang masih diperdebatkan kandungannya oleh sebagian masyarakat antivaksin, memiliki lebih banyak kemaslahatan ketimbang mudarat. "Vaksin atau imunisasi itu merupakan upaya memenuhi hak anak untuk sehat.
Menurut Menkes, KLB difteri terjadi karena adanya kesenjangan imunitas atau immunity gap di kalangan penduduk suatu daerah.
"Keadaan ini terjadi karena ada kelompok yang tidak mendapatkan imunisasi atau status imunisasi tidak lengkap sehingga tidak terbentuk kekebalan tubuh terhadap infeksi bakteri difteri, sehingga mudah tertular difteri," katanya.
Laporan kasus difteri sejak Januari hingga November 2017 menunjukkan telah ditemukan sebanyak 593 kasus Difteri dengan 32 kematian di 95 kabupaten-kota di 20 provinsi Indonesia.
"Meski difteri sangat mudah menular, berbahaya dan dapat menyebabkan kematian, difteri ini dapat dicegah dengan imunisasi," katanya. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Cangkupan Imunisasi Tidak Merata, Wabah Campak Meningkat Pesat
Diresmikan Prabowo dan MBZ, RS Kardiologi Emirates Jadi Pusat Layanan Jantung Jawa Tengah
Menkes akan Pangkas Layanan Berjenjang JKN BPJS, Pasien Bisa Langsung ke RS Sesuai Kompetensi
Pramono Bakal Temui Menkes Budi Sadikin, Bahas Pembangunan RS Tipe A Sumber Waras
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Wajib! Dapur MBG Harus Kantongi Tiga Sertifikat Keamanan Pangan, Mulai dari HACCP Hingga SLHS