Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Menkes Tambah 2.000 Tempat Tidur untuk Pasien Gejala Sedang di Jakarta

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 16 Juli 2021
Menkes Tambah 2.000 Tempat Tidur untuk Pasien Gejala Sedang di Jakarta

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin. (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan terdapat 2.000 tempat tidur tambahan untuk pasien COVID-19 bergejala sedang, tersebar di beberapa lokasi DKI Jakarta.

“Jadi total mungkin ada persediaan 2.000 tempat tidur tambahan yang sedang dipersiapkan untuk pasien dengan kategori sedang,” kata dia dalam konferensi pers daring usai rapat terbatas di Jakarta, Jumat (16/7).

Ia menuturkan, terdapat 1.000 tempat tidur tambahan di Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta, yang terdiri atas 900 tempat tidur biasa dan 100 tempat tidur di ruang Intensive Care Unit.

Baca Juga:

Kasus COVID-19 Naik 54 Ribu, Pakai Masker Harga Mati

Selain itu, 300-500 tempat tidur tambahan yang disediakan Rumah Sakit Pusat Pertamina dan 300 tempat tidur tambahan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

“Jadi total mungkin ada persediaan 2.000 tempat tidur tambahan yang sedang dipersiapkan untuk pasien dengan kategori sedang,” ujarnya seperti dikutip Antara.

Tangkapan layar Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memberikan pernyataan terkait kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan Polsek Pasar Minggu bersama Rumah Sarwono dalam video yang diterima di Jakarta, Kamis (15/7/2021). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)
Tangkapan layar Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memberikan pernyataan terkait kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan Polsek Pasar Minggu bersama Rumah Sarwono dalam video yang diterima di Jakarta, Kamis (15/7/2021). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Selain penambahan tempat tidur, Kemenkes juga sedang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun rumah sakit lapangan di berbagai lokasi.

Lokasi yang sudah ditinjau dan diidentifikasi untuk pembangunan rumah sakit lapangan, adalah Bandung, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Kami sudah mengunjungi Bandung dan juga Jawa Tengah, dan sudah identifikasi beberapa tempat untuk pembangunan rumah sakit lapangan yang akan menyediakan tempat tidur jika memang diperlukan. Tim terus berjalan ke Surabaya juga untuk identifikasi potensi kalau diperlukan adanya tambahan tempat tidur,” kata Menkes Budi. (Knu)

Baca Juga:

Sidoarjo Bangun Posko Karantina COVID-19 di Tiap kelurahan

#Menteri Kesehatan #COVID-19 #PPKM Darurat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap perundungan menjadi keluhan terbesar yang dialami dokter di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri
Indonesia
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Menkes menyebut, kebiasaan menambahkan santan berlebihan, garam, gula, hingga jeroan saat memasak faktor utama meningkatnya tekanan darah dan kadar kolesterol usai Idul Adha.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Indonesia
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap temuan orang kaya terima BPJS gratis. Pemerintah akan alihkan bantuan ke masyarakat yang lebih membutuhkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Menkes Perluas Jangkauan CKG Buntut Anak 11 hingga 14 Tahun Bunuh Diri di Awal Tahun 2026
Langkah promotif-preventif ini diambil menyusul temuan kasus tragis empat anak usia 11-14 tahun yang meninggal dunia akibat bunuh diri di berbagai wilayah Indonesia sepanjang awal tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Maret 2026
Menkes Perluas Jangkauan CKG Buntut Anak 11 hingga 14 Tahun Bunuh Diri di Awal Tahun 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Menkes Budi menegaskan pihaknya sangat konsen terhadap penyakit jantung lantaran merupakan penyebab kematian kedua di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Indonesia
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat rutin membayar iuran BPJS Kesehatan agar bisa menikmati layanan kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Januari 2026
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
Indonesia
Diresmikan Prabowo dan MBZ, RS Kardiologi Emirates Jadi Pusat Layanan Jantung Jawa Tengah
Presiden Prabowo dan MBZ meresmikan RS Kardiologi Emirates Indonesia di Solo. Pembangunan dan peralatan menelan dana Rp400 miliar, hibah dari UEA.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
Diresmikan Prabowo dan MBZ, RS Kardiologi Emirates Jadi Pusat Layanan Jantung Jawa Tengah
Indonesia
Menkes akan Pangkas Layanan Berjenjang JKN BPJS, Pasien Bisa Langsung ke RS Sesuai Kompetensi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akan hapus sistem rujukan berjenjang BPJS. Pasien JKN akan langsung dirujuk sesuai kompetensi demi efisiensi dan percepatan layanan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Menkes akan Pangkas Layanan Berjenjang JKN BPJS, Pasien Bisa Langsung ke RS Sesuai Kompetensi
Bagikan