Headline

Menhut era SBY: Wajah Gedung MPR/DPR Menyeramkan Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 17 Oktober 2019
Menhut era SBY: Wajah Gedung MPR/DPR Menyeramkan Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Sejumlah prajurit TNI berbaris di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/10) untuk persiapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang akan berlangsung pada Minggu (20/10). ANTARA FOTO/Aditya Putra

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Menteri Kehutanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), MS Kaban menanggapi soal pengamanan ketat gedung MPR/DPR menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma"ruf Amin pada 20 Oktober mendatang.

Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB)menilai pengerahan perangkat tempur yang dimiliki polisi dan TNI di gedung parlemen tersebut terkesan sangat menyeramkan.

Baca Juga

Hotel Pilihan Tempat Tamu Negara Pelantikan Jokowi Menginap

"Wajah gedung MPR RI, DPR RI dan DPD RI menjelang pelantikan Presiden tampak menyeramkan dg seperangkat peralatan tempur pak POLIS seperti pameran kekuatan," ujar Kaban melalui akun twitter miliknya, @hmskaban, (16/10)

Kaban mengatakan banyaknya peralatan perang yang dipajang di gedung wakil rakyat tersebut dianggap berlebihan. Pasalnya, kondisi dan situasi keamanan nasional dalam keadaan kondusif.

"Kesannya berlebihan. Apa kata dunia, itu bahasa Jend Nagabonar," kata senior HMI itu.

Baca Juga

Jelang Pelantikan Jokowi, Panglima Imbau Keluarga TNI Jangan Terprovokasi

Seperti diketahui, polisi dan TNI mengerahkan 30 ribu aparat gabungan untuk mengamankan prosesi pelantikan Jokowi-Ma'ruf. Selain itu, pengerahan pasukan juga untuk menjaga objek-objek vital di ibu kota.

Sementara, untuk pengamanan di lokasi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung DPR RI akan dibagi kedalam tiga ring. Ring pertama di bawah tanggungjawab Paspampres, ring 2 TNI, dan ring 3 gabungan TNI-Polri dan unsur lainnya.

Apel gelar pasukan persiapan pengamanan pelantikan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin, di Jakarta, Kamis, (17/10) (Antara/Boyke Ledy Watra)

Lebih jauh, objek yang akan diamankan adalah Presiden, Wakil Presiden, hingga tamu dari luar negeri. Nantinya, dari kedatangan hingga menuju lokasi pelantikan akan dilakukan pengawalan.

Baca Juga

Titik-Titik Pengamanan Ekstra Ketat di Jakarta Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Sedangkan objek yang akan diamankan diantaranya adalah personil, presiden, wakil presiden dan keluarganya, tamu-tamu dari luar negeri, kepala negara, kepala pemerintahan dan utusan khusus. Mulai dari saat kedatangan, diperjalanan sampai dengan tempat hotel maupun wisma. (*)

#MPR RI #DPR #MS Kaban #Partai Bulan Bintang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Kunjungan Kenegaraan PM India Narendra Modi ke Parlemen RI Perkuat Hubungan Indonesia–India
Presiden Prabowo Subianto berfoto bersama dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Didik Setiawan - 10 menit lalu
Kunjungan Kenegaraan PM India Narendra Modi ke Parlemen RI Perkuat Hubungan Indonesia–India
Indonesia
PM Modi Paparkan Visi Gangga-Mahakam di Senayan, Era Baru Hubungan Dengan Indonesia
Modi merujuk pada jarak antara Sabang di Aceh dengan Proyek Great Nicobar, yang sedang dikembangkan India untuk mendukung industri maritim dan konektivitasnya.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 11 menit lalu
PM Modi Paparkan Visi Gangga-Mahakam di Senayan, Era Baru Hubungan Dengan Indonesia
Indonesia
Koalisi Buruh Desak Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Dipercepat
MK telah memerintahkan pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang baru, dan bukan merupakan revisi undang-undang, paling lambat Oktober 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Koalisi Buruh Desak Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Dipercepat
Berita Foto
Restorasi Patung Soekarno Kompleks Parlemen Jelang Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Pekerja membersihkan Patung Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno di Senayan, Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 03 Juli 2026
Restorasi Patung Soekarno Kompleks Parlemen Jelang Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Indonesia
DPR: Pengetatan Syarat Kesehatan Haji 2027 Jangan Hanya di Atas Kertas
DPR mendukung program manasik kesehatan haji 2027, namun mengingatkan agar tidak sekadar formalitas. Program harus komprehensif untuk menekan angka kedaruratan medis dan kematian jemaah.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
DPR: Pengetatan Syarat Kesehatan Haji 2027 Jangan Hanya di Atas Kertas
Indonesia
DPR Tagih MUI Serahkan Draf RUU Pidana LGBT, Biar Bisa Segera Ditelaah
DPR RI meminta MUI menyerahkan draf RUU Pidana LGBT agar dapat dikaji sesuai mekanisme legislasi. Usulan ini akan dipelajari Badan Legislasi DPR.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
DPR Tagih MUI Serahkan Draf RUU Pidana LGBT, Biar Bisa Segera Ditelaah
Indonesia
DPR Masukan 15 RUU Tentang Kabupaten/Kota di Masa Persidangan V 2025–2026
Penyusunan RUU telah melalui tahapan partisipasi publik yang bermakna (meaningful participation) dengan melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, serta kalangan akademisi
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
DPR Masukan 15 RUU Tentang Kabupaten/Kota di Masa Persidangan V 2025–2026
Indonesia
DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Keamanan Siber, Tampa SDM Mumpini Hanya Akan Jadi Catatan di Atas Kertas
Masing-masing fraksi di Komisi I DPR akan menyerahkan daftar inventarisasi masalah (DIM) sebagai dasar pembahasan lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Keamanan Siber, Tampa SDM Mumpini Hanya Akan Jadi Catatan di Atas Kertas
Berita Foto
Audiensi Pimpinan DPR dengan Satgas Mitigasi PHK Bahas Antisipasi Gelombang PHK
Rapat koordinasi Satgas Mitigasi PHK bersama perwakilan pemerintah dan pimpinan DPR itu membahas monitoring terhadap perusahaan yang berpotensi melakukan PHK
Didik Setiawan - Jumat, 26 Juni 2026
Audiensi Pimpinan DPR dengan Satgas Mitigasi PHK Bahas Antisipasi Gelombang PHK
Indonesia
Tanggapi Seskab Teddy, DPR Minta Target Proyek Jembatan 2027 Ditambah 2 Kali Lipat Jadi 10.000
Komisi V DPR minta target 2027 ditingkatkan jadi 10.000 rpoyek jembatan demi akses dan keselamatan masyarakat pelosok.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Tanggapi Seskab Teddy, DPR Minta Target Proyek Jembatan 2027 Ditambah 2 Kali Lipat Jadi 10.000
Bagikan