DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Keamanan Siber, Tampa SDM Mumpini Hanya Akan Jadi Catatan di Atas Kertas

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 2 jam, 21 menit lalu
DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Keamanan Siber, Tampa SDM Mumpini Hanya Akan Jadi Catatan di Atas Kertas

Pakar keamanan siber ingatkan potensi bahaya chatbot AI. Foto: Unsplash/BoliviaInteligente

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi I DPR RI akan mulai membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan dan Ketahanan Siber bersama pemerintah.

Pembahasan diawali melalui rapat kerja yang melibatkan Menteri Hukum, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6).

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, mengatakan RUU tersebut merupakan usul inisiatif pemerintah. Menurut dia, regulasi ini memiliki arti penting dalam memperkuat sistem keamanan siber nasional di tengah meningkatnya ancaman digital.

Sebelum memulai agenda pembahasan, Utut memaparkan kronologi penyusunan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber.

Baca juga:

DPR Komentari Kematian Calon Manajer Kopdes Merah Putih saat Pelatihan, Mereka bukan Prajurit Militer

Ia menilai, regulasi tersebut akan menjadi landasan fundamental bagi penguatan kelembagaan, terutama bagi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta lembaga terkait lainnya.

RUU ini adalah inisiatif dari pemerintah. Ini akan sangat fundamental,

kata Utut saat membuka rapat.

Utut mengingatkan bahwa keberadaan undang-undang saja tidak cukup apabila tidak dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengelola dan menjaga sistem keamanan siber nasional.

Ia menyoroti fakta bahwa sebagian besar teknologi siber yang digunakan Indonesia masih berasal dari luar negeri. Karena itu, pemerintah diminta mempersiapkan tenaga ahli yang memiliki kompetensi tinggi agar implementasi regulasi nantinya berjalan efektif.

Keamanan siber kita pasti menggunakan teknologi buatan luar negeri. Karena itu harus ada orang-orang yang memiliki kemampuan mumpuni untuk menjaganya. Kalau tidak, undang-undang ini hanya akan menjadi catatan di atas kertas,

ujarnya.

Utut menambahkan Indonesia saat ini belum menjadi negara pengembang utama teknologi digital. Oleh sebab itu, penguatan kapasitas SDM menjadi aspek yang tidak bisa dipisahkan dari penyusunan regulasi keamanan siber.

Kita memahami bahwa kita bukan bangsa inventor. Teknologi yang kita gunakan untuk menjaga keamanan siber bukan buatan kita. Karena itu setelah undang-undangnya selesai dibahas, implementasi di lapangan juga harus benar-benar dijaga,

katanya.

Agenda Utama rapat adalah mendengarkan penjelasan pemerintah mengenai substansi RUU Keamanan dan Ketahanan Siber. Selanjutnya, masing-masing fraksi di Komisi I DPR akan menyerahkan daftar inventarisasi masalah (DIM) sebagai dasar pembahasan lebih lanjut.

Komisi I DPR akan meminta persetujuan seluruh fraksi untuk membentuk panitia kerja (Panja) RUU Keamanan dan Ketahanan Siber. Utut mengungkapkan, anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKS, Sukamta, menjadi salah satu nama yang diproyeksikan memimpin Panja karena dinilai memiliki perhatian terhadap isu keamanan siber. (Pon)

#DPR #Badan Siber Dan Sandi Negara #Satuan Siber
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Keamanan Siber, Tampa SDM Mumpini Hanya Akan Jadi Catatan di Atas Kertas
Masing-masing fraksi di Komisi I DPR akan menyerahkan daftar inventarisasi masalah (DIM) sebagai dasar pembahasan lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 21 menit lalu
DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Keamanan Siber, Tampa SDM Mumpini Hanya Akan Jadi Catatan di Atas Kertas
Berita Foto
Audiensi Pimpinan DPR dengan Satgas Mitigasi PHK Bahas Antisipasi Gelombang PHK
Rapat koordinasi Satgas Mitigasi PHK bersama perwakilan pemerintah dan pimpinan DPR itu membahas monitoring terhadap perusahaan yang berpotensi melakukan PHK
Didik Setiawan - Jumat, 26 Juni 2026
Audiensi Pimpinan DPR dengan Satgas Mitigasi PHK Bahas Antisipasi Gelombang PHK
Indonesia
Tanggapi Seskab Teddy, DPR Minta Target Proyek Jembatan 2027 Ditambah 2 Kali Lipat Jadi 10.000
Komisi V DPR minta target 2027 ditingkatkan jadi 10.000 rpoyek jembatan demi akses dan keselamatan masyarakat pelosok.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Tanggapi Seskab Teddy, DPR Minta Target Proyek Jembatan 2027 Ditambah 2 Kali Lipat Jadi 10.000
Indonesia
Direktorat Baru di Kementerian Agama Kelola Rp 4,5 Triliun Dana Bagi Pesantren
sejauh ini dari sekitar 1.900 pesantren di Aceh, hanya 87 pesantren mendapatkan biaya operasional dengan jumlah berkisar Rp 7 juta hingga Rp 10 juta per tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Juni 2026
Direktorat Baru di Kementerian Agama Kelola Rp 4,5 Triliun Dana Bagi Pesantren
Berita Foto
Raker Mendukbangga BKKBN dengan Komisi IX DPR bahas Darurat Stunting
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 24 Juni 2026
Raker Mendukbangga BKKBN dengan Komisi IX DPR bahas Darurat Stunting
Berita Foto
Pimpinan DPR Bersama GoTo dan Grab Umumkan Potongan Komisi Ojol 8 Persen
Konferensi pers terkait potongan komisi untuk layanan ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 23 Juni 2026
Pimpinan DPR Bersama GoTo dan Grab Umumkan Potongan Komisi Ojol 8 Persen
Indonesia
DPR Kritik Sistem Komunikasi PLN Buntut Listrik Padam Bergilir di Jawa
Rivqy menyoroti ketidaksinkronan informasi dari pihak PLN mengenai penyebab utama pemadaman listrik bergilir ini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
DPR Kritik Sistem Komunikasi PLN Buntut Listrik Padam Bergilir di Jawa
Berita Foto
Raker Menteri Kesehatan dengan Komisi IX DPR Bahas Capaian Imunisasi Nasional
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) menyampaikan paparan dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 23 Juni 2026
Raker Menteri Kesehatan dengan Komisi IX DPR Bahas Capaian Imunisasi Nasional
Indonesia
Mitchell Baker dan Luke Vickery Sah Jadi WNI, PSSI Kena Sentil Jangan Pilih Kasih ke Anak Lokal
Selain menit bermain, pembatasan jumlah pemain asing dan naturalisasi dalam satu klub menjadi poin krusial berikutnya
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Mitchell Baker dan Luke Vickery Sah Jadi WNI, PSSI Kena Sentil Jangan Pilih Kasih ke Anak Lokal
Berita Foto
Audiensi Koalisi Nasional Reforma Agraria dengan Pimpinan DPR Bahas Reforma Agraria
Sejumlah perwakilan petani yang tergabung dalam Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA) mengikuti audiensi di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 22 Juni 2026
Audiensi Koalisi Nasional Reforma Agraria dengan Pimpinan DPR Bahas Reforma Agraria
Bagikan