Menhub Apresiasi Peran Swasta Membangun Kota Maja
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
MerahPutih.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi peran swasta dalam mendorong pembangunan Kota Maja berbasis konsep Transit Oriented Development (TOD) yang dinilai menarik investor.
"Baru-baru ini World Bank menilai Indonesia sebagai negara yang tepat untuk berinvestasi. Marilah kita berbuat, pemerintah berbuat, swasta berbuat, dan Insya Allah Indonesia menjadi kebanggaan kita semua," kata Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (19/11).
Budi menjelaskan, agar swasta turut berperan dalam pembangunan infrastruktur dikarenakan pemerintah mempunyai sumber dana yang terbatas melalui APBN.
"Pemerintah ingin sekali melibatkan banyak swasta yang menjalankan visi misi Nawacita serta masterplan yang sudah dibuat, karena pemerintah punya keterbatasan dana. Sementara, swasta punya dana yang banyak dengan kreativitas dan kedekatan dengan masyarakat," katanya.
Dia juga mengatakan, saat ini Kementerian Perhubungan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian BUMN tengah mengembangkat konsep Transit Oriented Development (TOD) sebagai yang diamanatkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2011 tentang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, Analisis Dampak, serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas.
"Salah satu contoh nyata dari konsep TOD yang telah diterapkan di area perkotaan yaitu pembangunan kawasan TOD Dukuh Atas yang menjadi pilot project dari konsep TOD. TOD Dukuh Atas difungsikan sebagai simpul besar kawasan integrasi lima moda, yaitu MRT, LRT, Commuter line Jabodetabek, Transjakarta dan Kereta Bandara," ujarnya.
Budi mengatakan, rencana pembangunan jalur kereta api dari Rangkasbitung-Merak dan reaktivasi jalur kereta Rangkasbitung-Labuan.
"Untuk daerah Banten nanti akan dibangun double track dari Rangkasbitung-Merak hal ini dilakukan agar laju kereta api volumenya lebih besar. Sedangkan untuk jalur Rangkasbitung-Labuan akan dilakukan reaktivasi. Seperti kita ketahui di daerah Labuan banyak tempat pariwisata sehingga akses menuju kawasan wisata tersebut jadi lebih mudah," katanya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Jelang Nataru 2025/2026, Kemenhub Gencarkan Ramp Check di Seluruh Moda Transportasi
Pramono Persilahkan Pengemudi Ojek Gelar Demo, Jangan Sporadis
Ribuan Pengemudi Ojol Gelar Demo Besok, Menhub: Kami tak Bisa Cegah
Kementerian Perhubungan akan Tertibkan Kendaraan Truk Bermuatan Over Dimensi
Raker Menteri Perhubungan dengan Komisi V DPR Bahas Program Kerja Kemenhub Tahun 2025
Raker Menteri Perhubungan dan Menteri PU dengan Komisi V DPR bahas Evaluasi Arus Mudik Lebaran 2025
Puncak Arus Balik Hari Ini, 117 Ribu Kendaraan Diprediksi Bergerak ke Arah Jakarta
Menhub Dukung Perpanjangan WFA ASN Atasi Arus Balik Lebaran 2025
One Way Nasional di Jalur Mudik Dicabut Pagi Ini
Menhub Cek Kesiapan Mudik Lebaran Pelabuhan Indah Kiat sebagai Buffer Zone Merak