MerahPutih.com - Pemerintah menyampaikan informasi terkini terkait penanganan kecelakaan kereta api di Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
Hingga saat ini tercatat sebanyak 107 korban, terdiri dari 16 meninggal dunia dan 91 luka-luka. Dari jumlah tersebut, 43 penumpang telah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, Rabu (29/4).
Anne menuturkan, fokus KAI saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan.
Baca juga:
Komisi V DPR Soroti Pintu Perlintasan Manual dan Masalah Sinyal di Tabrakan Kereta Bekasi
Tiap Keluarga 15 Korban Tewas Tabrakan Kereta Bekasi Dapat Satunan Baznas Rp 3 Juta
KAI juga memastikan bahwa barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi akan didata dan dikembalikan kepada keluarga secara bertahap melalui mekanisme yang terkoordinasi.
Untuk mendukung kebutuhan informasi, KAI menyiagakan posko di dua lokasi, yaitu di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban, serta di Stasiun Gambir untuk melayani pelanggan KA jarak jauh yang terdampak, termasuk proses pengembalian bea tiket.
KAI menegaskan bahwa pemulihan operasional akan dilakukan secara bertahap, seiring hasil evaluasi dan pengujian yang memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi.
KAI akan terus menyampaikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lapangan. (Asp)