MerahPutih.com - Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dibatalkan pada Rabu (29/4) imbas penanganan pasca kecelakaan maut yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.
Pembatalan ini berdampak pada puluhan perjalanan kereta dari berbagai rute utama. Berikut daftar perjalanan KA jarak jauh yang dibatalkan pada 29 April 2026:
- KA 263 Ambarawa Ekspres (SBI–SMC)
- KA 264 Ambarawa Ekspres (SMC–SBI)
- KA 267 Banyubiru (SLO–SMT)
- KA 268 Banyubiru (SMT–SLO)
- KA 152 Brantas (PSE–BL)
- KA 151 Brantas (BL–PSE)
- KA 251 Jayakarta (PSE–SGU)
- KA 252B Jayakarta (SGU–PSE)
- KA 245B Majapahit (PSE–ML)
- KA 246B Majapahit (ML–PSE)
- KA 103B Bogowonto (PSE–LPN)
- KA 104B Bogowonto (LPN–PSE)
- KA 132 Parahyangan (GMR–BD)
- KA 133 Parahyangan (BD–GMR)
- KA 7007C KA Tambahan (YK–GMR)
- KA 7008C KA Tambahan (GMR–YK)
- KA 161 Bangunkarta (JG–PSE)
- KA 162 Bangunkarta (PSE–JG)
- KA 56F–53F Purwojaya (CP–GMR)
- KA 50F–51F Purwojaya (GMR–CP)
- KA 63B Manahan (SLO–GMR)
- KA 64B Manahan (GMR–SLO)
- KA 29F Argo Anjasmoro (SBI–GMR)
- KA 30F Argo Anjasmoro (GMR–SBI)
Baca juga:
Tiap Keluarga 15 Korban Tewas Tabrakan Kereta Bekasi Dapat Satunan Baznas Rp 3 Juta
Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Bakal Dimulai Pada 20 Mei 2026
Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa penanganan korban menjadi fokus utama dalam insiden yang terjadi di wilayah Bekasi Timur.
Hingga saat ini, total korban tercatat sebanyak 106 penumpang, terdiri dari 15 meninggal dunia dan 91 luka-luka, dengan 38 penumpang telah diperbolehkan pulang dan sisanya masih dalam perawatan di rumah sakit.
Operasional KRL, pembukaan kembali akan dilakukan setelah seluruh aspek keselamatan dinyatakan terpenuhi, termasuk hasil clearance dari KNKT.
“Saat ini sedang dilakukan uji coba sarana, persinyalan, dan kesiapan stasiun,” ujar Dudy.
Dalam proses pemulihan, jalur hilir Bekasi–Tambun telah dibuka sejak Selasa dini hari (27/4) pukul 01.30 WIB.
Jalur hulu juga telah dinyatakan aman untuk dilalui dengan pembatasan kecepatan 30 km/jam, sesuai rekomendasi keselamatan. (Knu)