Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kerambit dan Pencak Silat Made In Negeri Aing Mendunia Lewat John Wick: Chapter 3 - Parabellum

annehsannehs - Senin, 21 Juni 2021
Kerambit dan Pencak Silat Made In Negeri Aing Mendunia Lewat John Wick: Chapter 3 - Parabellum

John Wick disudutkan dengan karambit di John Wick 3. (Foto tangkapan gambar Youtube/tech soft17)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JOHN Wick menengadah begitu terdengar suara tepuk tangan Zero (Mark Dacascos) di lantai atas menara penuh kaca. Ia bergegas menghampiri musuhnya, namun,.. "Tsaaaaap!!!".

Dua lawan menghunus senjata tangan berbentuk sabit kecil, Karambit, dan pedang pendek. John tersungkur tak berdaya.

"Senang bertemu dengan Anda, Mr.Wick," kata lawan berkuncir menggunakan pedang pendek.

Baca juga:

Pisau Kerambit, Senjata Rahasia yang Lahir dari Filsafah Minangkabau

"Bangga bertarung dengan Anda, Mr.Wick," kata lawan satunya berambut kuncir kepang memegang Karambit.

Kedua lawan menarik senjata, mengajak John Wick beranjak, memulai perkelahian secara jantan. Satu lawan menaruh pedang mengganti Karambit. John hanya berdiri mengamati kedua lawan memasang kuda-kuda rendah.

John kerepotan menerima tendangan dan sabetan Karambit cepat. Ia pontang-panting menahan serangan. Berkali-kali terpental menerabas dinding kaca. Nyaris keok.

"Lamban ia sekarang," kata seorang lawan kini berkarambit.

John Wick disudutkan dengan karambit di John Wick 3. (Foto tangkapan gambar Youtube/tech soft17)
John Wick disudutkan dengan karambit di John Wick 3. (Foto tangkapan gambar Youtube/tech soft17)

John Wick bangun, membuka kancing ikat pinggang, melepasnya dari pinggang celana, lalu mebebatnya di kedua tangan dijadikan senjata. Serangan Karambit dua lawan berhasil diredam dengan ikat pinggang tersebut, meski tendangan dan pukulan keras masih menghujam. Jual-beli serangan masih ketat. John mulai di atas angin saat bertarung jarak dekat menggunakan jurus bantingan seperti di gulat. "Sampai jumpa," kata John Wick meletakan tangan kanan di dada kiri memberi rasa hormat kepada dua lawannya.

Dua lawan akhirnya berhasil diredam dengan bantingan keras. Ia lantas meninggalkan keduanya terkapar di lantai untuk meneruskan pertarungan melawan Zero. Dua lawan John Wick, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman, tampil impresif di film John Wick: Chapter 3 - Parabellum. Keduanya belakangan memang sering tampil di film laga kaliber internasional.

Di film dibintangi Keanu Reeves tersebut, Yayan dan Cecep mengenalkan tiga aspek penting kultur Indonesia kepada dunia, meliputi Silat, Karambit, dan Bahasa Indonesia.

"Kami senang, di film kali ini kami tidak saja menampilkan silat sebagai bela diri tapi juga memperkenalkan karambit, salah satu senjata khas Minang dan terutama bisa berdialog dengan Bahasa Indonesia," ungkap Yayan dikutip dari BBC News.

Pencak Silat merupakan beladiri asli Indonesia telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh The United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) pada 12 Desember 2019 lalu. Dikutip dari KWRI UNESCO, tradisi Pencak Silat dianggap memiliki seluruh elemen membentuk warisan budaya tak benda, meliputi tradisi lisan, seni pertunjukan, ritual dan festival, kerajinan tradisional, pengetahuan dan praktik sosial, serta kearifan lokal.

Yayan dan Cecep melawan Wick. (Foto Lionsgate)
Yayan dan Cecep melawan Wick. (Foto Lionsgate)

Pencak Silat, menurut Bapak Pencak Silat Dunia Eddie Marzuki Nalapraya (88) ketika diwawancarai Kompas, merupakan seni bela diri berasal dari dua daerah, Minangkabau Sumatera Barat dan Cimande, Jawa Barat.

Bahkan, relief di Candi Borobudur pun ada menyinggung Pencak Silat. "Kalau pergi ke Magelang, coba main ke Candi Borobudur, itu ada relief soal Pencak Silat. Maka itu, kita menang (di UNESCO)," tambahnya.

"Nah, dua aliran itu punya aliran berbeda-beda, Minangkabau mainannya kaki, kalau Cimande banyakan tangan," ungkapnya. Seiring waktu, Pencak Silat pun tersebar ke seluruh Nusantara sejak abad ketujuh sehingga tiap daerah memiliki alirannya masing-masing.

Baca juga:

Pisau Kerambit, Senjata Tradisional Minangkabau yang Diadopsi Tentara Amerika

Pencak Silat pun tidak hanya dianggap sebagai seni bela diri semata. UNESCO mengakui Pencak Silat telah menjadi identitas dan pemersatu bangsa Indonesia lantaran mengandung nilai persahabatan, sikap saling menghormati, dan mempromosikan kohesi sosial.

“Pencak Silat mengajarkan kita untuk dapat menjalin hubungan baik dengan Tuhan, sesama manusia dan lingkungan. Meskipun pencak silat mengajarkan teknik menyerang, namun terpenting pencak silat juga mengajarkan untuk dapat menahan diri dan menjaga keharmonisan." ungkap Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Prof. Surya Rosa Putra.

Dikutip dari Kemdikbud.go.id, Pencak Silat berada di tiap daearah juga memiliki keunikan dalam hal gerakan dan musik mengiringinya.

Pencak silat kini jadi warisan budaya dunia UNESCO. (foto: president university)
Pencak silat kini jadi warisan budaya dunia UNESCO. (foto: president university)

Di dalam film John Wick: Chapter 3 - Parabellum pun, terlihat unsur sportifitas nyata ketika Wick terkapar di lantai lalu dibantu berdiri rivalnya dalam bertarung, Yayan dan Cecep. Yayan dan Cecep menggunakan teknik beladiri Pencak Silat dan alat tikam tradisional Karambit selama bertarung selama 4.30 menit di film John Wick: Chapter 3 - Parabellum.

Baca juga:

Bangga! UNESCO Tetapkan Tradisi Pencak Silat sebagai Warisan Budaya

Karambit merupakan senjata tikam khas Nusantara biasanya digunakan dalam pertunjukan silek, sebutan untuk Pencak Silat di Minangkabau. Karambit bentuknya seperti pisau genggam kecil berbentuk melengkung menyerupai cakar macan. Seperti dikutip dari Republika, Karambit harus dibawa para pendekar silat di Minangkabau untuk mengalahkan lawan dengan permainan pukulan jarak dekat.

Sangat jarang para pendekar silat mau mengajarkan teknik bermain Karambit atau pun mendemonstrasikan kemampuannya di depan khalayak. Karambit sebenarnya termasuk senjata rahasia, dan seorang guru silat menguasainya tidak sembarangan mau menurunkan ilmunya kecuali jika benar-benar percaya.

Pisau kerambit senjata tradisonal Minangkabau. (FOTO pondokroso.com)
Pisau kerambit senjata tradisonal Minangkabau. (FOTO pondokroso.com)

Karambit juga sengaja dirancang lebih melengkung seperti kuku harimau setelah bertarung dengan menggunakan cakarnya. Hal ini juga sejalan dengan falsafah Minangkabau berbunyi Alam takambang jadi guru.

Jika sepasang Karambit dimainkan tampak melambangkan seekor kerbau seperti lambang Minangkabau, bermakna jati diri seorang ksatria atau pendekar. Selain itu, jika sepasang Karambit disatukan akan menggambarkan perlambang hati. (SHN)

Baca juga:

Pisau Kerambit, Senjata Tradisional Minangkabau yang Diadopsi Tentara Amerika

#Film #Juni Made In Negeri Aing #Tradisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Rapi Films Siapkan Film Horor Komedi 'Warga Rusun 609', Dibintangi Morgan Oey hingga Tanta Ginting
'Warga Rusun 609', film horor komedi terbaru dengan deretan pemain populer. Morgan Oey hingga Tanta Ginting siap membawa cerita misteri penuh humor.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Rapi Films Siapkan Film Horor Komedi 'Warga Rusun 609', Dibintangi Morgan Oey hingga Tanta Ginting
ShowBiz
Trailer 'Jumanji: Open World' Rilis, Ketika Avatar Game Keluar ke Dunia Nyata
Jumanji kembali dengan konsep yang benar-benar berbeda. Dalam Open World, bukan lagi manusia yang masuk ke dalam gim, melainkan sebaliknya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer 'Jumanji: Open World' Rilis, Ketika Avatar Game Keluar ke Dunia Nyata
ShowBiz
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno
Ludwig Göransson mengungkap proses kreatif di balik musik The Odyssey karya Christopher Nolan. Ia mengeksplorasi instrumen Yunani kuno seperti lira dan Aulos.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno
ShowBiz
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
Trailer perdana Children of Blood and Bone resmi dirilis. Film adaptasi novel Tomi Adeyemi ini menghadirkan Thuso Mbedu, Viola Davis, Idris Elba, Cynthia Erivo, dan dunia fantasi Orïsha.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
ShowBiz
Christopher Nolan Ogah Garap Film Komedi Romantis, Disebut Genre Paling Susah
Bagi Nolan, membuat orang tertawa bukanlah hal mudah.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Christopher Nolan Ogah Garap Film Komedi Romantis, Disebut Genre Paling Susah
ShowBiz
'The Odyssey' Bocor di X, Universal Pictures Tegaskan Akan Tempuh Jalur Hukum
Pihak Universal menanggapi pelanggaran hak cipta dengan serius.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
'The Odyssey' Bocor di X, Universal Pictures Tegaskan Akan Tempuh Jalur Hukum
ShowBiz
Winston Duke Sebut Kehadiran David Jonsson di 'Black Panther 3' sebagai Angin Segar
Dengan kehadiran Black Panther baru ini, Duke mengaku optimistis aktor asal Inggris tersebut mampu mengemban peran penting itu.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Winston Duke Sebut Kehadiran David Jonsson di 'Black Panther 3' sebagai Angin Segar
ShowBiz
Nia Dinata Garap 'Berbagi Suami 2.0', Angkat Luka Perempuan dan Anak akibat Poligami
Nia Dinata kembali menghadirkan Berbagi Suami 2.0. Film ini mengangkat isu poligami, perselingkuhan, serta dampak emosional terhadap perempuan dan anak-anak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Nia Dinata Garap 'Berbagi Suami 2.0', Angkat Luka Perempuan dan Anak akibat Poligami
ShowBiz
A24 Rilis Trailer 'Onslaught', Film Thriller Aksi Baru Garapan Sutradara 'Godzilla x Kong'
A24 memperkenalkan Onslaught, film thriller aksi terbaru garapan Adam Wingard yang dijadwalkan tayang pada 4 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
A24 Rilis Trailer 'Onslaught', Film Thriller Aksi Baru Garapan Sutradara 'Godzilla x Kong'
Bagikan