Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 2 jam, 12 menit lalu
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi

Talk show Adaptasi film 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring'. (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Buku best seller Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring karya dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ akan diadaptasi menjadi film panjang. Proyek ini mempertemukan Rekata Studio dengan sutradara Wregas Bhanuteja.

Pengumuman adaptasi tersebut disampaikan langsung kepada publik dalam helatan Pesta Literasi Indonesia 2026 di Cipete, Jakarta Selatan, Minggu (27/9).

Film ini dijadwalkan mulai menjalani proses produksi pada awal 2027 dan direncanakan tayang di bioskop pada tahun yang sama.

Baca juga:

Sinopsis Film 'Memburu Pemangsa', 4 Perempuan Nekat Akhiri Teror Pedofil Pemuja Iblis

Berangkat dari Buku tentang Duka dan Kehilangan

Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring pertama kali diterbitkan Gramedia Pustaka Utama pada 2023. Buku tersebut lahir dari pengalaman personal serta pengamatan klinis dr. Andreas sebagai psikiater dalam mendampingi proses duka manusia.

Ditulis dengan gaya santai, sentuhan humor gelap, serta panduan praktis yang hangat seperti 'Tutorial Mencuci Piring', buku tersebut mendapat sambutan luas dari pembaca.

Karya ini juga meraih penghargaan Book of the Year dalam Ikapi Awards 2024.

Saya sangat mengagumi karya-karya Wregas, dan ketika karya saya diadaptasi menjadi film yang disutradarai tentu adalah sebuah kehormatan. Buku ini lahir dari proses saya memaknai duka dan kehilangan. Saya berharap filmnya nanti juga bisa menjadi teman perjalanan yang hangat untuk para penonton yang saat ini mungkin sedang melewati masa-masa dukanya,

Penulis Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring, Andreas Kurniawan.

Jadi Pengalaman Baru Wregas Bhanuteja

Bagi Wregas Bhanuteja, proyek ini menjadi pengalaman baru karena untuk pertama kalinya ia mengadaptasi buku nonfiksi ke dalam film panjang.

Ketertarikan Wregas terhadap buku tersebut bermula ketika ia membaca karya dr. Andreas dan menemukan irisan emosi dengan gagasan tentang hidup dan kehilangan yang disampaikan di dalamnya.

“Saat pertama kali membaca Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring dari dr. Andreas, saya merasakan irisan emosi yang kuat dengan apa yang coba disampaikan dr. Andreas. Saya datang ke acara buku di mana ia menjadi pembicara, setelahnya saya berkenalan dan mengobrol. Di situ saya merasakan perspektif yang baru dalam memandang hidup dan kehilangan. Dan inilah yang menguatkan saya untuk memfilmkan buku ini," Ungkap Wregas.

Ini akan menjadi pengalaman baru saya dalam membuat film lewat karya adaptasi terutama dari buku non fiksi. Kami akan memulai produksi pada awal tahun 2027, dan nantikan filmnya saat tayang pada tahun 2027,

Wregas Bhanuteja.

Adaptasi ini tidak sekadar memindahkan isi buku ke dalam skenario. Cerita yang berangkat dari pengalaman dan pengamatan klinis dr. Andreas akan diterjemahkan ke dalam bahasa visual sinema.

Film tersebut diharapkan membawa gagasan tentang duka dan kehilangan ke medium layar lebar dengan pendekatan yang tetap dekat dengan pengalaman manusia.

Baca juga:

Putri Marino hingga Christine Hakim Bintangi 'Empat Musim Pertiwi', Film Baru Garapan Kamila Andini

Film Panjang Kelima Wregas

Film adaptasi Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring akan menjadi film panjang kelima Wregas setelah Harga Teman (2026), Para Perasuk (2026), Budi Pekerti (2023), dan Penyalin Cahaya (2021).

Proses produksi film dijadwalkan dimulai pada awal 2027. Film ini juga direncanakan tayang di bioskop pada tahun yang sama.

Nama Wregas Bhanuteja telah dikenal lewat sejumlah karya yang mendapat perhatian di festival film nasional maupun internasional.

Salah satu pencapaiannya datang melalui film pendek Prenjak yang membawanya meraih penghargaan di Festival Film Cannes pada 2016.

Melalui Prenjak, Wregas memenangkan Leica Cine Discovery Prize untuk kategori Best Short Film dalam 55th Semaine de la Critique. Pencapaian tersebut juga menjadikannya sutradara Indonesia pertama yang meraih penghargaan di Cannes.

Pada tahun yang sama, Prenjak turut membawanya meraih Silver Screen Award untuk kategori Best Southeast Asian Short Film di Singapore International Film Festival serta Cinema Nova Award untuk kategori Best Fiction Short Film di Melbourne International Film Festival, Australia. (Tka)

#Film #Film Indonesia #Sutradara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 12 menit lalu
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
ShowBiz
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
Aplikasi Iblis menjadi debut Dimas Anggara sebagai sutradara. Film horor produksi NIH Pictures ini tayang 15 Oktober 2026 dan dibintangi Junior Roberts.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
ShowBiz
Mahershala Ali Sebut MCU Rugi tak Wujudkan Reboot "Blade"
Ali mengatakan ia sendiri tidak ahu alasan pasti di balik status reboot 'Blade' yang tak kunjung terwujud.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Mahershala Ali Sebut MCU Rugi tak Wujudkan Reboot
ShowBiz
'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 1,55 Triliun, Makin Dekati Rekor 'Avatar'
Avengers: Endgame Encore mencetak keuntungan Rp 1,55 triliun. Rekor milik Avatar pun makin terancam.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 1,55 Triliun, Makin Dekati Rekor 'Avatar'
ShowBiz
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
Kamila Andini menyoroti collective power perempuan lewat film Empat Musim Pertiwi yang tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
ShowBiz
Usopp Jadi Pendongeng, Ada yang Berbeda dari 'LEGO ONE PIECE Animated Special'
LEGO ONE PIECE Animated Special tayang global di Netflix 29 September 2026. Simak 5 fakta, termasuk Usopp sebagai narator dan kembalinya pemeran live-action.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Usopp Jadi Pendongeng, Ada yang Berbeda dari 'LEGO ONE PIECE Animated Special'
ShowBiz
Bukan Sekadar Animasi, Film 'Forgotten Island' Punya Kisah Persahabatan yang Tak Biasa
Film animasi DreamWorks Forgotten Island tayang 2 Oktober 2026. Simak 7 fakta tentang Jo, Raissa, Pulau Nakali, mitologi Filipina, dan para pengisi suara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bukan Sekadar Animasi, Film 'Forgotten Island' Punya Kisah Persahabatan yang Tak Biasa
ShowBiz
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
The Hunchback, Soul of Paris membawa kisah Quasimodo ke Paris 1830 di tengah wabah kolera, konflik politik, dan eksperimen medis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
ShowBiz
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Sutradara Filosofi Teras Affandi Abdul Rachman mengungkap relevansi Stoisisme dengan kehidupan anak muda, termasuk soal kendali dan overthinking.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
ShowBiz
Tom Holland Jadi Fred Astaire, Sabrina Carpenter Perankan Ginger Rogers di Film Biografi Legenda Hollywood
Tom Holland akan memerankan Fred Astaire dalam film biografi terbaru Sony Pictures. Sabrina Carpenter menjadi Ginger Rogers dan Margaret Qualley sebagai Adele Astaire.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Tom Holland Jadi Fred Astaire, Sabrina Carpenter Perankan Ginger Rogers di Film Biografi Legenda Hollywood
Bagikan