'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 2 jam, 43 menit lalu
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara

Poster film 'Aplikasi Iblis' tayang di bioskop 15 Oktober 2026. (Foto: IMDb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rumah Produksi NIH Pictures menyiapkan film horor terbaru bertajuk Aplikasi Iblis. Film ini menawarkan pendekatan berbeda dengan memadukan teror supernatural dan unsur fiksi ilmiah melalui teknologi.

Aplikasi Iblis dijadwalkan tayang di bioskop pada 15 Oktober 2026. Film ini menjadi debut Dimas Anggara sebagai sutradara untuk film layar lebar.

Dalam film tersebut, Dimas Anggara tidak tampil sebagai aktor. Ia berada di balik kamera untuk mengarahkan cerita yang mengangkat kisah kehilangan, rasa rindu, serta upaya manusia untuk kembali berkomunikasi dengan orang yang telah meninggal.

Kisah Arya yang Tak Bisa Menerima Kepergian Laras

Aplikasi Iblis mengikuti Arya (Junior Roberts), seorang pria yang masih belum bisa menerima kepergian kekasihnya, Laras (Dosma Hazenbosch).

Setahun setelah kematian tragis Laras, Arya masih terjebak dalam rasa kehilangan. Ia terus mencari cara agar dapat kembali berkomunikasi dengan perempuan yang dicintainya.

Dalam kondisi tersebut, Arya mencoba sebuah aplikasi misterius bernama 'I LET YOU IN'. Aplikasi tersebut menawarkan kemungkinan untuk menghubungkan penggunanya dengan arwah orang yang telah meninggal.

Keinginan Arya akhirnya terwujud. Ia berhasil kembali terhubung dengan Laras dan untuk sementara rasa rindunya terobati. Namun, pertemuan tersebut ternyata bukan tanpa konsekuensi.

Baca juga:

Sinopsis Film 'Memburu Pemangsa', 4 Perempuan Nekat Akhiri Teror Pedofil Pemuja Iblis

Rasa Rindu Berubah Menjadi Teror

Alih-alih mendapatkan kesempatan untuk kembali bersama orang yang dicintainya, Arya justru mulai berhadapan dengan berbagai teror.

Hubungan yang semula menjadi pelipur lara perlahan berubah menjadi sumber ancaman yang membahayakan keselamatan dirinya.

Arya pun harus menghadapi pilihan sulit. Ia harus menentukan apakah akan terus mempertahankan hubungannya dengan Laras atau belajar menerima kepergian sang kekasih demi menyelamatkan nyawanya sendiri.

Lewat kisah tersebut, Aplikasi Iblis mengangkat pertanyaan tentang batas antara rasa kehilangan, keinginan untuk kembali bertemu orang terkasih, dan konsekuensi ketika manusia mencoba melampaui batas antara kehidupan dan kematian.

Teknologi Jadi Pintu Masuk ke Dunia Arwah

Aplikasi Iblis tidak hanya mengandalkan formula horor supernatural. Film ini memasukkan unsur fiksi ilmiah melalui teknologi yang menjadi medium untuk membuka hubungan antara dunia manusia dan dunia arwah.

Aplikasi misterius tersebut menjadi pintu masuk yang mempertemukan kedua dunia. Konsep itu kemudian dipadukan dengan teror mistis yang tetap berangkat dari nuansa lokal.

Pertemuan antara teknologi modern dan kepercayaan terhadap dunia gaib menjadi bagian penting dari konflik yang dialami Arya.

Pendekatan tersebut membuat teror dalam Aplikasi Iblis tidak hanya datang dari sosok supernatural, tetapi juga dari sebuah teknologi yang awalnya digunakan untuk memenuhi rasa rindu.

Baca juga:

Film 'Filosofi Teras' Tayang 24 Desember 2026, Diadaptasi dari Buku Henry Manampiring

Dimas Anggara Debut sebagai Sutradara

Film Aplikasi Iblis menjadi catatan baru dalam filmografi Dimas Anggara. Selama ini, ia dikenal sebagai aktor yang membintangi berbagai film panjang dari beragam genre dan aktif bermain dalam sejumlah serial.

Namanya semakin dikenal luas setelah membintangi Magic Hour (2015) dan trilogi London Love Story (2016). Dalam film-film tersebut, Dimas beradu akting dengan Michelle Ziudith dan berhasil menarik perhatian penonton Indonesia.

Kini, Dimas mencoba tantangan baru di balik kamera. Aplikasi Iblis menjadi langkah pertamanya sebagai sutradara untuk film layar lebar.

Dimas Anggara bertugas sebagai sutradara, sementara skenario film ditulis oleh Tisa TS. Adapun posisi produser diisi oleh Delly Malik dan R. Dimas Aryanto. Film produksi NIH Pictures ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 15 Oktober 2026. (Tka)

#Film #Film Indonesia #Film 2026
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
Aplikasi Iblis menjadi debut Dimas Anggara sebagai sutradara. Film horor produksi NIH Pictures ini tayang 15 Oktober 2026 dan dibintangi Junior Roberts.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 43 menit lalu
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
ShowBiz
Mahershala Ali Sebut MCU Rugi tak Wujudkan Reboot "Blade"
Ali mengatakan ia sendiri tidak ahu alasan pasti di balik status reboot 'Blade' yang tak kunjung terwujud.
Dwi Astarini - 2 jam, 53 menit lalu
Mahershala Ali Sebut MCU Rugi tak Wujudkan Reboot
ShowBiz
'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 1,55 Triliun, Makin Dekati Rekor 'Avatar'
Avengers: Endgame Encore mencetak keuntungan Rp 1,55 triliun. Rekor milik Avatar pun makin terancam.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 1,55 Triliun, Makin Dekati Rekor 'Avatar'
ShowBiz
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
Kamila Andini menyoroti collective power perempuan lewat film Empat Musim Pertiwi yang tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
ShowBiz
Usopp Jadi Pendongeng, Ada yang Berbeda dari 'LEGO ONE PIECE Animated Special'
LEGO ONE PIECE Animated Special tayang global di Netflix 29 September 2026. Simak 5 fakta, termasuk Usopp sebagai narator dan kembalinya pemeran live-action.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Usopp Jadi Pendongeng, Ada yang Berbeda dari 'LEGO ONE PIECE Animated Special'
ShowBiz
Bukan Sekadar Animasi, Film 'Forgotten Island' Punya Kisah Persahabatan yang Tak Biasa
Film animasi DreamWorks Forgotten Island tayang 2 Oktober 2026. Simak 7 fakta tentang Jo, Raissa, Pulau Nakali, mitologi Filipina, dan para pengisi suara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bukan Sekadar Animasi, Film 'Forgotten Island' Punya Kisah Persahabatan yang Tak Biasa
ShowBiz
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
The Hunchback, Soul of Paris membawa kisah Quasimodo ke Paris 1830 di tengah wabah kolera, konflik politik, dan eksperimen medis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
ShowBiz
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Sutradara Filosofi Teras Affandi Abdul Rachman mengungkap relevansi Stoisisme dengan kehidupan anak muda, termasuk soal kendali dan overthinking.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
ShowBiz
Tom Holland Jadi Fred Astaire, Sabrina Carpenter Perankan Ginger Rogers di Film Biografi Legenda Hollywood
Tom Holland akan memerankan Fred Astaire dalam film biografi terbaru Sony Pictures. Sabrina Carpenter menjadi Ginger Rogers dan Margaret Qualley sebagai Adele Astaire.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Tom Holland Jadi Fred Astaire, Sabrina Carpenter Perankan Ginger Rogers di Film Biografi Legenda Hollywood
ShowBiz
Netflix Siapkan Film Aksi "Helo", Gabungkan Nuansa End of Watch dan Top Gun
Netflix kembali menyiapkan film aksi terbaru "Helo", film thriller yang mengangkat tema helikopter polisi dengan pendekatan yang mirip dengan End of Watch dan Top Gun.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Netflix Siapkan Film Aksi
Bagikan